• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Penjelasan Kenapa Katak Berubah Kelamin

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. xSimple
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

xSimple

IndoForum Beginner D
No. Urut
91713
Sejak
14 Feb 2010
Pesan
696
Nilai reaksi
53
Poin
28
Atrazin, satu dari jenis pestisida yang kerap digunakan di dunia, mengubah jenis kelamin kodok saat dewasa. Satu dari sepuluh kodok jantan berubah menjadi betina berdasarkan penelitian oleh ahli biologi University of California, Berkeley.



Sebanyak 75 persen dari pestisida jenis Atrazin ini menghasilkan kematian penting pada kemampuan bereproduksi di alam liar. Profesor UC Berkeley, Tyrone B. Hayes, menyatakan kodok jantan kehilangan hormon dan semua fungsi kontrol pada testesterone.
"Termasuk sperma. Jadi kemampuan mereka bereproduksi turun sepuluh persen, dan itupun hanya bisa bereproduksi jika terus-menerus diisolasi bersama kodok betina,' kata Hayes."dalam lingkungan dimana mereka tinggal bersama hewan sejenisnya, mereka tak punya kesempatan bereproduksi."

herrmaphrodite-frog_atrazine.jpg


Sepuluh persen lebih dari kodok itu berubah dari jantan menjadi betina. Selama ini kondisi ini banyak dianggap sebagai kondisi alam hewan amphibi. Dimana mereka memiliki gen mereka yang memungkinkan bisa bereproduksi sesama pejantan.
"Ketika pejantan beranjak dewasa, tergantung dari keluarga, kami mendapatkan dimana-mana 10 sampai 50 persen kodok adalah betina," kata Hayes. "Dalam populasi, gen jantan betina dapat dikurangi oleh kondisi populasi."

954208.jpg


Dari penelitian di laboratorium kodok, the African clawed frog (Xenopus laevis), studi lapangan mengindikasikan atrazine bisa jadi sebagai salah satu perubahan gen aphibi. Hasil temuan Hayes ini akan dipublikasikan pada journal Proceedings of the National Academy of Sciences pekan ini.
Sekitar 80 juta pound herbicida atrazine digunakan dalam proses pembersihan ladang di Amerika Serikat. Sejumlah penelitian sudah menunjukkan atrazine mempengaruhi kemampuan hormon perkembangbiakan sejumlah binatang, seperti ikan, aphibi, burung, dan reptil.

Sumber :
www.tempointeraktif.com / SCIENCEDAILY | PURW
 
berubah kelamin /swt biar gak ketanggap razia gan,,,,

Mantra berhasil gan dengan slow
 
amphibi emang kyk gitu... untung manusia bukan amphibi :D
 
gw baca pelan2 biar ngerti...........................
tpi ternyata ada yg yg gini ya..........
nice ts
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.