• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mengetes Otak Kiri Dan Otak Kanan

Vans eiger

IndoForum Senior C
No. Urut
69130
Sejak
22 Apr 2009
Pesan
5.332
Nilai reaksi
212
Poin
63
Sebelumnya, anda pasti De Ja Vu kan dengan judul thread ini ???
Eits.... tunggu dulu.... jika thread lawas saya pernah memberikan judul yang sama, tetapi ada perbedaan yang signifikan.. yaitu baik dari analogi, filosofi serta banyaknya imporvisasi yang akan anda temui... baik kalau begitu bacalah cuplikan article ini :


Seseorang yang ‘hebat’ secara akademis, pada umumnya sangat kuat dalam logika, kata, daftar, angka, linieritas, analisis, dan sejenisnya. Menurut Tony Buzan (Use Your Head: 1993): hasil aktivitas otak kiri manusia.

Adapun otak kanan lebih berkaitan menangani irama, imajinasi, warna, angan-angan, kesadaran ruang, gambaran menyeluruh dan dimensi. Belakangan berkumandang anjuran, jangan hanya memanfaatkan otak kiri, otak kanan juga dong.

Konon, para ilmuwan hebat memanfaatkan otak kiri. Para seniman kuat di otak kanan. Mana tahu, Sampeyan hebat memanfaatkan otak kiri, canggih membedayakan otak kiri. Piawai menghitung fulus fasih berimajinasi. Mana tahu lho.

Setiap manusia memiliki kecenderungannya masing2 dalam penggunaan otak kanan atau otak kiri, baik sadar ataupun dibawah sadarnya. Hal ini bergantung pada banyak faktor yang mempengaruhinya sejak masih kecil bahkan sejak dalam kandungan. Kecenderungan berpikir dengan otak kanan ataupun kiri merupakan hasil dari suatu proses yang sangat panjang dan yang tak boleh kita lupakan adalah kecenderungan ini adalah suatu berkah ciptaan Allah, Sang Maha Pencipta.

Dikarenakan kedua kecenderungan berpikir ini, baik dengan otak kanan maupun dengan otak kiri merupakan ciptaan Allah, maka ada baiknya kita masing2 membuka diri untuk menyelami dan menghayati keperbedaan ini, dengan sikap yang positif.

Untuk memahami fungsi otak kita, saya coba uraikan sebagai berikut:
Otak kanan — KREATIF — Bentuk, Intuisi, Lagu &musik, Warna warni, Simbol, Gambar, Imajinasi, Menghayal

Otak kiri – ANALITIK — Bahasa verbal, Matematika, Logika, Angka2, Urutan2, Penilaian, Analisis, Linier

Dari penjabaran diatas, kita dapat simpulkan betapa perbedaan “bahasa” diantara kedua sisi otak kita adalah tidak sama. Seorang yang memilih jurusan, profesi atau pekerjaan berdasarkan kemampuan otaknya dalam mencerna “bahasa” pikiran, tentunya telah terbiasa menggunakan bagian otaknya (kanan atau kiri) sehingga bagian tersebut lebih banyak berperan dalam kehidupannya sehari-hari. Sehingga adalah kurang tepat, bila serta merta seorang seniman musik dipaksakan bekerja untuk menghitung angka2, rumus2 dan analisa.

Demikian juga sebaliknya, adalah kurang tepat bila serta merta seorang financial analisis dipaksakan bekerja untuk hal2 yang bebahasa symbol, imajinasi dan gambar abstrak.

Selayaknya kita menganggap kecenderungan ini bukan sebagai suatu kelemahan, tapi justru menjadi suatu kelebihan pada tiap individu. Kelebihan yang bila diolah dengan baik akan menghasilkan KEKUATAN dalam diri individu itu sendiri. .

Bayangkan bila kedua kekuatan ini dapat digunakan secara adil, seimbang dan harmonis dalam suatu frame kehidupan atau kemitraan, akan menjadi suatu kekuatan yang luar biasa, karena tentunya bisa saling mengisi dan saling melengkapi. Penyeimbangan antar kedua fungsi otak kanan dan kiri inilah yang akan memberikan kontribusi pemikiran yang lebih baik daripada pemikiran yang hanya condong pada satu sisi otak saja.

Namun sebagai individu yang berbeda, tentunya kendala2 pemahaman “bahasa otak” akan sedikit mengalami adaptasi, dan hal ini dapat diatasi bila kedua pihak saling bertoleransi dan berpikiran positif.

Berikut ini tip atau cara mengetahui apakah anda cenderung menggunakan otak kiri atau otak kanan.

Rentangkan dua tangan anda keatas seperti ini :

Kemudian lakukan suatu gerakan hingga kedua tangan seperti dibawah ini:

tanganmengepalot7.jpg

Coba anda perhatikan jempol tangan kiri dan tangan anda berada dimanakah?

jempolve4.jpg

Jika “jempol tangan kiri” anda berada paling atas (dipuncak) maka selamat anda telah bertipe “otak kanan”

Sebaliknya jika “jempol tangan kanan” anda berada diatas (dipuncak) maka selamat anda telah bertipe “otak kiri”

TEST PENGACAU OTAK KIRI DAN OTAK KANAN

warna.jpg

Coba anda perhatikan tulisan-tulisan di atas yang menyatakan warna (Yellow, Orange, Blue, Black, Green, Red, dan selanjutnya), kemudian sebutkanlah warnanya bukan menyebutkan tulisannya. Otak kanan anda berusaha menyebutkan warnanya, tetapi otak kiri anda tetap membaca tulisannya ! Coba anda praktekkan, pasti anda akan terganggu oleh konflik otak kiri dan otak kanan anda.


Semoga dapat dipahami... dan jika berkenan saya akan menerima GRP anda dengan senang hati :D:D
 
@TS
in kek na di perbaharui ya/?
coz ada perubhan yang signifikan

IPC WAS HERE
 
aku OTAK Kiri Donk...:D
Emang Kenapa KK??Bagus Mana Otak Kiri apa otak kanan??
 
aku OTAK Kiri Donk...:D
Emang Kenapa KK??Bagus Mana Otak Kiri apa otak kanan??

Kalo Otak kiri condong kearah Matematikawan / fisikawan / di SMA jurusanya IPA dengan memanfaatkan logika..:D:D

Namun Otak Kanan, orang ini condong ke seni, daya imajinasinya tinggi dan tekat dalam mengambil resiko itu kuat kalau di SMA orang ini cocok di jurusan IPS. <~ tipe ini cocok menjadi Pebisnis :D:D
 
Makasih atas infonya pren. sekalian ijin buat posting di blog ya.. :D
 
Wah TS muridnya JOE SANDY yach /heh
 
otak kiri kanan

pastinya aku pengen punya otak:D tapi boleh juga bro buat nambah pemikiran ;););) I like it:-*:-*:-*:-*
 
pendidikan konvensional (SD ampe kuliah) selalu n terlalu banyak mencerdaskan otak kiri, apalagi Pasca Sarjana..makin tinggi pendidikan, makin kiri dah..cuma playgroup ma TK doang yg ngembangin otak kanan..;))

Albert Einsten padahal bersikukuh "Imajinasi ntu lebih utama dari pada Ilmu Pengetahuan"..imajinasi ntu kanan, ilmu pengetahuan kiri..:-bd

kesuksesan 80% ditentukan oleh otak kanan, lantaran tak tercerainya otak kanan ma EQ n SQ..otak kiri dah pd tau pangkalannya IQ..jadi gw pribadi bilang kanan ntu lebih utama dari kiri, meskipun keseimbangan keduanya penting :-bd
 
Kalo udah pernah tes IQ ga usah repot2 lagi pake metode "lipat tangan" karena seringkali metode ini kurang tepat:D, liat aja hasil tes, lebih memberikan gambaran tepat..
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.