Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Madinah - Pihak Arab Saudi tengah berusaha semaksimal mungkin untuk menjaga dua masjid suci di Arab Saudi yakni Masjidil Haram & Masjid Nabawi. Khususnya supaya tidak tertembus oleh COVID-19.
Hal itu diungkapkan dalam sebuah simposium bertajuk 'upaya Kerajaan Arab Saudi dalam melayani peziarah & pengunjung selama pandemi corona' seperti diberitakan detikTravel dari situs Haramain Sharifan, Kamis (11/2/2020).
Dijelaskan oleh Presiden yg mengurus kedua masjid suci, Sheikh Abdurrahman bin Abdul Aziz bin Muhammad as-Sudais, bahwa pihak Kerajaan Arab Saudi sudah mengerjakan segala bentuk pencegahan untuk memerangi COVID-19.
"Segala bentuk pencegahan yg sudah diambil oleh Kerajaan Arab Saudi dalam memerangi pandemi COVID-19 sudah menunjukkan, bahwa Arab Saudi jadi contoh dalam menangani krisis & manajemen bencana. Termasuk menangani penyakit & pandemi. Itu sudah ditangani dengan kemampuan penuh, kompetensi & profesionalisme," ujar Sheikh As-Sudais.
Atas bentuk pencegahan yg ketat tersebut, As-Sudais juga meyakinkan publik & semua pihak terkait keamanan dari dua masjid suci yg dijaganya tersebut. Yakni Masjidil Haram & Masjid Nabawi. Dia pun mengatakan tidak ada kasus Covid-19 di antara jamaah Masjidil Haram & Masjid Nabawi.
"Satu-satunya tempat di dunia di mana pandemi tak dapat menjangkaunya adalah kedua masjid suci. Kita berdoa bahwa Allah menjaga pemimpin negara ini, secara sudah mengimplementasikan sejumlah pencegahan & upaya proteksi pada dua masjid suci," tambahnya.
Jawaban As-Sudais itu sekaligus meyakinkan para jamaah, terkait keamanan dari kedua masjid suci. Bahwa sejatinya, kedua masjid suci sangat kondusif & terlindung dari COVID-19.
Diketahui, simposium itu juga dihadiri oleh Pemerintah Madinah, Mufti agung, penasihat pengadilan Kerajaan Arab Saudi, khatib Masjidil Haram, Menteri Kesehatan Arab Saudi serta Dirut Keamanan Haji & Umrah.
LANJUTAKAN MEMBACA: SELENGKAPNYA Kemarin 21:16