ngga setuju.. evolusi hanya untuk beberapa makhluk hidup yang mungkin mengalami perubahan.. termasuk binatang.. seperti ulat yang menjadi kupu kupu.. dan lain lain.. evolusi yg mereka alami pun terjadi secara alamiah.. tanpa bantuan apa apa..
kita sebagai manusia adalah makhluk paling sempurna yang diciptakan oleh tuhan.. kalo kita meyakini adanya teori evolusi pada manusia.. maka akan ada makhluk yang bisa lebih sempurna dibanding kita sebagai manusia.. kalopun ada.. kita telah mendahului kodratnya.. yang menyatakan kita adalah makhluk paling sempurna..
klo ane ga setuju sama semua unsur teori evolusi, baik pada hewan, tumbuhan dan manusia.
karena semua ciptaan Allah pada dasarnya sempurna. segala keselarasan dialam sistem, sempurna pada alam, itu mustahil terjadi secara kebetulan (sesuai dngan teori evolusi segala sesuatu itu terjadi secara kebetulan dan secara acak).
bagaimana mungkin keteraturan yang ada di alam semesta terjadi secara acak, bisa kita lihat pada desain sarang lebah yang begitu sempurna, yang setiap sudut heksagonalnya memiliki suduk optimum yaitu 109,28 dan 70,32 drajat.
seorang ilmuwan evolusi yang pernah mempelajai lebah madu mengatakan bahwa dua sudut yang di bentuk lebah itu memiliki selisih 0,02 dari susudut optimum. namun setelah diadakan penelitian lebih lanjut rupanya terjadi kesalahan cetak pada daftar logaritma. jadi, terungkap bahwa lebahlah yang telah menghitung sudut optimum dengan tepat atas izin Allah, bukanlah ilmuan!
dalam teori evolusi mengatakan bahwa hewan yang kompleks atau rumit berasal dari hewan sederhana. dan hal ini telah dibantah oleh alam itu sendiri
sebagai contoh, sebuah penemuan paleontologis pada periode kambrian(awal zaman paleozoik) yaitu 550 jt tahun lalu ketika tanda2 kehidupan peetama teramati. semua bentuk kehidupan pada zaman ini adalah makhluk2 yang telah berkembang penuh dan memiliki sisitem yang sangat kompleks.
sbagai contoh, makhluk yang telah punah yang disebut Trilobita memiliki struktur mata majemuk yang sangata rumit. struktur mata memiliki 100 lensa, sama dengan mata beberapa serangga modern seperti capung.
kemudian kita bisa mengambil contoh lain, yaitu fosil semut zaman purba yang telah ditemukan tidak memiliki perbedaan pada semut zaman modern.
sesungguhnya ciptaan Allah itu sempurna
tidak mungkin hal2 sepeti itu terjadi secara kebetulan, karena ada zat pencipta yang maha besar, yang telah menciptakan semua makhluk hidup.
dan Allah itu maha sempurna.
Salah satu penyataan Charles darwin atas keraguannya terhadapa teori evolusi yang dibuatnya :
"bagaimanapun, saya ragu apakahpekerjaan (menyusun
The Origin of Species) ini patut menghabiskan banyak waktu
"Seluruh Alam menentang dan tidak bekerja sebagaimana yang saya inginkan"
dari sini kita dapat melihat, sang pencipta teori evolusi saja sudah mengalami keraguan trhdp teori yang dibuatnya.
Sungguh sempurna segala ciptaan Allah SWT. tiada kkurangan sedikitpun.
lebih lengkapnya tentang teori evolusi ada pada buku Harun Yahya yang berjdul "Al-Quran dan Sains", "Keruntuhan Teori Evolusi", "Mari Menyelidiki Kekeliruan Teori Evolusi" dan masih banyak buku lainnya yang membantah teori evousi.
Mohon maaf bila ada kesalahan, karena yang bnar datangnya dari Allah, dan saya hanya manusia yang penuh kelemahan.