effie
IndoForum Staff Personnel
- No. Urut
- 601
- Sejak
- 17 Apr 2006
- Pesan
- 8.576
- Nilai reaksi
- 353
- Poin
- 83
Wiji Hartanto dinasihati Gurunya, " lihatlah, Tuhan ada dimana-mana. rasakan kehadirannya".
Wiji mengajak jalan-jalan pacarnya, Suci kekebun binatang. Tiba-tiba ada pengumuman dari pengeras suara, " Ada gajah, lepas". Carilah tempat yang aman " Wiji bilang. " Jangan takut Suci, kata guru, Tuhan ada dimana-mana " Tapi Suci takut, ia mencari tempat yang aman. Suci masuk toilet. Wiji tenang-tenang saja. Tiba-tiba gajah datang dan mengamuk, apasaja dirusaknya. Wiji Hartanto dibanting-banting dengan belalainya. Gading nya menusuk-nusuk, lalu ia dilemparkan ke kolam. Untung dia masih hidup.
Wiji Hartanto dibawa kerumah sakit dan dikunjungi oleh Gurunya. Gurunya bingung, melihat wajahnya, " apa yang terjadi, Wiji ?"
Wiji mengeluh, " Kata Guru, Tuhan ada dimana-mana. Atas anjuran guru, aku tenang-tenang saja. Aku yakin, Tuhan pasti melindungi aku. Aku tidak mencari tempat aman. Ternyata aku malah babak belur."
" Melihat wajah Tuhan dan kehadiranNya dimana-mana juga berarti mendengarkan pengumuman dari pengeras suara, mendengar desakan pacarmu untuk bersembunyi di toilet. Itu semua berasal dari Tuhan, dari Dia yang ada di mana-mana. Imbauannya itu berasal dari Tuhan yang ada dimana-mana. Karena kau tidak mendengarnya dan melaksanakannya, lalu begitulah jadinya. Jangan mengeluh. " Kata Guru"
Wiji mengajak jalan-jalan pacarnya, Suci kekebun binatang. Tiba-tiba ada pengumuman dari pengeras suara, " Ada gajah, lepas". Carilah tempat yang aman " Wiji bilang. " Jangan takut Suci, kata guru, Tuhan ada dimana-mana " Tapi Suci takut, ia mencari tempat yang aman. Suci masuk toilet. Wiji tenang-tenang saja. Tiba-tiba gajah datang dan mengamuk, apasaja dirusaknya. Wiji Hartanto dibanting-banting dengan belalainya. Gading nya menusuk-nusuk, lalu ia dilemparkan ke kolam. Untung dia masih hidup.
Wiji Hartanto dibawa kerumah sakit dan dikunjungi oleh Gurunya. Gurunya bingung, melihat wajahnya, " apa yang terjadi, Wiji ?"
Wiji mengeluh, " Kata Guru, Tuhan ada dimana-mana. Atas anjuran guru, aku tenang-tenang saja. Aku yakin, Tuhan pasti melindungi aku. Aku tidak mencari tempat aman. Ternyata aku malah babak belur."
" Melihat wajah Tuhan dan kehadiranNya dimana-mana juga berarti mendengarkan pengumuman dari pengeras suara, mendengar desakan pacarmu untuk bersembunyi di toilet. Itu semua berasal dari Tuhan, dari Dia yang ada di mana-mana. Imbauannya itu berasal dari Tuhan yang ada dimana-mana. Karena kau tidak mendengarnya dan melaksanakannya, lalu begitulah jadinya. Jangan mengeluh. " Kata Guru"

