• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

2 Hal Istimewa yg Menciptakanmu Dibutuhkan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Seseorang akan sering dibutuhkan orang lain kalau dia punya dua hal penting ini.


1 punya personal branding yg kuat


Personal brand adalah kesan yg ada di benak orang lain sebagai hasil dari tindakan-tindakan yg kita lakukan. Semacam bukti diri atau ciri yg dikenali orang lain tentang kita. Personal brand ini ada yg secara tingkah & polah kita sehari-hari.


Misalnya kalau kita rajin orang akan mengenal kita sebagai orang yg rajin. Kalau kita pemarah orang akan mengenal kita sebagai seorang yg pemarah. Ada juga personal brand tentang minat yg sedang kita kerjakan. Minat seseorang akan dikenali dari aktivitas sehari-hari yg dia jalani. Jika dia seorang pelukis maka orang lain akan mengetahui, karena pernah melihat lukisan atau aktivitas melukis dia. Demikian pula jadi seorang musisi semakin sering terlihat bermain musik maka band dia akan terbentuk sebagai seorang musisi. Jika personal brand yg kuat, maka tidak perlu memperkenalkan diri kepada orang lain.



2 seseorang mesti harus sering Update


Maksudnya anda sering harus update & komunikasi dengan siapa aja. Anda harus mengusahakan sebanyak mungkin untuk ketemu orang & perkenalkan diri kita. Jika kita tidak sanggup & tidak punya banyak waktu untuk ketemu orang lain, perbanyaklah silaturahmi di media sosial.


Jangan ragu untuk memamerkan karya-karya kita, pikiran-pikiran kita atau hal-hal yg kita minati. Sebab di media sosial anda banyak mata yg sering akan dapat menemukan kita setelah mereka menemukan kita. Mereka melihat minat kita & mungkin mereka membutuhkan kita untuk diajak bekerja sama, maka mereka akan mengajak kita untuk bekerjasama. Namun, jarang dipegang susah dihubungi serta jarang sekali terlihat, maka banyak peluang-peluang yg akan hilang. Tidak ada yg mengingat kita karena kita tidak dapat di kontak, kita susah dihubungi, bahkan saat dibutuhkan sekalipun.


Namun begitu banyak sekali orang aktif di media sosial tetapi bukan untuk memperbanyak link atau menjalin silaturahmi sekedar komentar positif di postingan orang lain atau sekedar memberikan like atau love di postingan orang lain.


Tapi banyak sekali orang bermedia sosial justru tidak punya arah yg jelas postingan media sosial dia justru bertolak-belakang & tidak memperkuat personal branding yg dia sudah bangun di dunia nyata. Minatnya tidak jelas, hari ini posting penuh kecaman tentang kebijakan pemerintah, besoknya berpindah ke topik yg lain & semuanya harap dibahas mereka. Menghabiskan waktu untuk jadi aktivis media sosial, rajin update dengan beragam trending topik yg sering berganti-ganti terus tiap hari. Bahkan mereka sering membagikan postingan posts yg entah dari mana saja sumbernya.


Ya nggak jelas, akhirnya media sosial yg semestinya kita pakai untuk memperkenalkan karya-karya kita, perkenalkan pikiran-pikiran kita. Jadi tidak menggambarkan apa yg sedang kita kerjakan. Padahal dengan media sosial itu kita dapat pamer karya-karya kita, kalau kita seorang musisi yg lagi menciptakan konten cover di YouTube ya kita perkenalkan melalui media-media sosial lain tentang karya-karya kita tersebut.


Media sosial itu dapat kita pakai untuk ajang promosi karya-karya kita jangan coba masuk ke ranah yg lain. Banyak orang sering harap terlibat dari semua topik, tetapi lupa mencari apa yg sebenarnya dia sukai. Kita merasa diri kita pakar dari semua masalah padahal berdebat dengan orang lain di media sosial ya kita buka Google.


Kata Warren Buffett itu ada yg namanya lingkaran kompetensi yg harus kita buat. Warren Buffett adalah seorang investor, dia cuma mau bicara kepada hal-hal yg diketahui saja. Artinya dia cuman mau berbicara pada lingkaran itu, jadinya dia tidak mau bicara hal-hal yg dia tidak tahu.


Tom Watson seorang pendiri EBM pernah menjelaskan bahwa dirinya bukan orang yg jenius. Dia cuma pintar pada titik-titik tertentu & dia konsentrasi pada titik-titik tertentu yg dikuasai tersebut.


Warren Buffett berkata kalau kita fokus pada lingkaran kompetensi, maka personal brand kita akan semakin memancar di luar lingkaran kompetensi. Abaikan yg tidak perlu, habiskan waktu kita untuk membaca semua informasi & ikut dalam semua perdebatan baca. Serta dalami hal-hal yg kita sayangi, kita sukai & jadi kompetensi kita.


Hari ini 01:34
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.