• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ayat-Ayat Allah Swt dalam Gempa di Padang !

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. rosa89
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

rosa89

IndoForum Junior A
No. Urut
77770
Sejak
13 Agt 2009
Pesan
2.699
Nilai reaksi
165
Poin
63
aneh.jpg


Gempa besar berkekuatan 7,6 Skala Richter melantakkan kota Padang dan sekitarnya pukul 17.16 pada tanggal 30 September lalu. Gempa susulan terjadi pada pukul 17.58. Keesokan harinya, 1 Oktober kemarin, gempa berkekuatan 7 Skala Richter kembali menggoyang Jambi dan sekitarnya tepat pukul 08.52.

Adalah ketetapan Allah Swt jika bencana ini bertepatan dengan beberapa momentum besar bangsa Indonesia, dulu dan sekarang:

Pertama, tanggal 1 Oktober merupakan hari pelantikan anggota DPR dan DPD periode 2009-2014 yang menuai kontroversi. Acara seremonial yang sebenarnya bisa dilaksanakan dengan amat sederhana itu ternyata memboroskan uang rakyat lebih dari 70 miliar rupiah. Hal ini dilakukan di tengah berbagai musibah yang mengguncang bangsa ini. Dan kenyataan ini membuktikan jika para pejabat itu tidak memiliki empati sama sekali terhadap nasib rakyat yang kian hari kian susah.

Bukan mustahil, banyak kaum mustadh’afin yang berdoa kepada Allah Swt agar menunjukkan kebesaran-Nya kepada para pejabat negara ini agar mau bersikap amanah dan tidak bertindak bagaikan segerombolan perampok terhadap uang umat.

Satu lagi, siapa pun yang berkunjung ke Gedung DPR di saat hari pelantikan tersebut akan mencium aroma kematian di mana-mana. Entah mengapa, pihak panitia begitu royal menyebar rangkaian bunga Melati di setiap sudut gedung tersebut. Bunga Melati memang bunga yang biasanya mengiringi acara-acara sakral di negeri ini, seperti pesta perkawinan dan sebagainya. Namun agaknya mereka lupa jika bunga Melati juga biasa dipakai dalam acara-acara berkabung atau kematian.

Kedua, 44 tahun lalu, tanggal 30 September dan 1 Oktober 1965 merupakan tonggak bersejarah bagi perjalanan bangsa dan negara ini. Pada tanggal itulah awal dari kejatuhan Soekarno dan berkuasanya Jenderal Suharto. Pergantian kekuasaan yang di Barat dikenal dengan sebutan Coup de’ Etat Jenderal Suharto ini, telah membunuh Indonesia yang mandiri dan revolusioner di zaman Soekarno, anti kepada neo kolonialisme dan neo imperialisme (Nekolim), menjadi Indonesia yang terjajah kembali. Suharto telah membawa kembali bangsa ini ke mulut para pelayan Dajjal, agen-agen Yahudi Internasional, yang berkumpul di Washington.


--------------------------------------------------------------------------
Gempa dan Ayat-Ayat Allah Swt

Segala sesuatu kejadian di muka bumi merupakan ketetapan Allah Swt. Demikian pula dengan musibah bernama gempa bumi. Hanya berseling sehari setelah kejadian, beredar kabar—di antaranya lewat pesan singkat—yang mengkaitkan waktu terjadinya musibah tiba gempa itu dengan surat dan ayat yang ada di dalam kitab suci Al-Qur’an.

“Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur’an!” demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Qur’an dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayat ayat Allah Swt tersebut:

17.16 (QS. Al Israa’ ayat 16): “Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya.”

17.58 (QS. Al Israa’ ayat 58): “Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya), melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).”

8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya.”

Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir’aun dan pengikut-pengikutnya. Ini tentu sangat menarik.

Gaya hidup bermewah-mewah seolah disimbolisasikan dengan acara pelantikan anggota DPR yang memang WAH. Kedurhakaan bisa jadi disimbolkan oleh tidak ditunaikannya amanah umat selama ini oleh para penguasa, namun juga tidak tertutup kemungkinan kedurhakaan kita sendiri yang masih banyak yang lalai dengan ayat-ayat Allah atau malah menjadikan agama Allah sekadar sebagai komoditas untuk meraih kehidupan duniawi dengan segala kelezatannya (yang sebenarnya menipu).


--------------------------------------------------------------------------
Dan yang terakhir, terkait dengan “Fir’aun dan para pengikutnya”, percaya atau tidak, para pemimpin dunia sekarang ini yang tergabung dalam kelompok Globalis (mencita-citakan The New World Order) seperti Dinasti Bush, Dinasti Rotschild, Dinasti Rockefeller, Dinasti Windsor, dan para tokoh Luciferian lainnya yang tergabung dalam Bilderberg Group, Bohemian Groove, Freemasonry, Trilateral Commission (ada lima tokoh Indonesia sebagai anggotanya), sesungguhnya masih memiliki ikatan darah dengan Firaun Mesir (!).

David Icke yang dengan tekun selama bertahun-tahun menelisik garis darah Firaun ke masa sekarang, dalam bukunya “The Biggest Secret”, menemukan bukti jika darah Firaun memang menaliri tokoh-tokoh Luciferian sekarang ini seperti yang telah disebutkan di atas. Bagi yang ingin menelusuri gais darah Fir’aun tersebut hingga ke Dinasti Bush, silakan cari di www.davidicke.com (Piso-Bush Genealogy), dan ada pula di New England Historical Genealogy Society.

Nah, bukan rahasia lagi jika sekarang Indonesia berada di bawah cengkeraman kaum NeoLib. Kelompok ini satu kubu dengan IMF, World bunk, Trilateral Commission, Round Table, dan kelompok-kelompok elit dunia lainnya yang bekerja menciptakan The New World Order. Padahal jelas-jelas, kubu The New World Order memiliki garis darah dengan Firaun. Kelompok Globalis-Luciferian inilah yang mungkin dimaksudkan Allah Swt dalam QS. Al Anfaal ayat 52 di atas. Dan bagi pendukung pasangan ini, mungkin bisa disebut sebagai “…pengikut-pengikutnya.”

Dengan adanya berbagai “kebetulan” yang Allah Swt sampaikan dalam musibah gempa kemarin ini, Allah Swt jelas hendak mengingatkan kita semua. Apakah semua “kebetulan” itu sekadar sebuah “kebetulan” semata tanpa pesan yang berarti? Apakah pesan Allah Swt itu akan mengubah kita semua agar lebih taat pada perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya? Atau malah kita semua sama sekali tidak perduli, bahkan menertawakan semua pesan ini sebagaimana dahulu kaum kafir Quraiys menertawakan dakwah Rasulullah Saw? Semua berpulang kepada diri kita masing-masing.
Wallahu’alam


--------------------------------------------------------------------------
Eramuslim.com
 
kebetulankah atau "teguran" kah ?
yang jelas mari kita semua istighfar, tengok kebelakang apa2 yg telah kita perbuat...
ampuni kami ya Allah..
 
subhanalloh..emang bener....azab alloh datang tanpa diduga..istigfar aja deh para pemimpin indonesia
 
Semakin banyak musibah, mestinya semakin mendorong untuk kita semakin taat kepada Nya dengan jalan melaksanakan syariah-Nya, yakni meninggalkan semua yang dilarang-Nya dan menjalankan yang diwajibkan oleh-Nya. Penolakan terhadap syariah Allah dengan tetap membiarkan kemaksiatan dalam berbagai aspek kehidupan (ekonomi ribawi, budaya pornografi, korupsi dan sebagainya) adalah bukti nyata dari sikap durhaka
 
kasian juga yah buat korban gempanya...

tapi knapa ga skalian aja yang orang2 kyak hidup mewah tapi durhaka ditimpa musibah juga
 
baehaqi berkata:
tapi knapa ga skalian aja yang orang2 kyak hidup mewah tapi durhaka ditimpa musibah juga

orang2 seperti itu sudah ada jatahnya brow... yakinlah Allah Maha Tahu, Maha Adil dan tak pernah lupa.
 
kasian juga yah buat korban gempanya...

tapi knapa ga skalian aja yang orang2 kyak hidup mewah tapi durhaka ditimpa musibah juga

bukankah harta itu juga bagian dari cobaan dari Allah, saudara ku??
 
bukankah harta itu juga bagian dari cobaan dari Allah, saudara ku??

Iye Tuh misalnya kite Daped Harta Tiba2 ilang atau Terbakar ata apa lah lalu kita pasti aaaa kesel gua Kenapa Harta gua ilang Yahhh kan Harta Dari allah Dititip kan Ke kite Lalu akan Diambil lagi oleh allah :):):)
 
Assalamu'alaikum
ana user dari padang, t4 trjdi bencana gempa
pertama-tama alhamdulillah ana selamat dari musibah tersebut.
saya ceritakan sedikit pengalaman saat gempa, selamat membaca.
di kampus jam 5 lewat ana di lantai 3 gedung sedang ikut ujian open asisten laboratorium(terdapat sekitar 15 orang disana), lalu gempa terjadi semua berhamburan keluar ruangan terus ke bawah lewat tangga darurat, saat sudah di depan pintu alhamdulillah tembok yang roboh karena gempa tidak menumpuk ana, seandainya terlambat bisa saja ana kena ditimpuk, tetapi malang bagi bagi teman ana kena timpuk dan langsung terluka, alhamdulillah lukanya tidak separah yg saya bayangkan

itu sekilas saja.

saya akan buka kartu tentang hotel ambacang.
di dalam hotel itu terdapat pub yg sangat digemari di kota padang, bro-bro semua tahukan pub amat mungkin maksiat merajalela disana. satu kebingungan yg menghampiri saya saat ini, kampanye wali kota yg sudah melaksanakan gerakan antipekat (anti perbuatan maksiat) yg katanya ingin menolak bala dan bencana yang bisa datang akibat pekat ini contohnya dengan merazia hotel-hotel dan pub melalui satpol pp ,tetapi ironis sekali, nyatanya sudah terjadi bencana, tolong tanggapi bro-bro!
terima kasih
 
Bencana itu bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, bencana itu menimpa orang-orang umum dikarenakan perbuatan orang-orang khusus.

Mengambil ibrah dengan apa yang terjadi itu bagus, agar kita bisa intropeksi diri, tapi mengaitkannya dengan kebinasaan suatu negeri, dengan fir'aun dan pengikut-pengikutnya,maka dibutuhkan dalil yang jelas. karena seakaan-akan sumatera barat dan jambi itu adalah negeri firaun, bahwa penduduknya semuanya durhaka dan lain sebagainya. atas dasar apa kita berbicara seperti itu? bukankah cukup bagi kita dan keluarga kita mengambil ibrah dengan hal tersebut? kenapa tidak dikaitkan saja semua bencana di indonesia ini dengan alquran, bagaimana kalau salah satu bencana bertepatan dengan cerita tentang surga? nah lho?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.