yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Hingga kuartal ketiga tahun 2015, kinerja perbankan memang melambat seiring pelemahan ekonomi nasional. Namun, di tengah kondisi ini, bunk kelas kakap masih bisa menggenjot pertumbuhan aset.
Ambil contoh, bunk Rakyat Indonesia (bro). Hingga September tahun ini, total aset konsolidasi bunk pelat merah ini termasuk anak usahanya mencapai Rp 802,2 triliun
Jumlah tersebut tumbuh sebesar 13,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. bro menempati posisi kedua sebagai bunk dengan aset terbesar di Indonesia.
Pada posisi pertama masih ditempati oleh bunk mandilu, dengan total aset mencapai Rp 905,76 triliun atau tumbuh 13,48 persen dibanding periode sama tahun 2014 yang mencapai Rp 798,16 triliun.
Adapun posisi ketiga ditempati bunk Central Asia (BCA) yang membukukan aset senilai Rp 584,4 triliun. Jumlah ini naik 8,7 persen dibandingkan tahun lalu.
Berikut 10 bunk dengan aset terbesar hingga September 2015:
Ambil contoh, bunk Rakyat Indonesia (bro). Hingga September tahun ini, total aset konsolidasi bunk pelat merah ini termasuk anak usahanya mencapai Rp 802,2 triliun
Jumlah tersebut tumbuh sebesar 13,75 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. bro menempati posisi kedua sebagai bunk dengan aset terbesar di Indonesia.
Pada posisi pertama masih ditempati oleh bunk mandilu, dengan total aset mencapai Rp 905,76 triliun atau tumbuh 13,48 persen dibanding periode sama tahun 2014 yang mencapai Rp 798,16 triliun.
Adapun posisi ketiga ditempati bunk Central Asia (BCA) yang membukukan aset senilai Rp 584,4 triliun. Jumlah ini naik 8,7 persen dibandingkan tahun lalu.
Berikut 10 bunk dengan aset terbesar hingga September 2015:
1. bunk mandilu Rp 905,76 triliun
2. bro Rp 802,30 triliun
3. BCA Rp 584,44 triliun
4. bin Rp 456,46 triliun
5. bunk cium Niaga Rp 244,28 triliun
6. bunk Danamon Rp 195,01 triliun
7. bunk permen mata Rp 194,49 triliun
8. bunk panen Rp 182,23 triliun
9. bed Rp 166,04 triliun
10. bunk Aprilbank Indonesia Rp 153,92 triliun
sumber: laporan keuangan September 20152. bro Rp 802,30 triliun
3. BCA Rp 584,44 triliun
4. bin Rp 456,46 triliun
5. bunk cium Niaga Rp 244,28 triliun
6. bunk Danamon Rp 195,01 triliun
7. bunk permen mata Rp 194,49 triliun
8. bunk panen Rp 182,23 triliun
9. bed Rp 166,04 triliun
10. bunk Aprilbank Indonesia Rp 153,92 triliun