• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

indahnya busana muslim...

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. judi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

judi

IndoForum Activist D
No. Urut
12992
Sejak
22 Mar 2007
Pesan
12.330
Nilai reaksi
459
Poin
83
Wilders Usul Denda Wanita Berjilbab
Kamis, 17 September 2009 - 11:18 wib
text TEXT SIZE :
Share
Nurfajri Budi Nugroho - Okezone
Geert Wilders (Foto: Press TV)

AMSTERDAM - Geert Wilders kembali berulah. Politisi Belanda ini terus menunjukkan kebenciannya terhadap Islam. Setelah menghina Alquran dan Nabi Muhammad SAW, kini dia meminta parlemen meloloskan undang-undang untuk menjatuhkan denda kepada perempuan berjilbab.

Wilders meminta perempuan yang menutup aurat didenda 1.000 euro atau setara USD1.461 per tahun. Pemimpin Partai Kebebasan PVV berhaluan kanan-liberal ini melontarkan pernyataannya itu dalam perdebatan di parlemen membahas rencana anggaran, Rabu waktu setempat.

"Siapa pun yang mau memakai penutup kepala, terlebih dahulu harus mengajukan permohonan lisensi berjilbab," ucap Wilders, yang dikutip melalui Press TV, Kamis (17/9/2009).

Denda, yang disebutnya sebagai "pajak kain kepala", dimaksudkan dia untuk mendemotivasi orang-orang dalam menggunakan pakaian Muslim.

Pada tahun lalu Wilders membangkitkan amarah umat Islam seluruh dunia dengan filmnya berjudul Fitna, yang menghi
http://international.okezone.com/read/2009/09/17/18/258441/18/wilders-usul-denda-wanita-berjilbab

he..he..ane gak bermaksud memindahkan FA ke room islam...cuma ane mau ketawa aja kenapa ada orang yg segitu bencinya sama islam..kebencian menyebabkan orang tidak lagi berpikir logis...kenapa yah mereka -mereka yg berpakaian gak jelas dengan mempertontonkan bagian tubuh ditempat umum yg secara kesopanan barat apalagi timur sudah tidak pantas dikenakan malah lebih diterima daripada yg berpakaian lebih sopan dan lebih pantas...

padahal mudah sekali jika mereka yg membenci busana muslim jika mereka mau melihat busana muslim itu sebagai salah satu mode dalam berpakaian dan berpenampilan..terlepas didalamnya ada ajaran dan nilai sebuah agama yg mendasarinya...
 
Mungkin mereka berarti menyadari begitu besar dan agungnya Islam, sehingga paranoid seperti itu....
 
he..he..lagipula masa mau berbusana sopan harus mohon ijin segala...
 
Wah lagi2 si Geert Wilders .... orang sakit itu kk. /wah gak udah didengerin /ok
 
sampe segitunya kah kebencian orang2 kafir terhadap muslimat...??
 
Saya tidak menyangka bahwa diluar sana banyak saudara kita yang hidup dalam keadaan terkekang. Sedangkan umat non islam dinegara ini saja masih diberi kebebasan untuk beribadah, yang notabene tinggal di negara yang mayoritas masyarakatnya beragama islam..!

Sungguh bijak & toleran sekali ajaran-Mu ini, subhanallah..!
 
padahal mudah sekali jika mereka yg membenci busana muslim jika mereka mau melihat busana muslim itu sebagai salah satu mode dalam berpakaian dan berpenampilan..terlepas didalamnya ada ajaran dan nilai sebuah agama yg mendasarinya...

Mode dalam berpakaian??

Hmm.....ak agak kurang setuju ma yang satu ini, memang tidak semuanya, tapi yang ak lihat faktanya, bahwa di sini, trend jilbab itu campur ma budaya barat, pake jilbab iya, tapi pake jeans super ketat ditambah kaos jungkie yang lengan panjang.......keknya masih bagusan ga pake jilbab......

Ak berfikir bahwa trend jilbab kek gitu adalah masalah tingkat iman saja, tapi masalah realnya adalah ga satu orangpun tau sedalam apa tingkat iman orang lain. jadi maksodku adalah trend jilbab yang ak sebut diatas itu bila dicontohkan ma yang lebih tua, yang muda justru mengartikan itu adalah lampu hijau untuk gaya sekaligus menjadi muslim dalam islam.

Saya tidak menyangka bahwa diluar sana banyak saudara kita yang hidup dalam keadaan terkekang. Sedangkan umat non islam dinegara ini saja masih diberi kebebasan untuk beribadah, yang notabene tinggal di negara yang mayoritas masyarakatnya beragama islam..!

Sungguh bijak & toleran sekali ajaran-Mu ini, subhanallah..!

Sayangnya ajaran islam memang kek gitu, tapi bukan tanpa sebab, toh semua ak rasa sudah tau klo masalah kek gini, intinya adalah kesabaran.

Masalah pakaian, pengekangan, dan atau apalah itu, kalau ak melihat dari sudut pandang mataku, itu semua hanyalah batu pijakan untuk mencapai iman ke level yang lebih atas. batu pijakan ini bisa diartikan cobaan, sodara/i kita diluar sana diberi kehormatan oleh Allah SWT untuk mengalami ujian/kesulitan yang pernah di ujikan kepada kaumnya dahulu, kita sudah tau bagaimana bentuk ujiannya dan bagaimana menjawab ujiannya, memang kemungkinan tidak akan sama persis, tapi toh itu hanya variasi dalam ujian. Tinggal masalahnya apakah mereka atau kita sadar akan ujian itu??

Sama seperti kita dimari yang menghadapi plularisme dalam islam, blom lagi toleransi dengan agama lain, kejadian kek gini khan sudah pernah ada, hanya saja saat ini kita yang diberi kehormatan untuk mengalami "dejavu". apa bedanya pada masa ini dimana kita diperangi oleh sesama kita?? dengan masa dimana khalifah utsman yang ketika terjadi perpecahan dalam kubu islam, yang akan digantikan oleh khalifah ali?? hanya kita diberi sedikit variasi, itu aja.....

Perbedaan yang mendasar adalah "mereka2 (para sahabat)" yang mengalaminya pada masa terdahulu tidak mempunyai contoh, tapi mempunyai nabi yang diberi izin untuk membimbing mereka sehingga mereka2 mempunyai amalan2 yang sulit untuk kita tandingi.


Sama seperti kisah nabi ayyub, dimana pernah ak dengar ada lebih dari 30 nabi yang meminta kepada Allah untuk diberikan cobaan yang sama seperti nabi ayyub, tapi tidak dikabulkan oleh Allah dan Allah hanya memberikan cobaan ini kepada nabi Ayyub seorang.


Ini hanyalah ujian, hanya saja levelnya bukan main2, kekuatan otak, kematangan berfikir, juga nyali kita di test pada ujian ini. untuk membuktikan "apakah benar kita adalah umat Nabi Muhammad??" dan apakah memang benar kita ini benar2 pantas untuk mendapatkan apa yang dijanjikan dalam Al-Quran atas pengorbanan maupun amalan kita selama di dunia??

Seberapa besar pengorbanannya, seberapa besar amalannya?? Ak sendiri ga punya jawaban, menurutku untuk pertanyaan kek gini, hanya waktu dan pengalaman yang bisa menjawab.
 
Dulu saya pernah dengar-dengar di Prancis juga gak boleh wanita muslim berjilbab, ya kan?
 
Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, walaupun sedikit terbuka namun ingin sedikit demi sedikit menutup aurat sudah Alhamdulillah, bukankah alangkah lebih baik mensyukuri nikmat, hidayah dan karunia yang telah diberikan apabila dibandingkan dengan yang biasa 2x saja...
Oia, sekedar berbagi pengalaman, di Cina (tepatnya ane lupa) kakak perempuan saya pernah disuruh turun dari bis, gara2x pake jilbab...
 
Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, walaupun sedikit terbuka namun ingin sedikit demi sedikit menutup aurat sudah Alhamdulillah, bukankah alangkah lebih baik mensyukuri nikmat, hidayah dan karunia yang telah diberikan apabila dibandingkan dengan yang biasa 2x saja...
Oia, sekedar berbagi pengalaman, di Cina (tepatnya ane lupa) kakak perempuan saya pernah disuruh turun dari bis, gara2x pake jilbab...

setuju...kesadaran memang kadang bertahap:D
 
Kalau sewaktu SMA aku dulu, sempet geger juga masalah foto ijazah, saat difoto, cewek yang memakai jilbab harus memperlihatkan telinganya, kalau enggak ya ijazah ga akan keluar karena ga ada fotonya... Padahal telinga kan juga termasuk aurat. Sampai2 banyak yang protes tentang aturan itu dan temen2 cewek aku yang dipaksakan aturan seperti itu banyak yang menangis...

yah, memang ujian keimanan itu akan selalu ada..
 
neziar berkata:
tapi yang ak lihat faktanya, bahwa di sini, trend jilbab itu campur ma budaya barat, pake jilbab iya, tapi pake jeans super ketat ditambah kaos jungkie yang lengan panjang.......keknya masih bagusan ga pake jilbab......

hahaha.. tul bro.. di t4 saya namanya baju "muslim" model "tutup atas, buka bawah" :">
 
Mode dalam berpakaian??

Hmm.....ak agak kurang setuju ma yang satu ini, memang tidak semuanya, tapi yang ak lihat faktanya, bahwa di sini, trend jilbab itu campur ma budaya barat, pake jilbab iya, tapi pake jeans super ketat ditambah kaos jungkie yang lengan panjang.......keknya masih bagusan ga pake jilbab......

Ak berfikir bahwa trend jilbab kek gitu adalah masalah tingkat iman saja, tapi masalah realnya adalah ga satu orangpun tau sedalam apa tingkat iman orang lain. jadi maksudku adalah trend jilbab yang ak sebut diatas itu bila dicontohkan ma yang lebih tua, yang muda justru mengartikan itu adalah lampu hijau untuk gaya sekaligus menjadi muslim dalam islam.

Memang benar fenomena seperti ini kerap kita lihat disekitar kita. Inilah yg disebut oleh Rasulullah nanti dengan "Di akhirat nanti, orang miskin masuk neraka (dengan) mengantri". Mengapa mengantri? mengapa umat islam nantinya masuk neraka saja sampai mengantri?. Tidak lain adalah karena banyaknya yg akan masuk neraka.
Apa yg dimaksud Rasulullah dengan "orang miskin" diatas? Tidak lain adalah orang yang mengaku dirinya Islam tapi tiada ber-Ilmu. Ilmu yg dimaksud tidak lain adalah ilmu agama.
Fenomena yang terjadi diatas adalah karena ketidak-tahuan mereka akan arti dari "jilbab" itu sendiri. Dan mungkin mereka merasa sudah cukup tahu.

Satu hal lagi, saya pernah menghardik seorang wanita berjilbab yg sedang dibonceng motor (mungkin oleh pacarnya) dikarenakan gayanya membonceng yg membuat saya menjadi marah. Gaya memboncengnya adalah dengan merangkul laki² didepannya, tangan kanan dibahu, tangan kiri dipinggang. Apa gunanya dia menutup aurat tapi kelakuannya tidak layak sebagai seorang muslimah?.

Jadi tidak aneh kalau banyak saudari kita yg masih salah kaprah ..... /wah
 
^^^
bener gw jadi sedih jg. tp koq lingkungan terdekat "mereka" (ortu misalnya) ga sedikit yg menegur "mereka' malah membiarkannya dengan penuh kebanggan. selain itu tren gunain sorban ama anak2 muda jg dah membuat miris, dah tau kan capa yang mulai tu tren.

tentang si wilders emang pantas deh dikutuk jadi kodok!!!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.