• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Takbiran Ala Keturunan Tionghoa di Lautze

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. effie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

effie

IndoForum Staff Personnel
No. Urut
601
Sejak
17 Apr 2006
Pesan
8.576
Nilai reaksi
353
Poin
83
Mayoritas jamaahnya adalah warga keturunan Tionghoa.

94285masjidlautzedisawa.jpg


Masjid Lautze tengah menyiapkan takbiran menyambut datangnya 1 Syawal. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, masjid yang beralamat di Jalan Lautze RT 10/3 No 87-89, Jakarta Pusat, ini tetap menggelar takbiran di masjid.

Muhamad Abdull A Hui yang aktif jadi pengurus Masjid Lautze, menuturkan bahwa takbir akan dikumandangan secara sederhana. "Speaker, toa dan bedug tetap kami gunakan," kata A Hui dalam perbincangan dengan VIVAnews, Kamis 9 September 2010.

Bedanya dengan masjid-masjid lainnya adalah kumandang takbir tidak dilakukan semalam suntuk. Masjid Lautze hanya ramai sejak maghrib sampai dengan pukul 10 malam.

Menurut A Hui, tidak ada larangan mengumandangkan takbir semalam suntuk. Hanya, pengurus masjid merasa harus toleransi terhadap warga sekitar yang ingin beristirahat.

Tidak ada yang istimewa dalam takbiran kali ini. Hanya sekitar 20 orang yang diperkirakan datang. Namun, warga keturunan yang datang berasal dari berbagai macam kota yang ingin silahturahmi, belajar dan bertemu muka. "Rata-rata dari Bekasi dan Tangerang," ujarnya.

Esok harinya, sekitar pukul 07.00, Masjid Lautze akan menjadi pusat salat Ied warga sekitar Kelurahan Karang Anyar. Imam dan khatib adalah Syarif Hidayatullah (Lauw Sin Hoat). Jumlahnya diprediksi sampai ratusan orang, karena yang salat bukan hanya warga keturunan muslim Tionghoa.

Masjid Lautze adalah tempat ibadah bagi umat muslim yang berlokasi di kawasan perdagangan Pasar Baru. Mayoritas jamaahnya adalah warga keturunan Tionghoa. "Tak hanya kami warga sekitar yang datang, banyak warga keturunan China lain yang datang dari berbagai daerah ketempat ini," ujar A Hui.

Masjid berlantai empat ini berdiri di antara pertokoan milik warga keturunan Tinghoa. Masjid ini diresmikan Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia BJ Habibie pada tahun 1994.
 
Nice post teh effie...

toleransi umat beragama tetap harus diperhatikan..
 
^ setuju bang cimooo /gg met idul fitri yah...
 
saling menghormati dan saling menghargai........................indahnya dunia/no1
 
keren mba effie.../no1

tadi saya liat di tivi ada orang2 amerika yg muslim ngadain takbiran tapi ketakutan gitu,,,

kasian yahh mereka mau ibadah aja pake ke takutan...
m142.gif
m142.gif
m142.gif
 
Taqobbalallahu minna waminkum
Minal Aidzin Wal faizin
 
ane yg tinggal di jakarta aja belum pernah tuh Shalat di Masjid lautze..:(
 
nice info nya ubu effie :-bd:-bd
wah mantaf tuh Takbiran Ala Keturunan Tionghoa di Lautze baru liat gw
 
rumah ane bukan daerah sana gan :) , kalo aja daerah sana . pasti seneng deh liat nya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.