• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Pers Malaysia tak pernah Nilai Positif Indonesia

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. byakuya
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

byakuya

IndoForum Activist C
No. Urut
46894
Sejak
25 Jun 2008
Pesan
14.460
Nilai reaksi
288
Poin
83
Hubungan Indonesia dan Malaysia kerap memanas ternyata dipengaruhi oleh media-media yang ada di Malaysia. Pers Malaysia sendiri tak pernah menulis sisi positif dari Indonesia.

Hal tersebut dikatakan mantan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim dalam Kuliah Umum bertajuk Reformasi Politik dan Demokratisasi di Malaysia menuju Persahabatan Setara Indonesia Malaysia di Jakarta Selatan, seperti dilansir dari siaran Radio Elshinta, Minggu (26/9). "Persoalan ketegangan hubungan RI-Malaysia sengaja dibesar-besarkan. Seolah Malaysia terbuka dan terancam dengan serangan rakyat Indonesia," katanya.

Anwar menjelaskan bahwa media di Malaysia memberitakan seolah Indonesia korup. Padahal, di Malaysia sangat korup. Jika di Indonesia cara Belanda, maka di Malaysia cara Inggris. Oleh karenanya, tegas Anwar, rakyat kedua negara harus melawan korupsi, dan melawan kezoliman.

Sebagai tokoh oposisi, Anwar mengaku terus menyuarakan menolak isu-isu yang membuat hubungan Indonesia dan Malaysia memanas. Salah satunya ada isu Tenaga Kerja Indonesia yang ada di Malaysia. Anwar menolak peraturan yang tidak berpihak kepada TKI.
 
Anwar menjelaskan bahwa media di Malaysia memberitakan seolah Indonesia korup. Padahal, di Malaysia sangat korup. Jika di Indonesia cara Belanda, maka di Malaysia cara Inggris. Oleh karenanya, tegas Anwar, rakyat kedua negara harus melawan korupsi, dan melawan kezoliman.

Sebagai tokoh oposisi, Anwar mengaku terus menyuarakan menolak isu-isu yang membuat hubungan Indonesia dan Malaysia memanas. Salah satunya ada isu Tenaga Kerja Indonesia yang ada di Malaysia. Anwar menolak peraturan yang tidak berpihak kepada TKI.

Hmm ... kalau sudah membuka borok sendiri, biasanya pada diam ya. /gg

Orang malaysia aja prihatin dengan nasib TKI kita, sementara para pejabat yg terkait disini, pada ngapain ya? X_X
 
koq malaysia bs segitunya ama Indonesia yah ? /hmm

@blitz : para pejabatnya pada ngerencanain "studi banding"..../gg :))
 
beuh... malaysia lagi.. malaysia lagi....

mereka sebenernya iri kali sama kekayaan negara kita... negara mereka kan cuma seuprit... jadi sengeja bikin kita panas, terus nyerang mereka... terus mereka dapet simpati... terus makin jelek aja deh reputasi negara kita...

jadi inget ungkapan gini :
sirik pidik iri dengki.. tidak mampu, memaki-maki :-":-":-"
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.