hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, mengungkapkan pihaknya akan segera mengganti single bus dengan bus gandeng (articulated bus) di koridor I (Blok M - Kota) mulai tahun 2012. Pengadaan bus gandeng ini dinilai perlu lantaran koridor I yang melewati pusat perkantoran di Jalan Jenderal Sudirman memiliki jumlah penumpang yang sangat besar.
"Tahun depan kami usahakan koridor I menggunakan bus gandeng," ucap Pristono, Jumat (18/3/2011), di Balaikota, Jakarta.
Ia melanjutkan dengan jumlah penumpang sebesar 80 ribu sehari di koridor I, membuat bus single tidak lagi mampu menampung penumpang yang ada. Oleh karena itu, untuk memperbesar daya angkut, Dishub mulai tahun 2012 akan mengganti bus single di koridor I dengan bus gandeng yang berkapasitas 160 orang. "Ini merupakan salah satu solusi untuk mengurangi penumpukan di halte-halte," ungkap Pristono.
Sementara itu, usulan bus tingkat yang sudah mulai diterapkan di Solo, Jawa Tengah masih belum bisa diterapkan di Jakarta. Hal ini disebabkan kendala infrastruktur di Jakarta lebih tinggi dibandingkan di Solo. Di Jakarta, banyak terdapat jalan layang, ataupun jembatan yang bisa menghambat laju bus tingkat. "Perkembangan terakhir, bus gandeng juga lebih banyak diminati seperti yang terjadi di Amerika Latin," katanya.
Untuk mengadakan bus gandeng tersebut, pemprov DKI Jakarta akan melaksanakan lelang karena operator koridor I busway sudah habis masa kontraknya pertengahan tahun ini. "Proses lelang akan dilakukan pada Juni 2011," ucap Prisrono.
Sistem lelang ini diakuinya lebih baik daripada penunjukkan langsung karena bisa diawasi level of service dari perusahaan pemenang lelang tersebut. Apabila tidak sesuai dengan kontrak yang disepakati, maka perusahaan itu bisa dikenakan penalti. "Dengan cara ini, kami harapkan pelayanan bus Transjakarta bisa dijaga," tandas Pristono.
Saat ini, tercatat ada 524 bus Transjakarta yang terdiri dari 472 bus single dan 52 bus gandeng. Direncanakan, bus gandeng ini akan diadakan untuk seluruh koridor hingga tahun 2016. Secara bertahap, diharapkan bus gandeng itu bisa mencapai 781 unit.
Tahun ini, Dishub akan menambah 44 bus gandeng, tahun 2012 sebanyak 89 bus, dan tahun 2013 hingga 2016 sebanyak 90 bus. Seluruh koridor busway sekarang telah menampung 330 ribu penumpang per harinya dengan koridor terpadat yakni Koridor IX (Pinang Ranti-Pluit) yang mencapai 43 ribu penumpang per hari dan Koridor I (Blok M-Kota) yang mencapai 80 ribu penumpang per harinya.