• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

"Partikel" Tuhan Segera Dibuktikan

IEVANIESH

IndoForum Newbie A
No. Urut
27183
Sejak
2 Des 2007
Pesan
398
Nilai reaksi
15
Poin
18
JENEWA.Meski seorang atheis, pakar fisikawan Inggris, Peter Higgs, yakin bahwa "partikel Tuhan" itu ada. Ia akan membuktikan benar tidaknya teori yang dikemukakannya 40 tahun lalu yang menyatakan bahwa terdapat energi berkekuatan besar yang membentuk massa alam semesta hingga kehidupan dapat terbentuk.

Higgs yakin komposisi alam semesta yang sagat kompleks mulai berkembang diawali terbentuknya sebuah partikel yang disebutnya Higgs boson. Pembentukan partikel yang diperkirakan terjadi sesaat setelah ledakan besar (Big Bang) 15 miliar tahun lalu itu mungkin dapat ditiru pembentukannya di pusat penelitian nuklir eropa atau CERN (Centre Europeen pour la Recherche Nucleaire) yang dibangun di perbatasan Prancis-Swiss.

"Kemungkinan besar partikel akan muncul dengan sangat cepat. Saya yakin lebih dari 90 persen itu akan terjadi," ujar Higgs. Simulasi yang meniru kondisi saat awal pembentukan alam semesta akan dilakukan dalam fasilitas Large Hadron Collider (LHC) di laboratorium CERN. Di ruangan khusus berukuran besar, para ilmuwan akan menembakkanpartikel-partikel kecepatan tinggi hingga mendekati kecepatan cahaya untuk mempelajari proses yang mungkin terjadi di awal pembentukan alam semesta. Para ilmuwan di sana berharap dapat menjelaskan Higgs boson yang juga disebut "Partikel Tuhan". Mereka menamainya demikian untuk mencandai Higgs yang menganut paham atheis.

Teori Higgs berawal dari keheranannya mengapa benda bermassa akan kehilangan wujud jika bagian-bagiannya dipecah dalam ukuran moleul, atom, dan quark. Dari sana, ia berpendapat bahwa materi pertama yang terbentuk di ruang angkasa tidak memiliki berat di awal pembentukan alam semesta. Namun, seiring bertambahnya waktu, materi semakin besar massanya.

Hal tersebut hanya bisa terjadi jika terdapat ruang khusus yang menyatukan pertikel-partikel menjadi satu. Sebab, jika tidak, partikel-partikel akan beterbangan bebas di ruang angkasa dan tidak akan pernah membentuk bintang atau planet.

Hmm.... [-O< [-O<
 
JENEWA.Meski seorang atheis, pakar fisikawan Inggris, Peter Higgs, yakin bahwa "partikel Tuhan" itu ada. Ia akan membuktikan benar tidaknya teori yang dikemukakannya 40 tahun lalu yang menyatakan bahwa terdapat energi berkekuatan besar yang membentuk massa alam semesta hingga kehidupan dapat terbentuk.

Higgs yakin komposisi alam semesta yang sagat kompleks mulai berkembang diawali terbentuknya sebuah partikel yang disebutnya Higgs boson. Pembentukan partikel yang diperkirakan terjadi sesaat setelah ledakan besar (Big Bang) 15 miliar tahun lalu itu mungkin dapat ditiru pembentukannya di pusat penelitian nuklir eropa atau CERN (Centre Europeen pour la Recherche Nucleaire) yang dibangun di perbatasan Prancis-Swiss.

"Kemungkinan besar partikel akan muncul dengan sangat cepat. Saya yakin lebih dari 90 persen itu akan terjadi," ujar Higgs. Simulasi yang meniru kondisi saat awal pembentukan alam semesta akan dilakukan dalam fasilitas Large Hadron Collider (LHC) di laboratorium CERN. Di ruangan khusus berukuran besar, para ilmuwan akan menembakkanpartikel-partikel kecepatan tinggi hingga mendekati kecepatan cahaya untuk mempelajari proses yang mungkin terjadi di awal pembentukan alam semesta. Para ilmuwan di sana berharap dapat menjelaskan Higgs boson yang juga disebut "Partikel Tuhan". Mereka menamainya demikian untuk mencandai Higgs yang menganut paham atheis.

Teori Higgs berawal dari keheranannya mengapa benda bermassa akan kehilangan wujud jika bagian-bagiannya dipecah dalam ukuran moleul, atom, dan quark. Dari sana, ia berpendapat bahwa materi pertama yang terbentuk di ruang angkasa tidak memiliki berat di awal pembentukan alam semesta. Namun, seiring bertambahnya waktu, materi semakin besar massanya.

Hal tersebut hanya bisa terjadi jika terdapat ruang khusus yang menyatukan pertikel-partikel menjadi satu. Sebab, jika tidak, partikel-partikel akan beterbangan bebas di ruang angkasa dan tidak akan pernah membentuk bintang atau planet.

Hmm.... [-O< [-O<

Itu artinya yang diteliti bukan Tuhan...
Yg diteliti adalah pertikel2 pembentuk alam semesta..hanya saja untuk ngeledek ilmuwan atheis ini temen2nya ngasi nama nich partikel "partikel Tuhan"..bukannya begitu...
Tuhan koq diteliti??ngeliat aj gak bisa...
 
namanya dijuluki partikel Tuhan zzzzzzzz
karena kan TUhan yang menciptakan alam semesta
 
Mgk mksd na krn bs nge buat ke hidup an /heh
Tuhan kan yg nge buat k hidup an
btw
kl bnr2 bs d bukti kan maka...
Wew
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.