• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

seberapa besarkah cinta kita kepada Rasulullah??

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. gie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

gie

IndoForum Beginner A
No. Urut
15890
Sejak
20 Mei 2007
Pesan
1.172
Nilai reaksi
34
Poin
48
AIRMATA RASULULLAH SAW...



sepertinya nggak akan pernah bosan-bosan kalau
membaca yg satu ini...
untuk mengingatkan kita...



Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan
salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak
mengizinkannya
masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan
badan dan menutup pintu.

Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata
dan
bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"
"Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku
melihatnya,"
tutur Fatimah lembut.

Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang
menggetarkan.
Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu
hendak dikenang.
"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan
sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah
malaikatul
maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.



Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa
Jibril
tidak ikut bersama menyertainya.

Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas
langit
dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. "Jibril,
jelaskan
apa hakku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah dengan suara yang
amat
lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti
ruhmu.
Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.

Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih
penuh
kecemasan.

"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.
"Khabarkan
kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" "Jangan khawatir, wahai Rasul
Allah,
aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan surga bagi
siapa
saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata
Jibril.



Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan
ruh
Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,
urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."

Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di
sampingnya
menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.
"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya
Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup,
melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.

Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang
tidak
tertahankan lagi.
"Ya Allah, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini
kepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan
dadanya sudah tidak bergerak lagi.

Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera
mendekatkan telinganya. "Uushiikum bis-shalaati, wa maa malakat
aimaanukum -
peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu." Di
luar,
pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan.
Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan
telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan.
"Ummatii, ummatii, ummatiii!" - "Umatku, umatku, umatku"

Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi
sinaran itu.

Kini,
mampukah kita mencintai sepertinya? Allaahumma sholli 'alaa Muhammad
wa
baarik wa sallim 'alaihi. Betapa cintanya Rasulullah kepada kita.




sudahkah anda menjadikan Rasul sebagai "tokoh idola"??
sudahkah kita mengikuti apa2 yg Rasul contohkan??
sudahkah kita mencintai Rasul selama ini seperti cinta Rasul kepada kita??
 
Belummmm....dan selalu berusaha untuk mencintainya.....
Eh mo nanya neh?????
Dalam berbagai hadis disebutkan bahwa Rosul meninggal di pangkuan Aisyah. Tetapi dalam hadits yang lain, Rosul meninggal dipangkuan Ali (mungkin di atas hadisnya)....mana yang bener neh???? ada yang tau????
 
^kagak penting memperdebatkan hal2 yg gak krusial kayak gitu dalam islam soalnya gak ada dampak nya dan menyebabkan perdebatan yg menjurus ke perpecahan dalam islam

dah sering terjadi di sebabkan perbedaan penafsiran dan pengartian hadist umat muslim terpecah belah
 
iya..22nya sama2 betul....g perlu diperdebatkan,sekarang yang penting gmn mempersiapkan diri untuk menghadapi ke hancuran dunia...
 
^kagak penting memperdebatkan hal2 yg gak krusial kayak gitu dalam islam soalnya gak ada dampak nya dan menyebabkan perdebatan yg menjurus ke perpecahan dalam islam

dah sering terjadi di sebabkan perbedaan penafsiran dan pengartian hadist umat muslim terpecah belah

Memang masalah ini bisa mengakibatkan terpecah belah, (menurutku karena satu sama lain gak mau jujur) tetapi untuk kedepannya, bagaimana kita tau sejarah Nabi yang paling benar, jika hal ini saja tidak boleh dipertanyakan????
Bukankah Nabi sebagai tauladan tiap Muslim???? Bukankah nanti kita juga bakalan bercerita kepada anak, cucu atau saudara2 kita tentang Nabi, terutama tentang meninggalnya Nabi??? Trus mana yang bener???
 
perpecahan umat islam diindonesia adalah karena mereka slalu mempertentangkan hal "sunah" dan menganggapnya "wajib"...yg terpenting tentang meninggalnya Nabi adalah "Bagaimana Ia meninggal?" atau "dipangkuan siapa Dia meninggal?"

mohon maaf thread ini mari kita gunakan untuk merenungkan cinta kita kepada nabi..jgn dijadikan perdebatan hal "sunah" seperti itu..

skali lagi mohon kerja samanya agar threads ini tidak di close oleh moderator.

terima kasih
 
Bener jg Gie, saya hanya bertanya, mana yang paling benar tentang kedua kisah tersebut (meninggal dipangkuan aisyah atau Ali)??? siapa tau ada yang bisa jawab dengan dalil2 yang kuat.....
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.