sone
IndoForum Junior A
- No. Urut
- 354
- Sejak
- 8 Apr 2006
- Pesan
- 3.404
- Nilai reaksi
- 155
- Poin
- 63
10 Kesalahan dalam memulai Bisnis:
1. Tidak tahu mau bisnis apa? bagaimana caranya memulai bisnis bila tidak tahu mau berbuat apa?
2. Mulai dari keahliannya sendiri. Ada yang kerjanya di General affair tahunya hanya membersihkan AC maka bisnis yang didirikan hanya membersihkan AC. ini sangat terbatas, membatasi rejeki kita.
3. Menunggu modal terkumpul. Tidak tahu berapa modal yang harus terkumpul, padahal setiap bulan tidak ada tabungan juga.
4. Menganggap ide itu langka, dan sifatnya eksklusif, hanya untuk saya, tidak boleh ada orang yang tahu. kenyataannya ide ada dimana-mana, di Koran, di obrolan teman2, di Milis, sudah jelas caranya, namun ettap
saja namanya manusia, maunya hanya untuk dirinya sendiri, mungkin menunggu dari Atas, tapi kok ngga datang-datang.
5. Ragu-ragu melangkah. Dari ide yang jelas ada, sudah diberitahu bahwa ini bagus, andapun bilang itu bagus, namun.... ragu.
6. Tidak tahu kemana harus belajar. Memang sekolah bisnis dimana-mana namun yang dapat mengajari langkah-langkah memulai bisnis, mungkin hanya satu di Primagama, Entrepreneur University. Sekarang jaman internet, kita bisa bertanya melalui email dan serach di Google.
7. Menunggu partner. Besar kemungkinan hanya anda sendiri yang yakin akan peluang itu. Anda bersyukur bila istri anda merestui, apalagi sahabat. soal duit
urusan masing-masing.
8. Tidak mendapat dukungan dari orang lain. Ya itu tadi, anda hanya sendiri, pertanyaannya apakah anda ettap yakin akan peluang itu, walaupun anda sendirian di dunia ini yang percaya terhadap peluang itu>?
9. Invest dulu, lalu menunggu hasil.. Ini cara yang orang bilang Habibi, hanya bisa bikin,... habis begitu bingung kemana cari Customer. Cari customer dulu,
dapatkan kontrak kerja, dapatkan Down payment setelah itu baru bikin.
10. sewa kantor, sewa ruko dulu. Ini kesalahan terbesar. Tempat nmengikuti pasar... kalau kita mau buka les aekwondo, dapatkan 1 murid, dan cari sewa
tempat 1 jam per minggu. ari 1 murid tersebut harus sudah mulai untung, bila harus sewa ruko dulu, anda mungkin akan desperate dan menggratiskan untuk
mendapat murid.
1. Tidak tahu mau bisnis apa? bagaimana caranya memulai bisnis bila tidak tahu mau berbuat apa?
2. Mulai dari keahliannya sendiri. Ada yang kerjanya di General affair tahunya hanya membersihkan AC maka bisnis yang didirikan hanya membersihkan AC. ini sangat terbatas, membatasi rejeki kita.
3. Menunggu modal terkumpul. Tidak tahu berapa modal yang harus terkumpul, padahal setiap bulan tidak ada tabungan juga.
4. Menganggap ide itu langka, dan sifatnya eksklusif, hanya untuk saya, tidak boleh ada orang yang tahu. kenyataannya ide ada dimana-mana, di Koran, di obrolan teman2, di Milis, sudah jelas caranya, namun ettap
saja namanya manusia, maunya hanya untuk dirinya sendiri, mungkin menunggu dari Atas, tapi kok ngga datang-datang.
5. Ragu-ragu melangkah. Dari ide yang jelas ada, sudah diberitahu bahwa ini bagus, andapun bilang itu bagus, namun.... ragu.
6. Tidak tahu kemana harus belajar. Memang sekolah bisnis dimana-mana namun yang dapat mengajari langkah-langkah memulai bisnis, mungkin hanya satu di Primagama, Entrepreneur University. Sekarang jaman internet, kita bisa bertanya melalui email dan serach di Google.
7. Menunggu partner. Besar kemungkinan hanya anda sendiri yang yakin akan peluang itu. Anda bersyukur bila istri anda merestui, apalagi sahabat. soal duit
urusan masing-masing.
8. Tidak mendapat dukungan dari orang lain. Ya itu tadi, anda hanya sendiri, pertanyaannya apakah anda ettap yakin akan peluang itu, walaupun anda sendirian di dunia ini yang percaya terhadap peluang itu>?
9. Invest dulu, lalu menunggu hasil.. Ini cara yang orang bilang Habibi, hanya bisa bikin,... habis begitu bingung kemana cari Customer. Cari customer dulu,
dapatkan kontrak kerja, dapatkan Down payment setelah itu baru bikin.
10. sewa kantor, sewa ruko dulu. Ini kesalahan terbesar. Tempat nmengikuti pasar... kalau kita mau buka les aekwondo, dapatkan 1 murid, dan cari sewa
tempat 1 jam per minggu. ari 1 murid tersebut harus sudah mulai untung, bila harus sewa ruko dulu, anda mungkin akan desperate dan menggratiskan untuk
mendapat murid.