Samantha
IndoForum Senior B
- No. Urut
- 43737
- Sejak
- 17 Mei 2008
- Pesan
- 6.450
- Nilai reaksi
- 157
- Poin
- 63
MBABANE - Sekitar 1.500 perempuan -mayoritas pengidap HIV/AIDS- akhir pekan lalu mengadakan demo di Lobamba, Swaziland, akhir pekan lalu. Mereka memprotes kegemaran 9 di antara 13 istri raja yang sering shopping ke Eropa dan Timur Tengah.
Betapa tidak, saat rakyat hidup serba kekurangan, para istri Raja Mswati III justru berfoya-foya. Apalagi, kepergian mereka disertai anak-anak, pelayan, dan bodyguard. Untuk itu, mereka harus menyewa pesawat. Keruan saja, hal tersebut membuat geram rakyat yang harus hidup serba terbatas.
BBC melansir, dalam aksinya, para pengunjuk rasa tersebut menyerahkan petisi kepada kementerian keuangan. Isinya, uang yang dibelanjakan kesembilan istri raja itu mestinya bisa digunakan untuk memperbaiki sektor permukiman rakyat.
''Kami tidak terima shopping trip mereka di saat seperempat rakyat negara ini harus hidup bergantung pada bantuan pangan,'' seru para perempuan pendemo itu. ''Kami perlu uang itu untuk ARV (anti-retrovirals),'' teriak peserta lain.
Tidak mengherankan bila kaum hawa geram oleh hobi para istri raja tersebut. Apalagi, Swaziland merupakan salah satu negara termiskin di dunia. Ditambah lagi, 40 persen warga negara kerajaan terakhir di Afrika itu positif mengidap AIDS.
Sumber kerajaan mengatakan bahwa belanja para istri itu sebagai persiapan untuk merayakan ulang tahun ke-40 kemerdekaan kerajaan sekaligus hari ulang tahun sang raja. (Telegraph/UPI/dia/ami)
Sumber: Jawa Pos
Miskin banget tah, negaranya? Dapet duit bantuan dibuat belanja gitu, ta??

