• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita 20 Warga Jerman Keliling Dunia Naik Karavan Tertahan di Garut

AD5356QU

IndoForum Beginner C
No. Urut
281096
Sejak
27 Mei 2013
Pesan
794
Nilai reaksi
9
Poin
18
Wn6Co.jpg
Dua puluh warga Jerman yang melakukan perjalanan keliling dunia terhambat di Garut setelah diamankan petugas dari beberapa ruas jalan karena tak memiliki surat rekomendasi registrasi pengoperasian kendaraan jenis karavan yang mereka kendarai dari Korps Lalu Lintas Markas Besar Kepolisian. Namun setelah sehari tertahan, malam ini, Senin 22 Juli 2013, polisi membolehkan mereka untuk melanjutkan perjalanan.

Menurut Kepala Urusan Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Garut, Inspektur Dua Wien Chistianingsih,
kendaraan yang telah dimodifikasi sebagai rumah mobil atau karavan tersebut akan dilepas malam nanti sekitar pukul 19.00 WIB dari Markas Polres Garut dengan pengawalan ketat jajaran Lalulintas Polres Garut. "Kami akan mengawal warga negara Jerman ini hingga perbatasan Tasikmalaya dan pengawalan akan disambung oleh Polres lain hingga Kota Banjar," ujarnya di Mapolres Garut.

Jumlah kendaraan yang diamanlan di Polres Garut sebanyak 10 kendaraan mobil rumah dengan 20 orang awak atau masing-masing kendaraan sebanyak 2 awak. "Kemungkinan mereka akan bertemu dengan para peserta keliling dunia asal Jerman di Polres Tasikmalaya sebanyak 8 kendaraan," kata Wien.

Sementara itu perwakilan warga negara Jerman itu, Fritz (63), pensiunan sebuah perusahaan di Jerman, mengaku bahagia setelah diperbolehkan melanjutkan perjalanan, walaupun sebenarnya keberatan jika dilepas untuk melakukan perjalanan pulang pada malam hari nanti, mengingat waktu malam hari merupakan waktu istirahat total dan rata-rata mata penglihatan peserta keliling dunia terganggu. "Harusnya berangkat pukul 14.00 WIB, sehingga kami bisa sampai dititik kumpul di Kota Banjar pukul 18.00 WIB sore, malam harinya kami istirahat penuh," ucapnya.

Namun Fritz mengaku bersyukur karena kini sudah bisa melanjutkan perjalanan walaupun harus malam hari. "Tapi tak apa-apa, dengan diizinkannya kami melanjutkan perjalanan sudah sangat bahagia," katanya dalam bahasa Inggris yang dicampur bahasa Jerman.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.