• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Keadaan Terpaksa Membolehkan Yang Terlarang

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. ArRay
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

ArRay

IndoForum Senior C
No. Urut
98490
Sejak
1 Jun 2010
Pesan
5.107
Nilai reaksi
142
Poin
63
Keadaan Terpaksa Membolehkan Yang Terlarang

ISLAM mempersempit daerah haram. Kendatipun demikian soal haram pun diperkeras dan tertutup semua jalan yang mungkin akan membawa kepada yang haram itu, baik dengan terang-terangan maupun dengan sembunyi-sembunyi. Justeru itu setiap yang akan membawa kepada haram, hukumnya haram; dan apa yang membantu untuk berbuat haram, hukumnya haram juga; dan setiap kebijakan (siasat) untuk berbuat haram, hukumnya haram. Begitulah seterusnya seperti yang telah kami sebutkan prinsip-prinsipnya di atas.

Akan tetapi Islam pun tidak lupa terhadap kepentingan hidup manusia serta kelemahan manusia dalam menghadapi kepentingannya itu. Oleh karena itu Islam kemudian menghargai kepentingan manusia yang tiada terelakkan lagi itu, dan menghargai kelemahan-kelemahan yang ada pada manusia. Justeru itu seorang muslim dalam keadaan yang sangat memaksa, diperkenankan melakukan yang haram karena dorongan keadaan dan sekedar menjaga diri dari kebinasaan.

Oleh karena itu Allah mengatakan, sesudah menyebut satu-persatu makanan yang diharamkan, seperti: bangkai, darah dan babi:

"Barangsiapa dalam keadaan terpaksa dengan tidak sengaja dan tidak melewati batas, maka tiada berdosa atasnya, karena sesungguhnya Allah Maha Pengampun dan Maha Belas-kasih." (al-Baqarah: 173)

Yang semakna dengan ini diulang dalam empat surat ketika menyebut masalah makanan-makanan yang haram.

Dan ayat-ayat ini dan nas-nas lainnya, para ahli fiqih menetapkan suatu prinsip yang sangat berharga sekali, yaitu: "Keadaan terpaksa membolehkan yang terlarang."

Tetapi ayat-ayat itupun tetap memberikan suatu pembatas terhadap si pelakunya (orang yang disebut dalam keadaan terpaksa) itu; yaitu dengan kata-kata ghaira baghin wala 'aadin (tidak sengaj 3 dan tidak melewati batas).

Ini dapat ditafsirkan, bahwa pengertian tidak sengaja itu, maksudnya: tidak sengaja untuk mencari kelezatan. Dan perkataan tidak melewati batas itu maksudnya: tidak melewati batas ketentuan hukum.

Dari ikatan ini, para ulama ahli fiqih menetapkan suatu prinsip lain pula, yaitu: adh-dharuratu tuqaddaru biqadriha (dharurat itu dikira-kirakan menurut ukurannya). Oleh karena itu setiap manusia sekalipun dia boleh tunduk kepada keadaan dharurat, tetapi dia tidak boleh menyerah begitu saja kepada keadaan tersebut, dan tidak boleh menjatuhkan dirinya kepada keadaan dharurat itu dengan kendali nafsunya. Tetapi dia harus tetap mengikatkan diri kepada pangkal halal dengan terus berusaha mencarinya. Sehingga dengan demikian dia tidak akan tersentuh dengan haram atau mempermudah dharurat.

Islam dengan memberikan perkenan untuk melakukan larangan ketika dharurat itu, hanyalah merupakan penyaluran jiwa keuniversalan Islam itu dan kaidah-kaidahnya yang bersifat kulli (integral). Dan ini adalah merupakan jiwa kemudahan Islam yang tidak dicampuri oleh kesukaran dan memperingan, seperti cara yang dilakukan oleh ummatummat dahulu.

Oleh karena itu benarlah apa yang dikatakan Allah dalam firmanNya:

"Allah berkehendak memberikan kemudahan bagi kamu, dan Ia tidak menghendaki memberikan beban kesukaran kepadamu." (al-Baqarah: 185)

"Allah tidak menghendaki untuk memberikan kamu sesuatu beban yang berat, tetapi ia berkehendak untuk membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmatNya kepadamu supaya kamu berterimakasih." (al-Maidah: 6)

"Allah berkehendak untuk memberikan keringanan kepadamu, karena manusia itu dijadikan serba lemah." (an-Nisa': 28)
 
walaupun ada keringanan...tp ane ttp aja g akan kuat makan bangkai ato minum darah..

males bgt musti makan gituan........
 
kalau mis situasi nya atau kondisi dimana ga ada yang di makan giman mas...???
gimaan anda menghadapinya...??
 
kalau mis situasi nya atau kondisi dimana ga ada yang di makan giman mas...???
gimaan anda menghadapinya...??

kalau pertanyaanya seperti di atas...
maka jawabanya adalah PUASA...
itu akan lebih baik...

lain halnya klu begini
"ada yang bisa di makan tapi sudah jelas haram"
nah ini perlu penelitian lbh lajut...
apakah y tersedia itu benar2 bisa dimakan...
apakah manusia tidak bisa lagi menahan nafsu laparnya...

klu seandainya kita berada di gurun pasir y tandus...
yng pasti tdak ada yng bisa di makan selain pasir...
en kbetulan hanya kita saja yng ada di sana...
apakah kita akan memakan bagian dari diri kita sendiri...

sebenarnya letak halal haramnya sesuatu tergantung dari kebutuhan...
meskipun itu jalas2 haram tapi dapat bermanfaat akan lbh baik...
klu seandainya y ada cma TA*K en Darah...
sebaiknya tidak usah, karana mubazir (tdak menghilangkan lapar ato haus)...
 
walaupun ada keringanan...tp ane ttp aja g akan kuat makan bangkai ato minum darah..

males bgt musti makan gituan........
> mungkin kalo lagee atit parah yang memerlukan cara infus, qq terpaksa deh tuh mimi darah dengan cara bukan di hirup seh:D:D


> wassalam:)
 
hmmm mau tanya gan !

gimana kalo kita ga tau makanan itu terbuat dari bangke ato dari babi ??
trus kita tau setelah makannya ??
 
hmmm mau tanya gan !

gimana kalo kita ga tau makanan itu terbuat dari bangke ato dari babi ??
trus kita tau setelah makannya ??

yah kalau menurut aku sih ngga apa2 lah
yang penting kita tidak menyadari nya
jangn seandainya pas kita lagi makan trus di kasih tau sama teman bahwa yang kita makan adalah haram...pas kita tau kita malah mengatakan biarin aja nanggung nih. nah ini yang baru jadi dosa :)
 
ini kan "yang terlarang" dalam makanan.. kalo dalam hal lain apa ya? keknya banyak deh skr yang menghalalkan "keadaan terpaksa membolehkan yang terlarang".. <- ngerti ? :D
 
ini kan "yang terlarang" dalam makanan.. kalo dalam hal lain apa ya? keknya banyak deh skr yang menghalalkan "keadaan terpaksa membolehkan yang terlarang".. <- ngerti ? :D

hahhahah ko mikir nya ke situ.......:P:P
 
Atas

Logika juga....tp coba kita pikir dari sudut pandang positif ....jgn dari sudut yg gak ngeh tsb....
Gimana solusinya ????
Kan ada jg jenis manusia yg begituan!!!!Zaman semakin maju...pola pikir manusia terhadap moral makin menyempit.....Yang dilarang semakin dipersempit maknanya....manusia semakin ingin praktis.....
 
ini kan "yang terlarang" dalam makanan.. kalo dalam hal lain apa ya? keknya banyak deh skr yang menghalalkan "keadaan terpaksa membolehkan yang terlarang".. <- ngerti ? :D

mungkin masturbasi termasuk......

setau ane masturbasi itu kan dilarang alias haram, tp daripada memperkosa, maka bila keadaan sudah mendesak :))...masturbasi dibolehkan

intinya membolehkan hal yg haram supaya tidak terjadi sesuatu yg lebih haram..:D
 
mungkin masturbasi termasuk......

setau ane masturbasi itu kan dilarang alias haram, tp daripada memperkosa, maka bila keadaan sudah mendesak :))...masturbasi dibolehkan

intinya membolehkan hal yg haram supaya tidak terjadi sesuatu yg lebih haram..:D

klo yang ini tentu aja tidak bisa dijadikan alasan,
saya beri contoh,
1. rokok/merokok itu haram, apakah saya harus/boleh merokok daripada saya mabok-mabokan, pake narkoba.....????

2. daripada hubungan intim (ML) maka "petting" diperbolehkan apabila mendesak, apakah bener??? tentu saja tidak kan?

ada batasan-batasan, aturan-aturan yang memperbolehkan hal yg haram diperbolehkan.
 
oleh karena itu kita di ajarkan berpuasa...
biar bisa tegar menghadapi suatu cobaan yang lebih berat dari pada puasa di hari ke depan.
 
oleh karena itu kita di ajarkan berpuasa...
biar bisa tegar menghadapi suatu cobaan yang lebih berat dari pada puasa di hari ke depan.

wow tumben yah mas torres kata2 nya emang bisa di andalin :P (juskiding )
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.