• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ah, Jalur Undangan Masih Diskriminatif!

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
1702383620X310.JPG


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerhati pendidikan kembali menegaskan, bahwa bentuk baru seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2011 tetap diskriminatif. Jalur undangan tampak lebih mengkotak-kotakkan kesempatan siswa untuk bisa menikmati PTN.

"Jadi jelas, bahwa profil siswa di sekolah-sekolah yang akreditasinya bagus atau sekolah favorit itu lebih besar. Seperti saya bilang, sekolah yang akreditasinya bagus itu kan sekolah kalangan atas secara ekonomi, yang kemampuan orang tuanya sangat baik untuk tambahan belajar dan sebagainya, jadi masih diskriminatif," ujar Elin Driana, pengamat pendidikan dari Education Forum, Rabu (16/2/2011).

Seperti diberitakan, Ketua Umum Panitia SNMPTN 2011 Herry Suhardiyanto mengatakan, SNMPTN melalui jalur undangan dibuka hingga 12 Maret 2011. Tahun ini, SNMPTN menyediakan 165.034 kursi di PTN dengan kuota jalur undangan mencapai 53.850 kursi (33 persen), sementara SNMPTN ujian tertulis/keterampilan 111.184 kursi (67 persen).

Perihal sekolah berakreditasi A dengan kelas akselerasi, semua siswanya bisa ikut SNMPTN jalur undangan. Sekolah terakreditasi A dengan jenis kelas RSBI/unggulan bisa mengirimkan 75 persen siswa terbaiknya. Adapun sekolah terakreditasi A dengan jenis kelas reguler diberi kuota 50 persen dari siswa terbaik. Sekolah berakreditasi B mendapat jatah 25 persen. Sekolah berakreditasi C hanya mendapat kuota 10 persen.

"Kenapa tidak dibuka semuanya lewat SNMPTN? Kalau begini, yang saya khawatirkan adalah biaya kuliah tetap dibebankan ke mahasiswa," ujar Elin.
 
Oh my.. I am really very confused after reading this all, that I should be happy after reading this.. Or I should be feel a sad feeling for this one.. This is completely confused discussion,
 
1702383620X310.JPG


JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerhati pendidikan kembali menegaskan, bahwa bentuk baru seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2011 tetap diskriminatif. Jalur undangan tampak lebih mengkotak-kotakkan kesempatan siswa untuk bisa menikmati PTN.

"Jadi jelas, bahwa profil siswa di sekolah-sekolah yang akreditasinya bagus atau sekolah favorit itu lebih besar. Seperti saya bilang, sekolah yang akreditasinya bagus itu kan sekolah kalangan atas secara ekonomi, yang kemampuan orang tuanya sangat baik untuk tambahan belajar dan sebagainya, jadi masih diskriminatif," ujar Elin Driana, pengamat pendidikan dari Education Forum, Rabu (16/2/2011).

Seperti diberitakan, Ketua Umum Panitia SNMPTN 2011 Herry Suhardiyanto mengatakan, SNMPTN melalui jalur undangan dibuka hingga 12 Maret 2011. Tahun ini, SNMPTN menyediakan 165.034 kursi di PTN dengan kuota jalur undangan mencapai 53.850 kursi (33 persen), sementara SNMPTN ujian tertulis/keterampilan 111.184 kursi (67 persen).

Perihal sekolah berakreditasi A dengan kelas akselerasi, semua siswanya bisa ikut SNMPTN jalur undangan. Sekolah terakreditasi A dengan jenis kelas RSBI/unggulan bisa mengirimkan 75 persen siswa terbaiknya. Adapun sekolah terakreditasi A dengan jenis kelas reguler diberi kuota 50 persen dari siswa terbaik. Sekolah berakreditasi B mendapat jatah 25 persen. Sekolah berakreditasi C hanya mendapat kuota 10 persen.

"Kenapa tidak dibuka semuanya lewat SNMPTN? Kalau begini, yang saya khawatirkan adalah biaya kuliah tetap dibebankan ke mahasiswa," ujar Elin.

adanya jalur undangan adalah untuk tidak terlalu membebankan kepada mahasiswa yang kurang mampu.

Jadiiiii.... jika anda mampu tapi kapasitas otak dibawah rata rata, ya lewat jalur undangan saja.

Namun tetap saja, di negeri tercinta ini calon mahasiswa kurang mampu namun dengan otak cerdas, dapat berakhir berjualan gorengan di pinggir jalan :(

Oh my.. I am really very confused after reading this all, that I should be happy after reading this.. Or I should be feel a sad feeling for this one.. This is completely confused discussion,

hhhmmm Maybe you should read it by upside down :D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.