• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Sudah Baikkah Puasa Kita?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. yophi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

yophi

IndoForum Beginner E
No. Urut
45381
Sejak
5 Jun 2008
Pesan
512
Nilai reaksi
15
Poin
18
Kebanyakan orang memahami arti puasa secara harfiah, yaitu menahan lapar sebagai latihan pengendalian diri. Di sini, ketika sudah merasa berpuasa dengan menahan lapar, dahaga, dan syahwat, mereka menganggap telah menjalankan rukun agama ketiga itu dengan baik.

Padahal tidak demikian. Kita seringkali lalai akan makna hakiki puasa. Namun akhirnya, setelah menjalankan ibadah itu, tidak ada perubahan di bulan berikutnya. Pengalaman keagamaan yang diperolehnya selama menjalankan ibadah di bulan Ramadan tidak berbekas sedikit pun.

Pernahkah kita menjawab pertanyaan, sudah benar dan baikkah puasa kita? Sejauh mana tingakatan puasa yang kita lakukan?

Imam Al Ghazali, ulama dan filosof yang dilahirkan di Thusi, Iran, pernah membagi puasa menjadi tiga tingkatan.

Pertama, puasa umum. Yaitu puasanya orang yang berpuasa menahan lapar dan syahwat seperti yang disyaratkan. Ini adalah puasanya orang awam.

Kedua, puasa khusus. Yaitu puasa umum dengan penambahan menahan pendengaran, pengelihatan, lidah, dan tangan serta anggota-anggota badan yang lain dari segala perbuatan dosa.

Ketiga, puasa khususnya khusus, yaitu puasa hati. Maksudnya, menahan hati dari pemikiran keduniaan, perhatian-perhatian yang rendah, serta menahan diri dari memikirkan selain daripada Allah SWT.

Untuk mencapai tingkatan batiniah yang baik dalam berpuasa, Al Ghazali mengatakan ada enam perkara yang perlu dititikberatkan.

Pertama, menjaga mata dan menahan pandangan kepada sesuatu yang tercela dan dibenci, yang melalaikan hati dan melengahkan zikir. Kedua, menjaga lidah dari senda gurau yang tidak berguna, berdusta, mengumpat, perkataan kotor, keji, dan caci maki.

Ketiga, menahan pendengaran dari mendengar segala sesuatu yang diharamkan atau dibenci Allah, sebab segala sesuatu yang haram diucapkan, maka haram pula didengar.

Keempat, menahan anggota tubuh yang lain dari perbuatan dosa. Kelima, tidak berlebihan makan ketika berbuka, dengan merenungi tujuan berpuasa, yaitu untuk mendidik nafsu. Keenam, perasaan takut ketika berbuka, kalau-kalau amalan seharian kita itu tidak diterima Allah.

"Berapa banyak orang yang berpuasa, namun ia tidak mendapatkan dari puasanya itu, selain lapar dan haus. Sebab puasa itu bukanlah semata-mata menahan lapar dan haus, akan tetapi adalah menahan hawa nafsu. Boleh jadi orang tersebut berdusta, menggunjing, dan memandang dengan syahwat, sehingga yang demikian itu membatalkan hakikat puasa." (Al Ghazali dalam Ihya' 'Ulumuddin)
 
Mdh2an kt tdk termasuk orang yg hanya mendapat lapar dan haus semata di bulan suci ini. Amiin. Makasih dah ngingetin. :D
 
Ini loh yang sulit
memandang dengan syahwat

Makanya kalo pas puasa jadi males banget keluar kamar. Godaannya terlalu berat. Apalagi kalo di kawasan kampus. Cewek-ceweknya pada gak tau aturan... :(
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.