yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2012 akan terjadi pada 16 Agustus atau H-3 Lebaran. Hal ini berlaku untuk semua moda transportasi, baik angkutan jalan, kereta api, angkutan laut, maupun angkutan udara.
Direktur Jendral Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso memperkirakan tahun ini akan terjadi kenaikan jumlah pemudik. Berdasarkan perkiraan sementara, total pemudik tahun ini mencapai 15.434.213, atau bertambah dari tahun lalu 15.121.834.
Menurut perkiraan, peningkatan arus mudik terjadi di setiap moda. Penurunan hanya terjadi di angkutan kereta api yang turun dari 1.904.517 pemudik menjadi 1.636.903 pemudik. "Penurunan ini karena ada pembatasan maksimum tingkat isian kereta," kata Suroyo dalam rapar koordinasi arus mudik dengan berbagai instansi pemerintah terkait di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa 5 Juni 2012.
Untuk angkutan darat sendiri nantinya pemerintah akan menaikkan jumlah bus pengangkut mudik. Seperti bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tahun lalu disediakan 21.014 unit akan ditambah menjadi 21.395 unit. Hal yang sama juga terjadi di penyediaan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), yaitu naik dari 13.676 unit menjadi 13.875 unit.
Untuk kereta api sendiri nantinya akan berkurang dari tahun lalu sebanyak 198 KA reguler, 28 KA lebaran, 160 lokomotif, dan 1.378 kereta penumpang, menjadi 178 KA reguler, 24 KA lebaran, 212 lokomotif, dan 1.320 kereta penumpang.
Sedangkan untuk angkatan laut yang mengalami penambahan hanya kapal roll on - roll off (Roro), yang tadinya disediakan 34 unit pada 2011 menjadi 56 unit pada tahun ini. Kapal perintis juga mengalami penambahan dari 60 kapal menjadi 67 kapal. Untuk kapal pelni, kapal cepat dan kapal swasta jarak dekat jumlahnya masih sama dengan tahun lalu.
Untuk angkutan udara hanya ada sedikit penambahan dari 332 pesawat menjadi 339 pesawat. Daya tampung pesawat ini sedikit naik dari 40.705 pemudik menjadi 43.795 pemudik.
Sedangkan untuk arus balik sendiri nantinya akan terjadi pada 23 Agustus atau H+4 Lebaran.
Direktur Jendral Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso memperkirakan tahun ini akan terjadi kenaikan jumlah pemudik. Berdasarkan perkiraan sementara, total pemudik tahun ini mencapai 15.434.213, atau bertambah dari tahun lalu 15.121.834.
Menurut perkiraan, peningkatan arus mudik terjadi di setiap moda. Penurunan hanya terjadi di angkutan kereta api yang turun dari 1.904.517 pemudik menjadi 1.636.903 pemudik. "Penurunan ini karena ada pembatasan maksimum tingkat isian kereta," kata Suroyo dalam rapar koordinasi arus mudik dengan berbagai instansi pemerintah terkait di kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa 5 Juni 2012.
Untuk angkutan darat sendiri nantinya pemerintah akan menaikkan jumlah bus pengangkut mudik. Seperti bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tahun lalu disediakan 21.014 unit akan ditambah menjadi 21.395 unit. Hal yang sama juga terjadi di penyediaan bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), yaitu naik dari 13.676 unit menjadi 13.875 unit.
Untuk kereta api sendiri nantinya akan berkurang dari tahun lalu sebanyak 198 KA reguler, 28 KA lebaran, 160 lokomotif, dan 1.378 kereta penumpang, menjadi 178 KA reguler, 24 KA lebaran, 212 lokomotif, dan 1.320 kereta penumpang.
Sedangkan untuk angkatan laut yang mengalami penambahan hanya kapal roll on - roll off (Roro), yang tadinya disediakan 34 unit pada 2011 menjadi 56 unit pada tahun ini. Kapal perintis juga mengalami penambahan dari 60 kapal menjadi 67 kapal. Untuk kapal pelni, kapal cepat dan kapal swasta jarak dekat jumlahnya masih sama dengan tahun lalu.
Untuk angkutan udara hanya ada sedikit penambahan dari 332 pesawat menjadi 339 pesawat. Daya tampung pesawat ini sedikit naik dari 40.705 pemudik menjadi 43.795 pemudik.
Sedangkan untuk arus balik sendiri nantinya akan terjadi pada 23 Agustus atau H+4 Lebaran.