AD5356QU
IndoForum Beginner C
- No. Urut
- 281096
- Sejak
- 27 Mei 2013
- Pesan
- 794
- Nilai reaksi
- 9
- Poin
- 18
Penelitian baru menyebutkan, hanya satu jam latihan selama tiga kali sepekan dapat membantu orang dengan penyakit Parkinson. Latihan ini meningkatkan keseimbangan dan bahkan mengurangi risiko jatuh pada orang dengan tahap awal penyakit ini.
Orang dengan penyakit Parkinson mempunyai akibat seperti gemetar di tangan, lengan, kaki, rahang, wajah, kekakuan pada tungkai dan batang, lambatnya pergerakan dan ketidakstabilan postural, seperti dilansir lamanTimes of India.
"Hasil ini menunjukkan bahwa program latihan minimal diawasi, bertujuan mengurangi jatuh pada orang dengan Parkinson dan harus dimulai pada awal proses penyakit," kata penulis studi Colleen Canning dari University of Sydney di Australia.
Untuk penelitian ini, 231 orang dengan penyakit Parkinson, baik yang menerima perawatan biasa atau mengambil bagian program latihan dari 40-60 menit keseimbangan dan penguatan kaki, berlatih tiga kali sepekan selama enam bulan.
Bagi mereka dengan penyakit kurang parah, pengurangan 70 persen jatuh dilaporkan pada mereka yang berolahraga, dibandingkan dengan yang tidak.
Tetapi, mereka dengan penyakit Parkinson yang lebih parah tidak bertambah dalam hal mengurangi jatuh.
Secara keseluruhan, mereka yang mengambil bagian dalam program latihan, lebih baik pada tes kemampuan untuk bergerak dan keseimbangan. Mereka juga memiliki rasa takut jatuh lebih rendah dan melaporkan suasana hati yang lebih baik secara keseluruhan dan kualitas hidup. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Neurology.
Orang dengan penyakit Parkinson mempunyai akibat seperti gemetar di tangan, lengan, kaki, rahang, wajah, kekakuan pada tungkai dan batang, lambatnya pergerakan dan ketidakstabilan postural, seperti dilansir lamanTimes of India.
"Hasil ini menunjukkan bahwa program latihan minimal diawasi, bertujuan mengurangi jatuh pada orang dengan Parkinson dan harus dimulai pada awal proses penyakit," kata penulis studi Colleen Canning dari University of Sydney di Australia.
Untuk penelitian ini, 231 orang dengan penyakit Parkinson, baik yang menerima perawatan biasa atau mengambil bagian program latihan dari 40-60 menit keseimbangan dan penguatan kaki, berlatih tiga kali sepekan selama enam bulan.
Bagi mereka dengan penyakit kurang parah, pengurangan 70 persen jatuh dilaporkan pada mereka yang berolahraga, dibandingkan dengan yang tidak.
Tetapi, mereka dengan penyakit Parkinson yang lebih parah tidak bertambah dalam hal mengurangi jatuh.
Secara keseluruhan, mereka yang mengambil bagian dalam program latihan, lebih baik pada tes kemampuan untuk bergerak dan keseimbangan. Mereka juga memiliki rasa takut jatuh lebih rendah dan melaporkan suasana hati yang lebih baik secara keseluruhan dan kualitas hidup. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Neurology.