• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

11 Mitos Ibu Menyusui, Nomor 9 Bikin Makin Stress

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Mitos Menyusui yg Masih Beredar

11 Mitos Ibu Menyusui, Nomor 9 Bikin Makin Stress



Assalamualaikum Sista di mana pun berada.
Welcome to my thread.​


Halo, jumpa lagi dengan ane. Nah thread ane kali ini seputar mitos ASI & menyusui yg beredar di kalangan masyarakat.

Seperti yg kita ketahui, banyak sekali pantangan ataupun mitos-mitos yg beredar di kalangan masyarakat bagi orang hamil & menyusui. Namun, kali ini ane bakal membahas untuk ibu menyusui & ASI.

Meskipun zaman sudah modern & teknologi semakin canggih, tetapi mitos seputar ASI & ibu menyusui masih saja beredar. Mitos tersebut seringkali menciptakan kita salah mengambil langkah. Apalagi sebagai ibu muda yg baru saja memiliki buah hati. Jika tidak diimbangi dengan pengetahuan dari pakarnya, maka akan ikut tersesat juga.


11 Mitos Ibu Menyusui, Nomor 9 Bikin Makin Stress


Berikut mitos & fakta dari ASI maupun ibu menyusui

1. Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula. Pernyataan tersebut merupakan mitos. Faktanya, kalau ASI belum keluar atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2x24 jam sejak lahir, yg dibawa sejak dalam kandungan. Justru pemberian sufor & dot menyebabkan ASI semakin tidak keluar & Bayi mengalami bingung puting.



2. Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu. Faktanya, pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yg masih belum siap.


Membaca pernyataan ini pasti ada saja yg mengatakan kalau bayi zaman dulu baru lahir langsung dikasih makan, tidak apa-apa. Nah, jawabannya adalah informasi zaman dulu tidak dapat menyebar dengan luas seperti zaman sekarang. Lagi pula, dulu pengetahuan belum tersebar luas seperti sekarang. Pun akibat dari MPASI dini pun dapat dalam jangka waktu panjang.


4. Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang. Namun, faktanya bayi menangis belum tentu lapar. Bisa karena popoknya yg basah, gerah, dharap, & yg lainnya. Sebab, bayi belum dapat ngomong, maka cuma dapat menyampaikannya lewat tangisan.


5. Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI. Ternyata faktanya, ketika sakit, tubuh ibu menciptakan zat kekebalan tubuh yg juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.


6. Ibu yg kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya. Kenyataannya, ibu yg kurus pun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui. Karena produksi ASI sesuai kebutuhan bayi.


7. Bayi menangis terus & sebentar-sebentar menyusu pasti karena ASI-nya sedikit & kurang. Namun, faktanya bayi sebentar-sebentar menyusu karena sedang mengalami Growth Spurt yaitu percepatan pertumbuhan & membutuhkan lebih banyak asupan ASI karena itu lebih sering menyusu. Growth Spurt biasanya berlangsung antara 1-2minggu, setelah itu akan kembali menyusu secara normal.


8. Jika makan pedas, ASI akan berasa pedas. Kenyataannya, apa yg dimakan ibu, akan dirasakan pula oleh bayi lewat ASI. Namun, tidak 100% sama dengan makanan cuma samar-samar & cuma bertahan paling lama delapan jam. Makanan pedas berisiko kepada ibu itu sendiri, yaitu mengalami gangguan pencernaan seperti diare. Jadi boleh saja ibu menyusui makan pedas, tetapi amati reaksi bayi, karena pada beberapa bayi alergi kepada zat capsain pada cabe.


9. Ibu menyusui tidak boleh tidur siang karena darah putih dapat naik ke kepala. Justru ibu menyusui harus cukup tidur atau istirahat. Biasanya dianjurkan si ibu ikut tidur ketika bayinya tidur, khususnya pada ibu yg baru melahirkan & bayinya masih sering terbangun saat malam hari. Sebab, kalau malam begadang & siang tidak boleh tidur, si ibu justru akan semakin stres.


10. Busui tidak boleh Makan ikan, daging, ayam, & segala tipe protein hewani karena menyebabkan ASI amis. Sebenarnya ASI tidak akan jadi amis karena makan ikan, justru ikan memiliki manfaat yg luar biasa. Ikan mengandung omega-3 yg sangat penting untuk perkembangan otak bayi.
Dan Busui boleh makan aneka tipe protein hewani, karena bagus untuk perkembangan otak bayi.


11. Ibu menyusui dilarang minum es, takut bayi pilek. Faktanya, pilek pada bayi biasanya karena virus. Pun PD ibu bukan dispenser kalau minum es ASI jadi dharap, kalau makan panas ASI jadi Panas. ASI dalam tubuh tidak dipengaruhi suhu makanan yg masuk dalam perut ibu, tetapi dipengaruhi oleh suhu tubuh ibu yakni sekitar 37-38 jadi kondisi ASI tetap sama.​


Ibu menyusui bukan orang sakit yg dilarang makan ini itu, dilarang ini itu.
Ibu menyusui boleh makan apa saja yg disukai, asal dengan batas yg wajar & tetap perhatikan reaksi bayi. Justru kalau dilarang ini itu malah akan stres. Sudah letih fisik karena mengurus bayi, masih capek hati & pikiran karena tertekan.


Orang tua terkadang memang tidak dapat dibantah, karena merasa pengalamannya lebih banyak dibanding yg muda. Jadi, ya, pelan-pelan kita menjelaskan kepada para orang tua. Bisa dengan mengajaknya berkonsultasi pada nakes, biarkan nakes atau dokter yg menjelaskan.


Ok, Sista demikianlah thread ane. Semoga bermanfaat. Jangan lupa komen, cendol, rate, & share.


Terima kasih & Belajar Bersama Bisa.​


Narasi pribadi.
Pict google
Anna471​



Sumber theAsianparent, Alodokter, hellosehat
Hari ini 02:12
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.