• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Hati - Hati Buat yang Doyan KWAMIA (RAMAL NASIB)

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Linne'z
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Linne'z

IndoForum Newbie F
No. Urut
24854
Sejak
29 Okt 2007
Pesan
9
Nilai reaksi
0
Poin
1
Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia:

"Pasien yang datang justru dikutuk Si Tukang Kwamia!"

Harun Jusuf, mantan tukang kwamia yang namanya pernah

sangat ngetop di kalangan etnis Tionghoa ini,

berpenampilan sederhana.

Ditemani Acu, istrinya, Harun Yusuf menjawab serta

membuka semua rahasia kwamia secara blak-blakan.

Iapun mengaku sedang menyiapkan sebuah tulisan

untuk diterbitkan menjadi sebuah buku mengenai perjalanan hidupnya

dari Tukang Kwamia menjadi Anak Tuhan.

TANYA: Bapak sangat dikenal sebagai tukang kwamia

di kalangan etnis Tionghoa. Apa yang Bapak lakukan setiap kali

pasien datang?

JAWAB: Begini. Tak semua pasien yang datang

diterima. Tetapi, harus saya uji dulu. Maksudnya ialah saya tanyakan

tanggal lahirnya lengkap dengan jam kelahirannya. Lalu didaftar, tunggu,

antri dan jam berapa bisa diterima.

TANYA: Maksud Bapak?

JAWAB: Dari tanggal lahirnya, kita harus bikin Pek

Jie. Pek Jie ialah sebuah daftar di mana kita dapat menghitung

dengan mengutak atik angka berdasarkan tanggal lahir sehingga

menghasilkan sebuah angka. Jam, tanggal, bulan, tahun kelahiran

diterjemahkan dalam dua huruf. Angka ini disebut Bintang ("Xing").

Nah, dari sinilah nasib manusia berjalan sesuai

dengan apa yang sudah ditentukan oleh Pek Jie.

TANYA: Dan, ternyata memang tepat?

JAWAB: Saya jamin 90% tepat, karena memang sudah

diuji. Jadi, saya menerima pasien tak sembarangan. Jika menurut

perhitungan berdasarkan masa lalunya, kapan menikahnya, kapan

punya anaknya, sudah 90 % tepat barulah saya jadikan pasien.

Tetapi, kalau kurang dari segitu tak mau saya jadikan pasien.

Bisa saja saya katakan bahwa tanggal lahir yang

diberikan kepada saya itu salah tanggalnya, karena orangtuanya

memang salah mencatatnya.

TANYA: Benarkah seseorang yang datang minta

dikwamia, rohnya sudah dikuasai terlebih dulu ?

JAWAB: Ya, benar. Rohnya sudah berada di dalam

cengkeraman roh yang saya pelihara. Sejak itu roh pasien harus

tunduk pada roh saya apapun yang saya perintahkan. Misalnya saya ramalkan

bahwa orang itu akan bercerai, mka rohnya tunduk 100% dan dia pasti akan

bercerai! Padahal sebenarnya belum tentu ia akan bercerai. Roh kamilah yang

justru menakdirkan, merencanakan semuanya itu. Ini, yang saya pikir

paling tepat. Makanya, tukang kwamia yang makin jitu, makin berbahaya,

berarti yang dipeliharanya makin hebat. Bekingnya makin hebat.

TANYA: Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru

dari si tukang kwamia kepada si pasien?

JAWAB: Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya

dipakai oleh roh yang ada dalam diri saya untuk mengutuk manusia atau

pasien yang datang!

Dengan begitu setiap pasien berada dalam

cengkraman kami. Melalui mulut kami, tukang kwamia keluar kutukan-kutukan
yang

harus dijalankan secara tak sadar oleh si roh pasien itu.

Misalnya, jika dikutuk bahwa tahun depan ia akan

disikat orang perusahaannya, biar bagaimana hati-hatipun

perusahaannya pasti akan disikat orang lain. Mengapa? Karena rohnya sudah

sepenuhnya tunduk kepada roh kami si tukang kwamia!

TANYA: Bagaimana pandangan Bapak jika ada orang

beragama yang masih datang untuk dikwamia atau diramalkan kehidupannya?

JAWAB: Orang beragama yang pergi ke tukang kwamia?

Oh, banyak. Banyak sekali. Dulu, sebelum saya bertobat, sudah

bukan rahasia lagi jika di antara sekian banyak pasien saya, banyak yang

orang beragama.

Cuma, setelah saya bertobat, saya ingin

memberitahukan kepada mereka untuk menghentikan hal tersebut. Sebab, jika
masih tetap percaya atau pergi ke tukang kwamia, nasib mereka sudah tak ada

di tangan Tuhan lagi.

Ia harus tunduk atau menuruti kepada ramalan-ramalan yang dia pegang.

Setelah saya bertobat, saya membaca Firman Tuhan dalam Roma 6 : 16 .

Kepada siapa kita taat, kita menjadi hambanya.

Nah, jika orang beragama masih pergi dan percaya kepada tukang kwamia, ia

menjadi hamba dari roh tukang kwamia. Menjadi hamba roh tukang

kwamia, pasti ada imbalan atau tumbal yang harus dibayar. Ingin diramal

baik, sudah tentu tak gratis.

Jadi, harus ada bayarannya dan bayarannya mahal

yaitu nyawa salah seorang keluarga kita. Seperti yang dulu pernah

saya alami. Dua orang anak saya meninggal dunia.

TANYA: Jadi, tumbal adalah suatu keharusan jika

kita meminta sesuatu kepada tukang kwamia?

JAWAB: Di dunia mana ada yang gratis, kecuali ASI,

air susu ibu yang kita minum. Kita pinjam uang kepada bunk. Tak

mungkin bunk memberi secara gratis. Kita harus membayar bunganya,

bukan? Kita pinjam uang sama teman. Namanya hutang, bukan? Kecuali dari

orangtua kita.

Di alam roh juga begitu. Harus ada harga yang

harus dibayar. Karena itu, jika memperoleh hasil, maka hasil itu harus
jelas,

apakah dari Tuhan atau bukan. Jika dari Tuhan, maka Ia akan memberi tanpa

imbalan. Gratis!

Misalnya Ia menciptakan matahari. Orang jahat pun

bisa menikmati sinar matahari. Begitu pula dengan air. Air, Tuhan

berikan secara gratis.

Kalau kita harus membeli air, itu karena kita

harus membayar ongkos pembuatan air. Airnya kan gratis.

TANYA: Menurut orang Tionghoa yang kokoh memegang

tradisi lamanya, peranan Shio sangat penting dalam perjalanan

hidupnya. Bagaimana sebenarnya hal itu?

JAWAB: Karena tradisi yang turun-temurun, watak

manusia sudah tak berfungsi sebagai watak manusia yang sebenarnya.

Sifat dan watak manusia sudah seperti berubah menjadi sifat dan watak

binatang. Hal ini terjadi karena sejak zaman dulu, orang Timur sudah
ditaklukan

oleh gambaran hewan dalam Shio-shio itu. Mau tahu artinya Shio? Shio artinya

persis atau sama dengan!

Siapa yang bisa mengutuki anak kita, kalau bukan

orangtuanya? Melalui shio itu akhirnya kuasa jahat itu, memakai mulut

orangtua supaya mengutuki anaknya!

TANYA: Jadi, kalau begitu tak ada shio yang baik?

JAWAB: Mana ada ! Nasib binatang mana ada yang

bagus. Kelinci artinya playboy. Rumah tangga bakal hancur. Naga,

artinya kesombongan.

Ular artinya licik.

Tikus merusak,

kerbau bodoh,

macan sadis atau buas,

kuda diperbudak atau ditunggangi orang.

Kambing, kebangetan atau "awban" atau berjiwa pemberontak,

monyet nakal. Apa saja berani dia coba.

Ayam jadi santapan orang banyak,

anjing tak bisa membedakan. Jika dipelihara perampok, dia akan membela

perampok atau majikannya saat melawan polisi. Tak mungkin dia membela polisi

saat itu, bukan? Babi? Huh! Dia kan binatang jorok. Selalu kembali

ke tempat yang kotor dan nasibnya selalu berakhir di tempat

pembantaian.

TANYA: Kalau dengan horoskop?

JAWAB: Nah, di dunia Barat, dikutuki melalui

horoskop yang mengambil sifat-sifat binatang. Manusia sudah berada dalam

perangkap iblis dan iblis sudah berkeliaran di dunia ini dan

mempengaruhi manusia agar jiwanya tidak seperti manusia melainkan berjiwa

dan bersifat seperti binatang. Ajaran manusia membunuh, merampok,

memperkosa.

Kita lihat anak membunuh orangtuanya, ayah memperkosa anaknya,

jiwanya sudah seperti binatang.

Pesan :

So guys, jangan percaya& coba2 lihat ramalan u/

hindari adanya celah dosa.

Percaya pada Tuhan and DO ALL THE BEST IN OUR LIFE

FOR GOD GLORY.

God Bless You.

Thanks & best regards,
 
Kalo untuk ramalan secara pribadi saya ngak percaya sih.
Saya jg ngak gt percaya kalo masa depan jg sudah dibuat oleh Tuhan.
Masa depan tdk pasti.
Tp yg saya bingung kalo masa depan ngak ada tp ko terkadang saya mengalami deja vu dan tepat @___@.
Jd serba bingung.
 
kalo gw percaya pada Tuhan aja itu kuncinya meski terkadang jalanNya agak menyimpang dgn rencana ...
 
haha thread yg pas sekali buad saia
soalnya td ada temen maen2 ramal2 aja enak bgt kyk nasib kita ditangan dia aja :))
 
we di buat cerei... klo bisa di buat yang bagusan dikit dunk...
 
Orang Kristen memang tidak boleh pergi ke peramal atau percaya ramalan.
Imamat 19:31 "Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUhan Allahmu."
Imamat 20:6 "Orang yang berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal, yakni yang berzina dengan bertanya kepada mereka, aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah2x bangsanya."
 
B egh boro-boro deh ke kwamia tukang ramal, paranormal, dukun, dan orang "kuat" aja ogah deh gw... kecuali buat nginjil /no1
 
Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia:

"Pasien yang datang justru dikutuk Si Tukang Kwamia!"

Harun Jusuf, mantan tukang kwamia yang namanya pernah

sangat ngetop di kalangan etnis Tionghoa ini,

berpenampilan sederhana.

Ditemani Acu, istrinya, Harun Yusuf menjawab serta

membuka semua rahasia kwamia secara blak-blakan.

Iapun mengaku sedang menyiapkan sebuah tulisan

untuk diterbitkan menjadi sebuah buku mengenai perjalanan hidupnya

dari Tukang Kwamia menjadi Anak Tuhan.

TANYA: Bapak sangat dikenal sebagai tukang kwamia

di kalangan etnis Tionghoa. Apa yang Bapak lakukan setiap kali

pasien datang?

JAWAB: Begini. Tak semua pasien yang datang

diterima. Tetapi, harus saya uji dulu. Maksudnya ialah saya tanyakan

tanggal lahirnya lengkap dengan jam kelahirannya. Lalu didaftar, tunggu,

antri dan jam berapa bisa diterima.

TANYA: Maksud Bapak?

JAWAB: Dari tanggal lahirnya, kita harus bikin Pek

Jie. Pek Jie ialah sebuah daftar di mana kita dapat menghitung

dengan mengutak atik angka berdasarkan tanggal lahir sehingga

menghasilkan sebuah angka. Jam, tanggal, bulan, tahun kelahiran

diterjemahkan dalam dua huruf. Angka ini disebut Bintang ("Xing").

Nah, dari sinilah nasib manusia berjalan sesuai

dengan apa yang sudah ditentukan oleh Pek Jie.

TANYA: Dan, ternyata memang tepat?

JAWAB: Saya jamin 90% tepat, karena memang sudah

diuji. Jadi, saya menerima pasien tak sembarangan. Jika menurut

perhitungan berdasarkan masa lalunya, kapan menikahnya, kapan

punya anaknya, sudah 90 % tepat barulah saya jadikan pasien.

Tetapi, kalau kurang dari segitu tak mau saya jadikan pasien.

Bisa saja saya katakan bahwa tanggal lahir yang

diberikan kepada saya itu salah tanggalnya, karena orangtuanya

memang salah mencatatnya.

TANYA: Benarkah seseorang yang datang minta

dikwamia, rohnya sudah dikuasai terlebih dulu ?

JAWAB: Ya, benar. Rohnya sudah berada di dalam

cengkeraman roh yang saya pelihara. Sejak itu roh pasien harus

tunduk pada roh saya apapun yang saya perintahkan. Misalnya saya ramalkan

bahwa orang itu akan bercerai, mka rohnya tunduk 100% dan dia pasti akan

bercerai! Padahal sebenarnya belum tentu ia akan bercerai. Roh kamilah yang

justru menakdirkan, merencanakan semuanya itu. Ini, yang saya pikir

paling tepat. Makanya, tukang kwamia yang makin jitu, makin berbahaya,

berarti yang dipeliharanya makin hebat. Bekingnya makin hebat.

TANYA: Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru

dari si tukang kwamia kepada si pasien?

JAWAB: Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya

dipakai oleh roh yang ada dalam diri saya untuk mengutuk manusia atau

pasien yang datang!

Dengan begitu setiap pasien berada dalam

cengkraman kami. Melalui mulut kami, tukang kwamia keluar kutukan-kutukan
yang

harus dijalankan secara tak sadar oleh si roh pasien itu.

Misalnya, jika dikutuk bahwa tahun depan ia akan

disikat orang perusahaannya, biar bagaimana hati-hatipun

perusahaannya pasti akan disikat orang lain. Mengapa? Karena rohnya sudah

sepenuhnya tunduk kepada roh kami si tukang kwamia!

TANYA: Bagaimana pandangan Bapak jika ada orang

beragama yang masih datang untuk dikwamia atau diramalkan kehidupannya?

JAWAB: Orang beragama yang pergi ke tukang kwamia?

Oh, banyak. Banyak sekali. Dulu, sebelum saya bertobat, sudah

bukan rahasia lagi jika di antara sekian banyak pasien saya, banyak yang

orang beragama.

Cuma, setelah saya bertobat, saya ingin

memberitahukan kepada mereka untuk menghentikan hal tersebut. Sebab, jika
masih tetap percaya atau pergi ke tukang kwamia, nasib mereka sudah tak ada

di tangan Tuhan lagi.

Ia harus tunduk atau menuruti kepada ramalan-ramalan yang dia pegang.

Setelah saya bertobat, saya membaca Firman Tuhan dalam Roma 6 : 16 .

Kepada siapa kita taat, kita menjadi hambanya.

Nah, jika orang beragama masih pergi dan percaya kepada tukang kwamia, ia

menjadi hamba dari roh tukang kwamia. Menjadi hamba roh tukang

kwamia, pasti ada imbalan atau tumbal yang harus dibayar. Ingin diramal

baik, sudah tentu tak gratis.

Jadi, harus ada bayarannya dan bayarannya mahal

yaitu nyawa salah seorang keluarga kita. Seperti yang dulu pernah

saya alami. Dua orang anak saya meninggal dunia.

TANYA: Jadi, tumbal adalah suatu keharusan jika

kita meminta sesuatu kepada tukang kwamia?

JAWAB: Di dunia mana ada yang gratis, kecuali ASI,

air susu ibu yang kita minum. Kita pinjam uang kepada bunk. Tak

mungkin bunk memberi secara gratis. Kita harus membayar bunganya,

bukan? Kita pinjam uang sama teman. Namanya hutang, bukan? Kecuali dari

orangtua kita.

Di alam roh juga begitu. Harus ada harga yang

harus dibayar. Karena itu, jika memperoleh hasil, maka hasil itu harus
jelas,

apakah dari Tuhan atau bukan. Jika dari Tuhan, maka Ia akan memberi tanpa

imbalan. Gratis!

Misalnya Ia menciptakan matahari. Orang jahat pun

bisa menikmati sinar matahari. Begitu pula dengan air. Air, Tuhan

berikan secara gratis.

Kalau kita harus membeli air, itu karena kita

harus membayar ongkos pembuatan air. Airnya kan gratis.

TANYA: Menurut orang Tionghoa yang kokoh memegang

tradisi lamanya, peranan Shio sangat penting dalam perjalanan

hidupnya. Bagaimana sebenarnya hal itu?

JAWAB: Karena tradisi yang turun-temurun, watak

manusia sudah tak berfungsi sebagai watak manusia yang sebenarnya.

Sifat dan watak manusia sudah seperti berubah menjadi sifat dan watak

binatang. Hal ini terjadi karena sejak zaman dulu, orang Timur sudah
ditaklukan

oleh gambaran hewan dalam Shio-shio itu. Mau tahu artinya Shio? Shio artinya

persis atau sama dengan!

Siapa yang bisa mengutuki anak kita, kalau bukan

orangtuanya? Melalui shio itu akhirnya kuasa jahat itu, memakai mulut

orangtua supaya mengutuki anaknya!

TANYA: Jadi, kalau begitu tak ada shio yang baik?

JAWAB: Mana ada ! Nasib binatang mana ada yang

bagus. Kelinci artinya playboy. Rumah tangga bakal hancur. Naga,

artinya kesombongan.

Ular artinya licik.

Tikus merusak,

kerbau bodoh,

macan sadis atau buas,

kuda diperbudak atau ditunggangi orang.

Kambing, kebangetan atau "awban" atau berjiwa pemberontak,

monyet nakal. Apa saja berani dia coba.

Ayam jadi santapan orang banyak,

anjing tak bisa membedakan. Jika dipelihara perampok, dia akan membela

perampok atau majikannya saat melawan polisi. Tak mungkin dia membela polisi

saat itu, bukan? Babi? Huh! Dia kan binatang jorok. Selalu kembali

ke tempat yang kotor dan nasibnya selalu berakhir di tempat

pembantaian.

TANYA: Kalau dengan horoskop?

JAWAB: Nah, di dunia Barat, dikutuki melalui

horoskop yang mengambil sifat-sifat binatang. Manusia sudah berada dalam

perangkap iblis dan iblis sudah berkeliaran di dunia ini dan

mempengaruhi manusia agar jiwanya tidak seperti manusia melainkan berjiwa

dan bersifat seperti binatang. Ajaran manusia membunuh, merampok,

memperkosa.

Kita lihat anak membunuh orangtuanya, ayah memperkosa anaknya,

jiwanya sudah seperti binatang.

Pesan :

So guys, jangan percaya& coba2 lihat ramalan u/

hindari adanya celah dosa.

Percaya pada Tuhan and DO ALL THE BEST IN OUR LIFE

FOR GOD GLORY.

God Bless You.

Thanks & best regards,

Sorry ikutan yah, Apa omongan si Harun Jusuf itu bisa dipercaya. saya tidak yakin sekali. jangan si A omongan apa langsung kita percaya tetapi di telaah dulu/diselidiki dulu. Berarti penanggalan Cina berdasarkan 12 shio itu adalah kuasa jahat,saya rasa terlalu dilebih-lebihan dan menjelek-jelekan adat istiadat Cina,saya shio tikus apakah saya tipe merusak,tidak kan. Kwa mia/ahli nunjun merupakan pekerjaan seseorang dengan usaha yang cara
rendahan termasuk pandangan salah. maling shio yang disalahin, bunuh shio yang disalahin,perkosa shio yang disalahin ,rampokan shio yang disalahin,dstnya jadi kapan kita yang disalahin(selalu menghindari tanggung jawab diri-sendiri dan mencari kambing hitam).

Pendapat saya , omongan si Harun Jusuf sama sekali tidak bisa dipercaya.
Penyakit anak muda(Cina) sekarang adalah mengagung-agungkan budaya barat,menjelek-jelekan budaya sendiri.
 
Kalo untuk ramalan secara pribadi saya ngak percaya sih.
Saya jg ngak gt percaya kalo masa depan jg sudah dibuat oleh Tuhan.
Masa depan tdk pasti.
Tp yg saya bingung kalo masa depan ngak ada tp ko terkadang saya mengalami deja vu dan tepat @___@.
Jd serba bingung.

Jangan putus asa dong. Masa depan ada ditangan anda,tinggal anda yang memainkannya. Tinggal anda yang memilih :

A. yang baik=>kerja atau usaha yang benar,berdoa,menghormati orang tua dsbnya ===> masa depan akan baik.


B. yang jelek=> malas,setan botol alias mabuk-mabukan,narkoba,main cabo/wts ,dsbnya===>masa depan hancur.

jadi jangan salahin siapa-siapa karena anda yang memilihnya. Bukan salah bunda yang melahirkan dan bukan tuhan yang kejam. ^_^
 
kalo saya sih yg paling penting..
hidup itu adanya ditangan sendiri, mau kaya, mau sukses semua itu harus dari kerja keras bukan pake kayak gitu :), tentu disamping itu ngga boleh juga sombong dalam arti lupa sama Tuhan yg Maha Pencipta .. jadi berdoa sambil berusaha itu yg terbaik :) jangan berdoa trus tapi tidak berusaha .. kapan bisa majunya, kapan bisa ada perubahaan :)
itu sih versi saya :)
 
kalo saya sih yg paling penting..
hidup itu adanya ditangan sendiri, mau kaya, mau sukses semua itu harus dari kerja keras bukan pake kayak gitu :), tentu disamping itu ngga boleh juga sombong dalam arti lupa sama Tuhan yg Maha Pencipta .. jadi berdoa sambil berusaha itu yg terbaik :) jangan berdoa trus tapi tidak berusaha .. kapan bisa majunya, kapan bisa ada perubahaan :)
itu sih versi saya :)

setuju.^_^ mana ada duit jatuh dari langit,mau duit kerja dong.:D:D:D
/heh/heh/heh
 
Jangan putus asa dong. Masa depan ada ditangan anda,tinggal anda yang memainkannya. Tinggal anda yang memilih :

A. yang baik=>kerja atau usaha yang benar,berdoa,menghormati orang tua dsbnya ===> masa depan akan baik.


B. yang jelek=> malas,setan botol alias mabuk-mabukan,narkoba,main cabo/wts ,dsbnya===>masa depan hancur.

jadi jangan salahin siapa-siapa karena anda yang memilihnya. Bukan salah bunda yang melahirkan dan bukan tuhan yang kejam. ^_^

Kalau saya sih pilih yang A,biar masa depan gw lebih baik.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.