• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Mati Ketawa Ala Soeharto

Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.

waterloo

IndoForum Newbie F
No. Urut
53673
Sejak
26 Sep 2008
Pesan
21
Nilai reaksi
4
Poin
3
Titit dan Tutut
Kita masih ingat ketika aktor agak terkenal Indonesia, Ongky Alexander
menikah dengan Paula, anak buah Mbak Tutut, (yang konon kabarnya suka
berlesbi-ria dengan Tutut … konon lho).
Beberapa minggu setelah pernikahan mereka, seorang wartawan kita
menanyakan pengalaman pertama Paula bersama Ongky, “Bagaimana
pendapat Mbak Paula, mengenai pengalaman malam pertama bersama
Ongky?”
“Wah, … ternyata titit lebih enak daripada Tutut!,” jawab Paula dengan
antusiasnya.


Arwah Machiavelli
Arwah Machiavelli berkeliling dunia hendak melihat konsep kekuasaan
di berbagai negeri.
Pada Presiden Prancis ia bertanya, “ bagaimana cara anda bisa berkuasa?”
Dijawab, “kalau saya dipilih via pemilu, yang suka memilih saya, yang tidak
suka boleh jadi oposisi!”
Pada Presiden Amerika ia bertanya, “ Bagaimana kau bisa berkuasa?”
Dijawab, “ Saya bisa berkuasa karena para bankir dan pengusaha ada di
belakang saya.”
Pada Presiden Rusia ia bertanya, “ Bagaimana kalian bisa berkuasa?”
Dijawab, “ Saya bisa berkuasa karena menjanjikan kemakmuran bersama.”
Pada Presiden Indonesia ia juga bertanya. “Bagimana cara kau bisa terus
berkuasa.” Dijawab, “ Karena Saya Berkuasa!”.
Machiavelli bersujud.


Tuhan pun Menangis
Pemimpin Filipina, Fidel Ramos, menghadap Tuhan, “Tuhan, aku telah
memerintah Filipina lima tahun, berapa lama lagi baru rakyatku berbahagia?”
“Tiga puluh tahun lagi,” kata Tuhan.
Ramos menangis, dan berlalu.
Ganti pemimpin Kamboja yang baru mengkudeta Ranaridth, Hun Sen,
menghadap Tuhan dan memohon, “Tuhan, aku baru memerintah Kamboja satu
tahun, berapa lama lagi rakyatku baru bisa berbahagia?” “Lima puluh tahun
lagi,” ujar Tuhan.
Hun Sen menangis, dan berlalu.
Gantian Soeharto menghadap Tuhan, “Tuhan aku telah memerintah
negeriku tiga puluh tahun lamanya. Berapa lama lagikah rakyatku betul-betul
bisa berbahagia dan hidup dalam sebuah masyarakat yang adil makmur
berdasarkan daripada Pancasila?”
Tuhan pun menangis, dan berlalu.


kalo mau Versi full download disinih aja, kecil kok.. kocak abis... dijamin Bro:D:D

http://www.ziddu.com/downloadlink/2129603/MatiKetawaCaraDariPadaSoeharto.rar
 
cuakakakakka........!!

parah itu mah...

ga ke itung...
 
Repost punya gw!!!!!! Closed plzzz,....
 
huhuhu parah pak harto...
 
Repost yach..? tapi wa belom baca, mayan lucu juga hahahahha
 
Yah ternyata repost...bang momod cepat beraksi donk...
 
Status
Tidak terbuka untuk balasan lebih lanjut.
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.