yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Pemerintah menaikkan alokasi dana pendidikan menjadi Rp336,8 triliun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013. Angka itu meningkat dari anggaran tahun ini sebesar Rp298 triliun.
Dari dana sebesar itu, 65 persen di antaranya akan transfer langsung ke daerah-daerah melalui bunk daerah setempat. "Sisanya sebesar 35 persen dikelola oleh pusat untuk berbagai kepentingan pendidikan yang ditangani pemerintah pusat," kata Staf Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Sosial Ekonomi Taufik Hanafi menjelaskan, di Kuta, Bali, Selasa 4 Desember 2012.
Anggaran yang besar itu akan dialokasikan untuk kepentingan teknologi informasi dan komunikasi. Pemerintah, kata dia, sudah mengalokasikan dana sebesar Rp162 miliar untuk membangun teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan elektronik learning (E-Learning) di 23 ribu sekolah di seluruh provinsi di Indonesia.
Sedangkan bagi sekolah-sekolah yang sudah mampu atau berada di kota besar dipersilakan bisa mengunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk koneksi internet.
Ia berharap semua pemerintahan daerah bisa mengelola dana pendidikan itu secara efektif dan efiisien. Sehingga mencapai tujuan yakni, pendidikan di Indonesia semakin maju dari tahun ke tahun. Selain itu alokasi dana untuk sektor pendidikan di daerah-daerah bisa dianggarkan sesuai dengan amanat konstitusi sebesar 20 persen yang diambil dari APBD.
Taufik yakin jika ketentuan tersebut diimplementasikan dengan baik, maka dunia pendidikan Indonesia akan lebih maju dari saat ini.
Dari dana sebesar itu, 65 persen di antaranya akan transfer langsung ke daerah-daerah melalui bunk daerah setempat. "Sisanya sebesar 35 persen dikelola oleh pusat untuk berbagai kepentingan pendidikan yang ditangani pemerintah pusat," kata Staf Khusus Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Sosial Ekonomi Taufik Hanafi menjelaskan, di Kuta, Bali, Selasa 4 Desember 2012.
Anggaran yang besar itu akan dialokasikan untuk kepentingan teknologi informasi dan komunikasi. Pemerintah, kata dia, sudah mengalokasikan dana sebesar Rp162 miliar untuk membangun teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan elektronik learning (E-Learning) di 23 ribu sekolah di seluruh provinsi di Indonesia.
Sedangkan bagi sekolah-sekolah yang sudah mampu atau berada di kota besar dipersilakan bisa mengunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk koneksi internet.
Ia berharap semua pemerintahan daerah bisa mengelola dana pendidikan itu secara efektif dan efiisien. Sehingga mencapai tujuan yakni, pendidikan di Indonesia semakin maju dari tahun ke tahun. Selain itu alokasi dana untuk sektor pendidikan di daerah-daerah bisa dianggarkan sesuai dengan amanat konstitusi sebesar 20 persen yang diambil dari APBD.
Taufik yakin jika ketentuan tersebut diimplementasikan dengan baik, maka dunia pendidikan Indonesia akan lebih maju dari saat ini.