• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita "Hacker" Wanita China Lumpuhkan AS

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Nemesis
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Nemesis

IndoForum Activist E
No. Urut
55724
Sejak
26 Okt 2008
Pesan
9.732
Nilai reaksi
503
Poin
113
105822.jpg


Selama ini, AS boleh membanggakan industri persenjataannya. Namun untuk pertahanan cyber, negara adi kuasa juga kewalahan. Apalagi dengan serbuan hacker-hacker nasionalis China. Siapa sangka, motornya seorang wanita.

Serangan cyber ke AS bukan hal baru. Tapi yang terbesar adalah pada 4 Mei 2001, saat situs Gedung Putih yang merupakan simbol pemerintahan mendapat serangan. Situs itu mulai mengeluarkan pesan error pada jam 8 pagi. Siang harinya, whitehouse.gov benar-benar mati total, akibat serangan yang disebut distributed denial-of-service (DDoS).

Dari kejauhan hacker menyerang server Gedung Putih dengan ribuan permintaan. Akibatnya, situs itu menjadi macet.

Hacker China sejak awal memang menjadi masalah bagi AS. Terlebih saat pesawat AS, EP-3 reconnaissance yang terbang di selatan pantai China bertabrakan dengan pesawat jet serbu China F-8.

Pilot AS berhasil lolos dari maut, tapi pilot China tidak berhasil menyelamatkan diri. Akibat peristiwa itu, hacker China naik pitam. Meskipun bukan serangan yang pertama, tapi gelombangan serangan itu adalah yanag paling besar. Bahkan New York Times menyebutnya sebagai Perang Dunia hacker.

Beberapa serangan jelas-jelas menunjukkan dilakukan oleh hacker dari China. "Hancurkan Imperialisme Amerika [sic]! Serang arogansi anti China!" demikian pesan yang terpampang di salah satu situs Departemen Dalam Negeri AS.

"CHINA HACK!" juga muncul di halaman muka departemen buruh. "I AM CHINESE," tulis seseorang di situs angkatan laut AS. Hacker dari Arab Saudi, Argentina dan India juga melakukan ulah yang sama.

Serangan hacker China tidak terkoordinasi, namun intensitasnya tidak bisa dianggap sebelah mata. Selama dua tahun terakhir, mereka berhasil menyadap file penting milik NASA. Selain itu juga menguasai sistem komputer kritis milik Departemen Perdagangan. Sementara yang dianggap mendukung kemerdekaan Tibet termasuk situs CNN juga dilumpuhkan.

Sungguh tidak diyana salah satu kelompok hacker terbesar di China dipimpin oleh perempuan bernama Xiao Tian. Dia adalah pemimpin kelompok hacker yang disebut China Girl Security Team. Anggota kelompok yang mencapai 2.200 orang itu, bertanggung jawab pada berbagai aksi penggantian halaman depan berbagai situs.

Selama bertahun-tahun komunitas intelijen AS telah mengkhawatirkan, pemerintah China melakukan serangan ke infrastruktur cyber. Lalu apakah hacker ini dikoordinir oleh pemerintah China? James C Mulvenon, direktur lembaga think tank pertahanan Center for Intelligence Research and Analysis mengatakan tindakan hacking China lebih digalang oleh warga sipil yang melakukan patriotic hacking.

Di China, menjadi hacker tampak jadi cita-cita anak mudanya. Perkembangan hacker sangat didukung oleh situasi, banyak terdapat majalah, serta terdapat banyak kelompok hacker yang saling bertukar keahlian.

Survei Shanghai Academy of Social Sciences pada 2005 terhadap anak SD apakah lebih hacker atau bintang rock, 43% mengatakan lebih memuja hacker China. Bahkan sepertiganya mengatakan ingin menjadi salah satunya.

Keinginan menjadi hacker itu dipicu oleh nasionalisme yang didorong oleh perkembangan internet. Generasi pascaTiananmen tak lagi giat di demokratisasi, tapi nasionalisme lebih ditunjukkan dengan beroposisi terhadap negara barat. Tapi pejuang internet China yang menyebut dirinya sebagai red hacker bertindak sendiri, namun secara tidak langsung seperti atas nama pemerintah China.

Hacker China juga gila perhatian dengan memposting kesuksesannya, menyediakan email, URL, bahkan nomor ponsel. Hacker bisa ditemui di berbagai situs, misalnya saja hackbase.com, hacker123.com, atau hack8.cn.

Pada Februari, Presiden Barack Obama meluncurkan program penyelidikan 60 hari keamanan cyber guna memperkuat pertahanan internetnya. Komisi China Economic and Security Review dalam laporannya menyebut, spionase cyber China bisa menjadi ancaman terbesar pada teknologi AS.

Komisi itu menyebut pusat listrik serta air bisa menjadi target, selain itu air traffic control bandar udara, juga perbankan. Menyadari hal itu, pada Februari Presiden Obama mengajukan permintaan dana sebesar US$355 juta untuk mengamankan infrastrukltur cyber di sektor pemerintan maupun swata. Apakah ini akan berhasil menghentikan hacker nasionalis dari China?


sumber
 
Survei Shanghai Academy of Social Sciences pada 2005 terhadap anak SD apakah lebih hacker atau bintang rock, 43% mengatakan lebih memuja hacker China. Bahkan sepertiganya mengatakan ingin menjadi salah satunya.
apa cita-citamu, nak? Hacker bu..

hehehe.....sudah melanda china nih untuk bercita-cita jadi hacker
 
wah

wah hebat tuh china.

bagaimana dengan hacker indonesia?
ayou kita majukan...
 
klo hacker indo lawannya hacker malingsial :D
 
Adoh2, gw paling ga suka sama hacker yg merugikan, kalau menguntungkan buat orang banyak sih ga masalah....
apalagi sama hacker yg buat2 virus, hajar aja lah...
 
hacker koq "tampil" ya :-/ pake ninggalin no telp sgala, kaya jasa dong jadinya ;))
 
amrik emang sering dijebol ya sama hacker2 lain
dulu sama eropa juga pernah
 
105822.jpg


Selama ini, AS boleh membanggakan industri persenjataannya. Namun untuk pertahanan cyber, negara adi kuasa juga kewalahan. Apalagi dengan serbuan hacker-hacker nasionalis China. Siapa sangka, motornya seorang wanita.

Serangan cyber ke AS bukan hal baru. Tapi yang terbesar adalah pada 4 Mei 2001, saat situs Gedung Putih yang merupakan simbol pemerintahan mendapat serangan. Situs itu mulai mengeluarkan pesan error pada jam 8 pagi. Siang harinya, whitehouse.gov benar-benar mati total, akibat serangan yang disebut distributed denial-of-service (DDoS).

Dari kejauhan hacker menyerang server Gedung Putih dengan ribuan permintaan. Akibatnya, situs itu menjadi macet.

Hacker China sejak awal memang menjadi masalah bagi AS. Terlebih saat pesawat AS, EP-3 reconnaissance yang terbang di selatan pantai China bertabrakan dengan pesawat jet serbu China F-8.

Pilot AS berhasil lolos dari maut, tapi pilot China tidak berhasil menyelamatkan diri. Akibat peristiwa itu, hacker China naik pitam. Meskipun bukan serangan yang pertama, tapi gelombangan serangan itu adalah yanag paling besar. Bahkan New York Times menyebutnya sebagai Perang Dunia hacker.

Beberapa serangan jelas-jelas menunjukkan dilakukan oleh hacker dari China. "Hancurkan Imperialisme Amerika [sic]! Serang arogansi anti China!" demikian pesan yang terpampang di salah satu situs Departemen Dalam Negeri AS.

"CHINA HACK!" juga muncul di halaman muka departemen buruh. "I AM CHINESE," tulis seseorang di situs angkatan laut AS. Hacker dari Arab Saudi, Argentina dan India juga melakukan ulah yang sama.

Serangan hacker China tidak terkoordinasi, namun intensitasnya tidak bisa dianggap sebelah mata. Selama dua tahun terakhir, mereka berhasil menyadap file penting milik NASA. Selain itu juga menguasai sistem komputer kritis milik Departemen Perdagangan. Sementara yang dianggap mendukung kemerdekaan Tibet termasuk situs CNN juga dilumpuhkan.

Sungguh tidak diyana salah satu kelompok hacker terbesar di China dipimpin oleh perempuan bernama Xiao Tian. Dia adalah pemimpin kelompok hacker yang disebut China Girl Security Team. Anggota kelompok yang mencapai 2.200 orang itu, bertanggung jawab pada berbagai aksi penggantian halaman depan berbagai situs.

Selama bertahun-tahun komunitas intelijen AS telah mengkhawatirkan, pemerintah China melakukan serangan ke infrastruktur cyber. Lalu apakah hacker ini dikoordinir oleh pemerintah China? James C Mulvenon, direktur lembaga think tank pertahanan Center for Intelligence Research and Analysis mengatakan tindakan hacking China lebih digalang oleh warga sipil yang melakukan patriotic hacking.

Di China, menjadi hacker tampak jadi cita-cita anak mudanya. Perkembangan hacker sangat didukung oleh situasi, banyak terdapat majalah, serta terdapat banyak kelompok hacker yang saling bertukar keahlian.

Survei Shanghai Academy of Social Sciences pada 2005 terhadap anak SD apakah lebih hacker atau bintang rock, 43% mengatakan lebih memuja hacker China. Bahkan sepertiganya mengatakan ingin menjadi salah satunya.

Keinginan menjadi hacker itu dipicu oleh nasionalisme yang didorong oleh perkembangan internet. Generasi pascaTiananmen tak lagi giat di demokratisasi, tapi nasionalisme lebih ditunjukkan dengan beroposisi terhadap negara barat. Tapi pejuang internet China yang menyebut dirinya sebagai red hacker bertindak sendiri, namun secara tidak langsung seperti atas nama pemerintah China.

Hacker China juga gila perhatian dengan memposting kesuksesannya, menyediakan email, URL, bahkan nomor ponsel. Hacker bisa ditemui di berbagai situs, misalnya saja hackbase.com, hacker123.com, atau hack8.cn.

Pada Februari, Presiden Barack Obama meluncurkan program penyelidikan 60 hari keamanan cyber guna memperkuat pertahanan internetnya. Komisi China Economic and Security Review dalam laporannya menyebut, spionase cyber China bisa menjadi ancaman terbesar pada teknologi AS.

Komisi itu menyebut pusat listrik serta air bisa menjadi target, selain itu air traffic control bandar udara, juga perbankan. Menyadari hal itu, pada Februari Presiden Obama mengajukan permintaan dana sebesar US$355 juta untuk mengamankan infrastrukltur cyber di sektor pemerintan maupun swata. Apakah ini akan berhasil menghentikan hacker nasionalis dari China?


sumber



ce indo bisa apa/?
 
ce indo bisa apa/?

bro sialcrew dulu suka "ngutak-ngatik" friendster ga ?? dulu tuh ada linker FS (penghubung antara script yg udah dimodif dgn FS) buatan cewe Indonesia, 'n hebatnya hasil dari linker itu berupa script yg udah di encrypt. Dan linker buatan tuh cewe bertahan lama dalam dunia per-linkeran, karena jauh dari dugaan pihak FS (dikarenakan hasilnya yg berupa encrypt-an tadi).
 
^
hehehehe...bentar lagi beritana dah ga ce China..ce Indo juga tuh :D
 
Kalo dibiarin aja, ini akan menjadi perang kuasa dunia :D:D
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.