Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Akulah pangeran dangdut yg akan meguncang dunia
Lewat lagu yg kunyanyikan, lewat musik yg kumainkan
Setelah saya akbar nanti, Akan jadi si raja dangdut
Aku ini calon si raja dangdut
Lebih terkenal dari Si Maradona
Goal of The Century oleh Maradona (Sumber: scroll.in)
Begitulah beberapa penggalan lirik lagu anak-anak tahun 90 an yg dulu sangat terkenal di Indonesia. Lagu berjudul Pangeran Dangdut tersebut rilis tahun 1992 dinyanyikan oleh Abiem Ngesti yg saat itu masih berumur sekitar 13 tahun.
Prestasi Maradona (Sumber: okezone.com)
Sekarang, siapa yg tahu Abiem Ngesti? Tidak semua pensayang lagu dangdut atau lagu anak-anak. Siapa yg kenal Maradona? Pastinya hampir semua penggemar sepak bola di saentaero dunia.
Gol Tangan Tuhan (Sumber: bolasport.com)
Sejujurnya pada waktu kecil dulu pada saat di SD penulis tidak begitu kenal siapa Maradona. Lewat lagu Abiem Ngesti itu jadi penasaran tentang Maradona.
Pemilik nama lengkap Diego Armando Maradona memang seorang bintang lapangan hijau yg melegenda. Pada era 80 an & awal 90 an dialah pesepakbola terbaik. Namanya begitu terkenal, bahkan di luar dunia bola sekalipun. Jika tidak ada Pele dari Brazil yg pernah mengangkat tiga piala dunia, Maradona dapat dikatakan yg terbaik sepanjang masa hingga saat ini.
Bakat Maradona sudah terlihat sejak belia. Dia adalah pencetak gol termuda pada liga Argentina, yakni pada usia 17 tahun. Pencetak gol termuda di Copa America pada usia 18 tahun 10 bulan. Pencetak gol termuda untuk Timnas Argentina pada usia 18 tahun 7 bulan.
Pada usia belum genap 20 tahun ia sudah menggemparkan Argentina & Amerika Selatan. Pada tahun 1978 ia sudah jadi top skor liga Argentina. Yang mana hal itu diulangi dua kali lagi pada dua tahun berikutnya.
Pada tahun 1979 ia jadi pemain terbaik Argentina. Dan diulangi tiga kali lagi yakni pada tahun 1980, 1981 & 1986. Pada tahun 1979 juga ia jadi pemain terbaik Amerika Selatan & diulangi lagi pada tahun berikutnya.
Banyaknya trophi di level klub mungkin tidak sebanyak Messi atau Cristiano Ronaldo pada saat ini. Ia cuma memenangkan tiga pemenang liga, yakni satu liga Argentina pada tahun 1981 bersama Boca Juniors & dua gelar Liga Italia bersama Napoly tahun 1987 & 1990. Tetapi ada satu trophy yg belum dapat disaingi keduanya yakni Juara Piala Dunia.
Ya, Tahun 1986 adalah momen puncak dari karir pemain berjuluk El Pibe del Oro. Pemain bertinggi 165 centi meter itu mengantarkan Argentina untuk merengkuh pemenang dunia untuk yg kedua kalinya. Pada tahun itu Maradona menorehkan diri sebagai pemain terbaik pada turnamen itu. Dilengkapi dengan dua momen tak terlupakan, terciptanya Gol Tangan Tuhan & Gol Terbaik Abad 20.
Adalah Inggris yg jadi saksi & merasakan kepahitannya. The Tree lain harus mengakui keunggulan Tango pada perempat final di stadion Azteca Meksiko dengan salah satu momen yg termasuk paling kontroversial sepanjang sejarah piala dunia.
Pada sekitar menit ke 50 an Maradona mendapat bola & menusuk ke pertahanan Inggris. Ketatnya barisan pertahanan lawan menciptakannya terpaksa mengumpan ke Jorge Volando. Umpan itu gagal mencapai tujuan karena disapu oleh salah satu pemain Inggris, Steve Hodge. Tetapi sapuan itu malah melambungkan bola ke tengah kotak penalti Inggris.
Kiper Inggris, Peter Shilton, bergerak maju untuk menghalau bola. Tetapi Maradona juga muncul sehingga terjadi duel udara di sana. Duel itu dimenangi oleh Maradona, & bola pun masuk ke gawang.
Sekilas seperti sebuah sundulan. Tetapi sebenarnya ia mengpakai tangan kirinya untuk mendorong bola. Wasit Ali bin Naser dari Tunisia tak melihat pergerakan tangan Maradona. Ia punya sedikit keraguan dengan meminta saran asisten wasit. Akhirnya gol pun disahkan. Pemain Inggris protes, tetapi wasit tak bergeming. 1-0 untuk Tango.
Sekitar 4 menit kemudian pada pertandingan itu Maradona kembali mencetak gol luar biasa. .
Maradona mendapatkan bola di daerahnya sendiri. Ia menggiring bola melewati lima pemain Inggris untuk hingga kotak penalti. Ia kemudian juga mengakali kiper untuk memaksa Peter Shilton memungut bola dari gawangnya. Sebuah gol yg dinobatkan oleh FIFA sebagai Goal of The Century.
Pertandingan itu kemudian dimenangi Argentina dengan skor 2 - 1. Di final Tango menundukkan favorit pemenang Jerman Barat dengan skor 3 - 2. Maradona tidak mencetak gol ke gawang Jerman. Tapi jadi kreator lahirnya gol kemenangan pada menit 84.
Tango keluar sebagai juara. Maradona pemain terbaiknya. Gol Tangan Tuhan menjadikan Inggris merana. Goal of The Century menciptakan nama Maradona Abadi.
Messi, Ronaldo atau pemain lain, adakah yg dapat menyaingi setelahnya?
Referensi:
1.https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-5271469/eks-wasit-ini-kenang-lagi-gol-tangan-tuhan-maradona-di-piala-dunia-1986
2.https://www.bolasport.com/read/31244...a-dunia?page=4
3.https://www.jurnalisbola.com/biografi-diego-maradona/ Hari ini 06:02
Lewat lagu yg kunyanyikan, lewat musik yg kumainkan
Setelah saya akbar nanti, Akan jadi si raja dangdut
Aku ini calon si raja dangdut
Lebih terkenal dari Si Maradona
Goal of The Century oleh Maradona (Sumber: scroll.in)
Begitulah beberapa penggalan lirik lagu anak-anak tahun 90 an yg dulu sangat terkenal di Indonesia. Lagu berjudul Pangeran Dangdut tersebut rilis tahun 1992 dinyanyikan oleh Abiem Ngesti yg saat itu masih berumur sekitar 13 tahun.
Prestasi Maradona (Sumber: okezone.com)
Sekarang, siapa yg tahu Abiem Ngesti? Tidak semua pensayang lagu dangdut atau lagu anak-anak. Siapa yg kenal Maradona? Pastinya hampir semua penggemar sepak bola di saentaero dunia.
Gol Tangan Tuhan (Sumber: bolasport.com)
Sejujurnya pada waktu kecil dulu pada saat di SD penulis tidak begitu kenal siapa Maradona. Lewat lagu Abiem Ngesti itu jadi penasaran tentang Maradona.
Pemilik nama lengkap Diego Armando Maradona memang seorang bintang lapangan hijau yg melegenda. Pada era 80 an & awal 90 an dialah pesepakbola terbaik. Namanya begitu terkenal, bahkan di luar dunia bola sekalipun. Jika tidak ada Pele dari Brazil yg pernah mengangkat tiga piala dunia, Maradona dapat dikatakan yg terbaik sepanjang masa hingga saat ini.
Bakat Maradona sudah terlihat sejak belia. Dia adalah pencetak gol termuda pada liga Argentina, yakni pada usia 17 tahun. Pencetak gol termuda di Copa America pada usia 18 tahun 10 bulan. Pencetak gol termuda untuk Timnas Argentina pada usia 18 tahun 7 bulan.
Pada usia belum genap 20 tahun ia sudah menggemparkan Argentina & Amerika Selatan. Pada tahun 1978 ia sudah jadi top skor liga Argentina. Yang mana hal itu diulangi dua kali lagi pada dua tahun berikutnya.
Pada tahun 1979 ia jadi pemain terbaik Argentina. Dan diulangi tiga kali lagi yakni pada tahun 1980, 1981 & 1986. Pada tahun 1979 juga ia jadi pemain terbaik Amerika Selatan & diulangi lagi pada tahun berikutnya.
Banyaknya trophi di level klub mungkin tidak sebanyak Messi atau Cristiano Ronaldo pada saat ini. Ia cuma memenangkan tiga pemenang liga, yakni satu liga Argentina pada tahun 1981 bersama Boca Juniors & dua gelar Liga Italia bersama Napoly tahun 1987 & 1990. Tetapi ada satu trophy yg belum dapat disaingi keduanya yakni Juara Piala Dunia.
Ya, Tahun 1986 adalah momen puncak dari karir pemain berjuluk El Pibe del Oro. Pemain bertinggi 165 centi meter itu mengantarkan Argentina untuk merengkuh pemenang dunia untuk yg kedua kalinya. Pada tahun itu Maradona menorehkan diri sebagai pemain terbaik pada turnamen itu. Dilengkapi dengan dua momen tak terlupakan, terciptanya Gol Tangan Tuhan & Gol Terbaik Abad 20.
Adalah Inggris yg jadi saksi & merasakan kepahitannya. The Tree lain harus mengakui keunggulan Tango pada perempat final di stadion Azteca Meksiko dengan salah satu momen yg termasuk paling kontroversial sepanjang sejarah piala dunia.
Pada sekitar menit ke 50 an Maradona mendapat bola & menusuk ke pertahanan Inggris. Ketatnya barisan pertahanan lawan menciptakannya terpaksa mengumpan ke Jorge Volando. Umpan itu gagal mencapai tujuan karena disapu oleh salah satu pemain Inggris, Steve Hodge. Tetapi sapuan itu malah melambungkan bola ke tengah kotak penalti Inggris.
Kiper Inggris, Peter Shilton, bergerak maju untuk menghalau bola. Tetapi Maradona juga muncul sehingga terjadi duel udara di sana. Duel itu dimenangi oleh Maradona, & bola pun masuk ke gawang.
Sekilas seperti sebuah sundulan. Tetapi sebenarnya ia mengpakai tangan kirinya untuk mendorong bola. Wasit Ali bin Naser dari Tunisia tak melihat pergerakan tangan Maradona. Ia punya sedikit keraguan dengan meminta saran asisten wasit. Akhirnya gol pun disahkan. Pemain Inggris protes, tetapi wasit tak bergeming. 1-0 untuk Tango.
Sekitar 4 menit kemudian pada pertandingan itu Maradona kembali mencetak gol luar biasa. .
Maradona mendapatkan bola di daerahnya sendiri. Ia menggiring bola melewati lima pemain Inggris untuk hingga kotak penalti. Ia kemudian juga mengakali kiper untuk memaksa Peter Shilton memungut bola dari gawangnya. Sebuah gol yg dinobatkan oleh FIFA sebagai Goal of The Century.
Pertandingan itu kemudian dimenangi Argentina dengan skor 2 - 1. Di final Tango menundukkan favorit pemenang Jerman Barat dengan skor 3 - 2. Maradona tidak mencetak gol ke gawang Jerman. Tapi jadi kreator lahirnya gol kemenangan pada menit 84.
Tango keluar sebagai juara. Maradona pemain terbaiknya. Gol Tangan Tuhan menjadikan Inggris merana. Goal of The Century menciptakan nama Maradona Abadi.
Messi, Ronaldo atau pemain lain, adakah yg dapat menyaingi setelahnya?
Referensi:
1.https://sport.detik.com/sepakbola/bola-dunia/d-5271469/eks-wasit-ini-kenang-lagi-gol-tangan-tuhan-maradona-di-piala-dunia-1986
2.https://www.bolasport.com/read/31244...a-dunia?page=4
3.https://www.jurnalisbola.com/biografi-diego-maradona/ Hari ini 06:02