Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Pengguna Twitter mengunggah gambar yg menunjukkan bahwa 1,3 miliar data sim card ponsel di Indonesia bocor. Disebutkan bahwa data yg bocor berasal dari Kominfo.
Penjual melayani pembelian telepon seluler (ponsel) di salah satu pusat perbelanjaan elektronik di Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/12/2019).
Salah seorang pengguna mengunggah tangkapan layar (screenshot) yg menunjukkan bahwa 1,3 miliar data pendaftaran SIM card atau kartu ponsel di Indonesia bocor. Disebutkan juga bahwa data bocor berasal dari Kementerian Komunikasi & Informatika (Kominfo).
Data pendaftaran itu meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon, nama penyedia layanin atau provider, & tanggal pendaftaran.
Penjual menyatakan bahwa data ini didapatkan dari Kominfo," mengatakan salah seorang pengguna di Twitter @rifqi, Kamis (1/9).
Data yg diduga bocor itu mencapai 87 Gibabita (GB). Tidak jelas berapa harga dari informasi yg diduga bocor ini.
Namun, penjual dengan nama akun @Bjorka itu menuliskan angka $ 50.000. Ia juga cuma menerima pembayaran mengpakai kripto bitcoin & ethereum.
Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo Mira Tayyiba mengatakan, data yg diduga bocor itu bukan dari kementeriannya. "Formatnya beda," mengatakan dia di Bali, Kamis (1/9.)
Sedangkan Spesialis Keamanan Teknologi Vaksincom Alfons Tanujaya sudah mengecek data-data tersebut secara random. Hasilnya, "data & nomor valid," mengatakan dia kepada Katadata.co.id, Kamis (1/9).
https://katadata.co.id/desysetyowat...-hp-ri-dikabarkan-bocor-berasal-dari-kominfo/
Hari ini 14:02