hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
SAMARINDA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan bisa menanam sedikitnya 17,5 juta bibit berbagai jenis pohon guna mendukung program pembangunan bidang lingkungan Kaltim Hijau atau "Kaltim Green".
"Guna mencapai target itu, maka butuh dukungan 14 daerah (kabupaten dan kota) di Kaltim," kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, di Samarinda, Senin (31/1/2011).
Akhir pekan lalu, program yang melibatkan 14 kabupaten dan kota itu dilaksanakan secara simbolis di Stadion Sempaja Samarinda dengan mengundang semua kepala daerah di Kaltim.
Awang memaparkan bahwa sejak dicanangkan pada "Kaltim Summit" 7 Januari 2010 telah terealisasi penanaman 14,8 juta pohon, belum termasuk data dari Kabupaten Tana Tidung, Malinau, Kutai Barat, dan Berau.
Menurut dia, dengan Program "Kaltim Green", tekad Kaltim sebagai provinsi yang benar-benar hijau bisa diwujudkan. Kegiatan tersebut hendaknya menjadi titik awal bagi pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
"Pembangunan telah mengubah wajah lingkungan kita selama ini. Suka tidak suka, pembangunan telah merusak wajah Kaltim yang hijau menjadi sebuah lingkungan yang rusak. Meski eksploitasi untuk menghasilkan devisa telah dimulai sejak 65 tahun lalu. Semuanya sebenarnya bertujuan untuk mensejahterakan rakyat," ujarnya.
Penanaman secara serentak di 14 kabupaten/kota ini dipusatkan di Stadion Utama Palaran dengan lubang tanam sebanyak 2.000 tempat. Sementara itu, hal serupa juga dilakukan di Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) Samarinda 1.500 buah lubang tanam.
"Guna mencapai target itu, maka butuh dukungan 14 daerah (kabupaten dan kota) di Kaltim," kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, di Samarinda, Senin (31/1/2011).
Akhir pekan lalu, program yang melibatkan 14 kabupaten dan kota itu dilaksanakan secara simbolis di Stadion Sempaja Samarinda dengan mengundang semua kepala daerah di Kaltim.
Awang memaparkan bahwa sejak dicanangkan pada "Kaltim Summit" 7 Januari 2010 telah terealisasi penanaman 14,8 juta pohon, belum termasuk data dari Kabupaten Tana Tidung, Malinau, Kutai Barat, dan Berau.
Menurut dia, dengan Program "Kaltim Green", tekad Kaltim sebagai provinsi yang benar-benar hijau bisa diwujudkan. Kegiatan tersebut hendaknya menjadi titik awal bagi pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan.
"Pembangunan telah mengubah wajah lingkungan kita selama ini. Suka tidak suka, pembangunan telah merusak wajah Kaltim yang hijau menjadi sebuah lingkungan yang rusak. Meski eksploitasi untuk menghasilkan devisa telah dimulai sejak 65 tahun lalu. Semuanya sebenarnya bertujuan untuk mensejahterakan rakyat," ujarnya.
Penanaman secara serentak di 14 kabupaten/kota ini dipusatkan di Stadion Utama Palaran dengan lubang tanam sebanyak 2.000 tempat. Sementara itu, hal serupa juga dilakukan di Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS) Samarinda 1.500 buah lubang tanam.