Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Ada berbagai alasan kenapa seseorang jadi korban penyalahgunaan narkoba, mulai dari pergaulan kurang baik, beban kerja terlalu tinggi, hingga keluargabrokenhome. Karena latar belakang hidupnya yg rapuh ini,cara menasehati pecandu narkobajuga harusnya mengpakai pendekatan lebih baik, sabar, & halus.
Daripada mengpakai istilah nasehat, ada baiknya Anda menggantinya dengan istilah menolong. Ingin tahu bagaimana Cara menolong korban penyalahgunaan narkoba? Simak artikel ini hingga habis ya, sahabat Ashefa!
Mengenal Kepribadian Seorang Pecandu Narkoba
Sebelum mencari cara menasehati korban penyalahgunaan narkoba, pertama-tama Anda perlu memahami dulu bagaimana kepribadian korban penyalahguna obat-obatan terlarang.
Faktanya, begitu seseorang mengalami ketergantungan narkoba, ia akan mengalami berbagai perubahan, termasuk perubahan sosial & emosional.
Jika sebelumnya orang tersebut punya sikap periang & supel, setelah masuk ke jurang narkoba ia dapat berubah jadi sosok yg karakternya berbeda 180 derajat.
Menurut penelitian doktor Rascanu dari University of Bucharest, korban penyalahgunaan narkoba mengalami 3 tipe deficiency syndrome, antara lain:
Activity deficiency, menarik diri dari aktivitas sosial karena merasa depresi, pesimis, curiga, & mudah tersinggung.
Deficiency of intellectual-operational area, mengalami penurunan kecerdasan secara signifikan, mudah terdemotivasi, & kesulitan mengingat hal penting.
Disposition and affectivity deficiency, merasakan sayang teramat dalam & ketergantungan pada narkoba, akan putus asa kalau narkoba tersebut direbut dari dirinya.
Berdasarkan tiga tipe karakteristik di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa menolong seorang korban penyalahgunaan narkoba adalah sebuah tantangan.
Apabila benar-benar harap memberikan nasehat, ada teknik spesifik yg perlu kita lakukan, di bawah ini pembahasan lengkapnya.
Teknik 12 Langkah,Cara Menasehati Pecandu NarkobaTanpa Menyakiti Perasaannya
Teknik 12 Langkah, atau12-steps-programadalah cara menasehati pecandu narkoba paling ampuh, karena prosesnya bertahap & berorientasi pada penyadaran.
Di awal proses rehabilitasi, seorang korban penyalahgunaan narkoba akandenialdan abai dengan kondisinya.
Akan tetapi, setelah Teknik 12 Langkah diterapkan, harapannya korban tersebut dapat memilikiself-awarenessdan termotivasi pulih dari narkoba dengan sendirinya.
Teknikrehabilitasi narkobasatu ini sudah biasa diimplementasikan di Amerika Serikat sejak era 1930-an. Seperti namanya, ada setidaknya 12 Cara menolong pecandu narkoba secara bertahap, berikut ini urutannya:
1. Honesty
Cara menasehati korban penyalahgunaan narkoba perdana dalam Teknik 12 Langkah adalah menolong korban penyalahguna jujur pada dirinya sendiri. Keberhasilan tahap ini ditandai dengan kemauan korban mengakui ketergantungannya pada narkoba.
2. Faith
Setelah korban penyalahguna punyaself-awarenesstentang kondisi kecanduannya, sekarang saatnya Anda meyakinkan bahwa korban pasti dapat pulih. Di tahap ini, berikan terus motivasi & doronganterapitanpa terkesan menggurui.
3. Surrender
Surrenderadalah tahap menerima pertolongan. Jika Anda berhasil menciptakan korban penyalahgunaan narkoba percaya sepenuhnya pada Anda (faith), Anda dapat mulai memberikan penyadaran.
Di tahap ini, berikan pengertian pada pec korban penyalahgunaan andu kalau dia tidak dapat berjuang pulih dari narkoba sendirian. Jika harap kembali seperti semula, Korban penyalahgunaan harus mau menerima bantuan dari regu medis & pendamping ditempat rehabilitasi narkoba.
4. Soul Searching
Cara menolong pecandu narkoba berikutnya adalah dengan menolong mereka menemukan jati diri. Di tahap ini, Anda dapat membimbing korban penyalahguna untuk meninggalkan dirinya yg lama (past self) untuk jadi sosok baru yg lebih baik.
5. Integrity
Tahapintegrityadalah tahap ketika korban penyalahguna narkoba menyadari kesalahan & mau mengakuinya pada Tuhan & orang-orang terdekat.
Ini merupakan salah satu tahap paling menguras emosi, karena Anda perlu memahami latar belakang korban penyalahgunaan (yang mungkin kurang baik) & menciptakannya dapat membangun kembali hubungan dengan orang-orang yg disakitinya.
6. Acceptance
Setelah prosesintegrity, cara menasehati pecandu narkoba berikutnya adalah dengan membantunya menerima masa lalu, seburuk apapun itu. Dengan demikian, korban penyalahgunaan dapat berdamai dengan dirinya sendiri & siap membangun masa depan yg baru.
7. Humility
Di tahap ketujuh adahumility, yaitu cara menasehati pecandu narkoba dengan mendorongnya berani meminta tolong, khususnya pada Tuhan.
Jika Anda tidak berhasil mengerjakan pendekatan spiritual pada korban penyalahguna, Anda dapat menciptakan korban punya inisiatif meminta tolong pada orang-orang terdekatnya.
8. Willingness
Di tahap ke-8, adawillingness, yaitu kemauan menciptakan daftar tentang siapa saja orang-orang yg pernah korban penyalahguna narkoba sakiti, baik itu orang terdekat maupun sekadar kenalan.
Setelah itu, tahap ini dilanjutkan dengan tekad memperbaiki kesalahan pada orang-orang tersebut setelah rehabilitasi usai.
9. Forgiveness
Poin Teknik 12 Langkah yg ke-9 adalahforgiveness, yaitu kemauan korban penyalahgunaan narkoba memaafkan orang-orang yg pernah menyakitinya di masa lalu.
Tahap ini termasuk dalam tahap rehabilitasi sosial tingkat lanjut. Oleh karena itu, mencapai titik ini Anda & pendamping rehabilitasi perlu punya kesabaran tinggi.
10. Maintenance
Teknik 12 Langkah poin 10 hingga 12 adalahtahap rehabilitasi narkobatingkat akhir. Di tahap 10 ini, Anda dapat mengajak korban penyalahguna narkoba mempersiapkan diri membangun kembali hubungan dengan orang lain.
11. Making Contact
Di fase ini, cara menolong pecandu narkoba yg terbaik adalah dengan membantunya memperbaiki komunikasi dengan orang lain.
Di pusat rehabilitasi narkoba Ashefa Griya Pusaka, tahap ini biasanya didampingi langsung oleh kakak-kakaksupport system.Bentuk upayamaintenanceyang dilakukan misalnya menelpon, temu kangen dengan keluarga, & sebagainya.
12. Service
Cara menolong pecandu narkoba yg terakhir dalam Teknik 12 Langkah adalah membantunya berpartisipasi kembali dalam masyarakat. Jika Anda berhasil melalui 11 tahap sebelumnya dengan mulus, kedekatan emosional Anda & korban penyalahguna di tahap 12 biasanya sudah sangat erat.
Cara Menasehati Pecandu NarkobaTanpa Menyakiti Diri Sendiri
Setelah membaca cara menolong pecandu narkoba seperti yg tercantum di atas, apa yg Anda pikirkan?
Ya, betul, menolong korban penyalahguna keluar dari jerat obat-obatan memang berat & butuh proses panjang.
Akan tetapi supaya kesehatan Anda sendiri terjaga, ada beberapa hal yg dapat Anda siapkan sebelum mendampingi pemulihan pecandu narkoba, yaitu:
1. Persiapkan Mental
Hal perdana yg perlu Anda siapkan sebelum menolong pecandu narkoba adalah mempersiapkan mental & pikiran terlebih dulu.
Proses pendampingan rehabilitasi narkoba bukan cuma akan menguras tenaga, tetapi juga emosi & psikologis.
Jika tidak punya mental kuat, Anda dapat patah di tengah jalan & gagal mendampingi korban penyalahguna narkoba yg Anda sayangi.
2. Jangan Memaksakan Pola Pikir
Cara menasehati pecandu narkoba yg kedua adalah jangan pernah memaksakan pola pikir!
Berdasarkan ciri-ciri psikologisnya, korban penyalahguna narkoba punya kecenderungan pesimis, curiga, & mudah tersinggung. Jika tidak hati-hati saat berbicara, Anda dapat menciptakan pecandu menjauh atau bahkan membenci Anda.
3. Miliki Kesabaran Tinggi
Faktanya, penerapan Teknik 12 Langkah dalam proses pemulihan penyalahguna narkoba tidak semulus kelihatannya.
Ada kemungkinan pecandu yg Anda dampingistuckdi satu poin dalam waktu lama atau bahkan kembali ke tahap satu di tengah proses rehabilitasi. Jadi pastikan Anda punya kesabaran tinggi guna menghadapi hal-hal seperti ini.
4. Minta Bantuan Dari Ahlinya
Cara menasehati pecandu narkobayang terakhir adalah mintalah bantuan dari ahlinya! Jika tidak punya pengalaman mendampingi korban penyalahguna narkoba, Anda justru akan kurang bersabar & mudah putus asa.Pusat rehabilitasi Ashefa Griya Pusaka siap kok menolong Anda mendampingi proses pemulihan pecandu narkoba hingga akhir! Cara menolong pecandu narkoba di pusat rehabilitasi Ashefa Griya Pusaka juga sudah terbukti keampuhannya lho! Cek Ashefa Griya Pusaka untuk tahu informasi selengkapnya!
Hari ini 10:05
Daripada mengpakai istilah nasehat, ada baiknya Anda menggantinya dengan istilah menolong. Ingin tahu bagaimana Cara menolong korban penyalahgunaan narkoba? Simak artikel ini hingga habis ya, sahabat Ashefa!
Mengenal Kepribadian Seorang Pecandu Narkoba
Sebelum mencari cara menasehati korban penyalahgunaan narkoba, pertama-tama Anda perlu memahami dulu bagaimana kepribadian korban penyalahguna obat-obatan terlarang.
Faktanya, begitu seseorang mengalami ketergantungan narkoba, ia akan mengalami berbagai perubahan, termasuk perubahan sosial & emosional.
Jika sebelumnya orang tersebut punya sikap periang & supel, setelah masuk ke jurang narkoba ia dapat berubah jadi sosok yg karakternya berbeda 180 derajat.
Menurut penelitian doktor Rascanu dari University of Bucharest, korban penyalahgunaan narkoba mengalami 3 tipe deficiency syndrome, antara lain:
Activity deficiency, menarik diri dari aktivitas sosial karena merasa depresi, pesimis, curiga, & mudah tersinggung.
Deficiency of intellectual-operational area, mengalami penurunan kecerdasan secara signifikan, mudah terdemotivasi, & kesulitan mengingat hal penting.
Disposition and affectivity deficiency, merasakan sayang teramat dalam & ketergantungan pada narkoba, akan putus asa kalau narkoba tersebut direbut dari dirinya.
Berdasarkan tiga tipe karakteristik di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa menolong seorang korban penyalahgunaan narkoba adalah sebuah tantangan.
Apabila benar-benar harap memberikan nasehat, ada teknik spesifik yg perlu kita lakukan, di bawah ini pembahasan lengkapnya.
Teknik 12 Langkah,Cara Menasehati Pecandu NarkobaTanpa Menyakiti Perasaannya
Teknik 12 Langkah, atau12-steps-programadalah cara menasehati pecandu narkoba paling ampuh, karena prosesnya bertahap & berorientasi pada penyadaran.
Di awal proses rehabilitasi, seorang korban penyalahgunaan narkoba akandenialdan abai dengan kondisinya.
Akan tetapi, setelah Teknik 12 Langkah diterapkan, harapannya korban tersebut dapat memilikiself-awarenessdan termotivasi pulih dari narkoba dengan sendirinya.
Teknikrehabilitasi narkobasatu ini sudah biasa diimplementasikan di Amerika Serikat sejak era 1930-an. Seperti namanya, ada setidaknya 12 Cara menolong pecandu narkoba secara bertahap, berikut ini urutannya:
1. Honesty
Cara menasehati korban penyalahgunaan narkoba perdana dalam Teknik 12 Langkah adalah menolong korban penyalahguna jujur pada dirinya sendiri. Keberhasilan tahap ini ditandai dengan kemauan korban mengakui ketergantungannya pada narkoba.
2. Faith
Setelah korban penyalahguna punyaself-awarenesstentang kondisi kecanduannya, sekarang saatnya Anda meyakinkan bahwa korban pasti dapat pulih. Di tahap ini, berikan terus motivasi & doronganterapitanpa terkesan menggurui.
3. Surrender
Surrenderadalah tahap menerima pertolongan. Jika Anda berhasil menciptakan korban penyalahgunaan narkoba percaya sepenuhnya pada Anda (faith), Anda dapat mulai memberikan penyadaran.
Di tahap ini, berikan pengertian pada pec korban penyalahgunaan andu kalau dia tidak dapat berjuang pulih dari narkoba sendirian. Jika harap kembali seperti semula, Korban penyalahgunaan harus mau menerima bantuan dari regu medis & pendamping ditempat rehabilitasi narkoba.
4. Soul Searching
Cara menolong pecandu narkoba berikutnya adalah dengan menolong mereka menemukan jati diri. Di tahap ini, Anda dapat membimbing korban penyalahguna untuk meninggalkan dirinya yg lama (past self) untuk jadi sosok baru yg lebih baik.
5. Integrity
Tahapintegrityadalah tahap ketika korban penyalahguna narkoba menyadari kesalahan & mau mengakuinya pada Tuhan & orang-orang terdekat.
Ini merupakan salah satu tahap paling menguras emosi, karena Anda perlu memahami latar belakang korban penyalahgunaan (yang mungkin kurang baik) & menciptakannya dapat membangun kembali hubungan dengan orang-orang yg disakitinya.
6. Acceptance
Setelah prosesintegrity, cara menasehati pecandu narkoba berikutnya adalah dengan membantunya menerima masa lalu, seburuk apapun itu. Dengan demikian, korban penyalahgunaan dapat berdamai dengan dirinya sendiri & siap membangun masa depan yg baru.
7. Humility
Di tahap ketujuh adahumility, yaitu cara menasehati pecandu narkoba dengan mendorongnya berani meminta tolong, khususnya pada Tuhan.
Jika Anda tidak berhasil mengerjakan pendekatan spiritual pada korban penyalahguna, Anda dapat menciptakan korban punya inisiatif meminta tolong pada orang-orang terdekatnya.
8. Willingness
Di tahap ke-8, adawillingness, yaitu kemauan menciptakan daftar tentang siapa saja orang-orang yg pernah korban penyalahguna narkoba sakiti, baik itu orang terdekat maupun sekadar kenalan.
Setelah itu, tahap ini dilanjutkan dengan tekad memperbaiki kesalahan pada orang-orang tersebut setelah rehabilitasi usai.
9. Forgiveness
Poin Teknik 12 Langkah yg ke-9 adalahforgiveness, yaitu kemauan korban penyalahgunaan narkoba memaafkan orang-orang yg pernah menyakitinya di masa lalu.
Tahap ini termasuk dalam tahap rehabilitasi sosial tingkat lanjut. Oleh karena itu, mencapai titik ini Anda & pendamping rehabilitasi perlu punya kesabaran tinggi.
10. Maintenance
Teknik 12 Langkah poin 10 hingga 12 adalahtahap rehabilitasi narkobatingkat akhir. Di tahap 10 ini, Anda dapat mengajak korban penyalahguna narkoba mempersiapkan diri membangun kembali hubungan dengan orang lain.
11. Making Contact
Di fase ini, cara menolong pecandu narkoba yg terbaik adalah dengan membantunya memperbaiki komunikasi dengan orang lain.
Di pusat rehabilitasi narkoba Ashefa Griya Pusaka, tahap ini biasanya didampingi langsung oleh kakak-kakaksupport system.Bentuk upayamaintenanceyang dilakukan misalnya menelpon, temu kangen dengan keluarga, & sebagainya.
12. Service
Cara menolong pecandu narkoba yg terakhir dalam Teknik 12 Langkah adalah membantunya berpartisipasi kembali dalam masyarakat. Jika Anda berhasil melalui 11 tahap sebelumnya dengan mulus, kedekatan emosional Anda & korban penyalahguna di tahap 12 biasanya sudah sangat erat.
Cara Menasehati Pecandu NarkobaTanpa Menyakiti Diri Sendiri
Setelah membaca cara menolong pecandu narkoba seperti yg tercantum di atas, apa yg Anda pikirkan?
Ya, betul, menolong korban penyalahguna keluar dari jerat obat-obatan memang berat & butuh proses panjang.
Akan tetapi supaya kesehatan Anda sendiri terjaga, ada beberapa hal yg dapat Anda siapkan sebelum mendampingi pemulihan pecandu narkoba, yaitu:
1. Persiapkan Mental
Hal perdana yg perlu Anda siapkan sebelum menolong pecandu narkoba adalah mempersiapkan mental & pikiran terlebih dulu.
Proses pendampingan rehabilitasi narkoba bukan cuma akan menguras tenaga, tetapi juga emosi & psikologis.
Jika tidak punya mental kuat, Anda dapat patah di tengah jalan & gagal mendampingi korban penyalahguna narkoba yg Anda sayangi.
2. Jangan Memaksakan Pola Pikir
Cara menasehati pecandu narkoba yg kedua adalah jangan pernah memaksakan pola pikir!
Berdasarkan ciri-ciri psikologisnya, korban penyalahguna narkoba punya kecenderungan pesimis, curiga, & mudah tersinggung. Jika tidak hati-hati saat berbicara, Anda dapat menciptakan pecandu menjauh atau bahkan membenci Anda.
3. Miliki Kesabaran Tinggi
Faktanya, penerapan Teknik 12 Langkah dalam proses pemulihan penyalahguna narkoba tidak semulus kelihatannya.
Ada kemungkinan pecandu yg Anda dampingistuckdi satu poin dalam waktu lama atau bahkan kembali ke tahap satu di tengah proses rehabilitasi. Jadi pastikan Anda punya kesabaran tinggi guna menghadapi hal-hal seperti ini.
4. Minta Bantuan Dari Ahlinya
Cara menasehati pecandu narkobayang terakhir adalah mintalah bantuan dari ahlinya! Jika tidak punya pengalaman mendampingi korban penyalahguna narkoba, Anda justru akan kurang bersabar & mudah putus asa.Pusat rehabilitasi Ashefa Griya Pusaka siap kok menolong Anda mendampingi proses pemulihan pecandu narkoba hingga akhir! Cara menolong pecandu narkoba di pusat rehabilitasi Ashefa Griya Pusaka juga sudah terbukti keampuhannya lho! Cek Ashefa Griya Pusaka untuk tahu informasi selengkapnya!
Hari ini 10:05