• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

10 Komitmen Perkawinan

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. miracle
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

miracle

IndoForum Beginner A
No. Urut
6
Sejak
22 Mar 2006
Pesan
1.362
Nilai reaksi
50
Poin
48
“Jikalau bukan Tuhan yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya”

Salah satu kunci sebuah perkawinan yang sehat adalah Memiliki komitmen yang kuat membangun pernikahan bersama pasangan.

Ijinkan saya membagikan sepuluh komitmen perkawinan yang dapat membuat pernikahan kita sehat, berfungsi dan menjadi berkat:
  1. Memberi cinta yang terbaik pada pasangan dibanding kepada orangtua dan anak.
  2. Tidak mengorbankan pasangan demi apapun termasuk karir dan jabatan.
  3. Belajar menghargai pasangan dengan memuji dan memberikan afirmasi sesering mungkin
  4. Berusaha mencukupkan kebutuhan pasangan baik secara fisik, finansial, emosi maupun spiritual.
  5. Berusaha merawat cinta dengan memberikan waktu yang terbaik pada pasangan. Menyediakan (bukan menyisakan) waktu untuk makan bersama, rekreasi dan ngobrol.
  6. Saat pasangan melakukan kesalahan, saya hanya membenci kesalahan tapi bukan pribadinya. Kami sedia saling memaafkan karena Tuhan sudah lebih dulu memaafkan kami.
  7. Jika Tuhan mengaruniakan anak, kami berdua akan mengasuhnya secara kompak dan dengan kasih sayang. Bertekad tidak akan mengabaikan anak dengan alasan apapun.
  8. Menerima pasangan apa adanya bukan “ada apanya”, dan berjanji tidak akan berusaha mengubah pasangan hanya demi keinginan saya (pribadi) tanpa memahami pasangan saya dengan baik.
  9. Tidak menyerang atau menyakiti pasangan dengan kata-kata atau tindakan. Sebaliknya saya siap menjadi “Advokat” (membela pasangan) saat dia “jatuh”, atau sedang merasa terancam oleh situasi atau orang tertentu.
  10. Saya menikahi orang yang saya kenal dengan baik. Karena itu saya akan berusaha setia kepadanya dalam suka atau duka, saat cukup atau kurang, ketika sehat atau sakit, sampai kematian memisahkan kami. Kiranya Tuhan menolong saya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.