facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 96
- Poin
- 48
Minyak bumi pun menjadi emas hitam yang banyak diburu orang. Dari emas hitam ini, bermunculan perusahaan-perusahaan raksasa.
Berdasarkan data dari Therichest, berikut ini daftar sepuluh perusahaan terbesar minyak dan gas dalam hal produksi harian.
1. Saudi Aramco – 12 juta barels per hari
Perusahaan yang dibentuk pada tahun 1944 mampu ini menghasilkan lebih dari 12 juta barel minyak per hari, dengan pendapan mencapai 1 miliar dollar AS per hari. Saat ini, seluruh sahamnya dimiliki oleh pemerintah Arab Saudi. Perusahaan ini sangat besar memiliki layanin udara sendiri lengkap dengan pesawat terbang, helikopter dan dua bandara di Amerika Serikat.
2. Gazprom – 9,7 juta barel per hari
Gazprom adalah perusahaan gas pemasok gas alam ke berbagai wilayah di Eropa. Saat ini mayoritas saham dimiliki oleh Rusia, sedangkan sebagian kecil dimiliki oleh perorangan. Secara resmi dikenal sebagai Open Saham Gabungan Perusahaan Gazprom, Gazprom adalah perusahaan terbesar gas alam dunia.
3. National Iranian Oil Company – 6,4 juta barel per hari
The National Iranian Oil Company (NIOC) memegang tempat ketiga di antara produsen minyak dan gas terbesar di dunia. Perusahaan ini awalnya dimiliki Inggris pada awal abad ke-20, namun setelah munculnya nasionalis Iran pada tahun 1951 dan revolusi islam Iran pada tahun 1979 menyebabkan semua orang asing meninggalkan Iran dan produksi minyak diambil alih oleh karyawan domestik. NIOC terus berkembang dan menjadi sukses.
4. ExxonMobil – 5,3 juta barel per hari
Perusahaan ini memiliki pendapatan pada tahun 2013 sebesar 420 miliar dollar AS. ExxonMobil merupakan perusahaan minyak dan gas salah satu yang terbesar di dunia. Meskipun memiliki catatan lingkungan yang kurang baik sehingga menimbulkan kritik dari kelompok hak asasi manusia dan lingkungan, ExxonMobil terus memperluas operasinya.
5. PetroChina – 4,4 juta barel per hari
PetroChina merupakan perusahaan minyak dan gas Cina. Didirikan pada tahun 1999, pendapatan tahunan perusahaan ini dilaporkan 325 miliar dollar AS, angka ini kemungkinan akan jauh lebih tinggi setelah data pasar baru-baru ini dirilis. Dalam pembangunan dunia, PetroChina terlibat di Afrika, di Australia, di mana ia menandatangani kontrak senilai 50 miliar untuk gas alam.
6. British Petroleum (BP) – 4,1 juta barel per hari
Perusahaan ini memiliki wilayah pengeboran diberbagai negara dari Timur Tengah sampai ke Alaska . Setelah terjadi tumpahan Deepwater Horizon tahun 2010, perusahaan menjual sejumlah aset untuk membantu membayar denda dan biaya hukum sebesar 4,5 miliar dollar AS.
7. Royal Dutch Shell – 3,9 juta barel per hari
Seperti perusahaan minyak lainnya, Shell telah mulai melakukan diversifikasi dan sekarang terlibat di sektor energi terbarukan, khususnya angin dan energi surya. Tentu saja, untuk saat ini, minyak bumi tetap fokus utama Shell dengan pendapatan tahun 2013 lebih dari 450.miliar dollar AS – sebagian besar berasal dari penjualan minyak dan gas.
8. Petroleos Mexicanos (Pemex) – 3,6 juta barel per hari
Pemex merupakan perusahaan minyak asal Mexico yang awalnya merupakan perusahaan minyak Amaerika dan Inggris pada awal abad ke-20, meskipun berbagai masalah pernah menghampiri Pamex, namun Pemex terus mampu memproduksi 3,6 juta barel per hari dan pemerintah Meksiko terus mendukung eksplorasi dan pengembangan cadangan minyak bumi.
9. Chevron – 3,5 juta barel per hari
Chevron tumbuh lsangat besar pada tahun 2001 di akuisisi oleh Texaco. Pada tahun 2010, perusahaan membeli Atlas Petroleum sebesar 4,3 miliar dollar AS. Aktif di lebih dari 180 negara, Chevron juga baru-baru ini pindah ke energi bersih sektor dan merupakan pemain utama dalam produksi energi panas bumi. Pendapatan Chevron pada tahun 2013 mencapai 220 miliar dollar AS dan produksi minyak-gas gabungan harian sebesar 3,5 juta barel per hari, Chevron jelas salah satu raksasa dari sektor energi.
10. Kuwait Petrol Corporation – 3,2 juta barel per hari
Saat ini, Kuwait Petroleum Organisasi (KPO) terus memperluas kemampuan produksi untuk tetap kompetitif dengan perusahaan lain untuk memenuhi permintaan dunia terhadap energi. Dengan menggabungkan produksi minyak mentah dan gas alam, KPO mengambil tempat ke 10 di daftar produsen minyak terbesar dunia.