• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Update Informasi Pasar Daily

MARKET NEWS $IHSG

Indeks kemarin ditutup menguat 1.18% pada level 5113.24 dengan nilai transaksi sekitar Rp3.82 triliun. Menguatnya indeks terutama ditopang oleh sentimen positif menguatnya indeks kawasan global dan regional secara signifikan. Selain itu, demo massa Prabowo-Hatta di depan Mahkamah Konstitusi juga berlangsung damai diperkirakan turut memberikan sentimen positif terhadap pasar.

Investor kembali melakukan pembelian di saham-saham unggulan seperti $BMRI, $UNVR, $TLKM, $BBRI, $ASII, $PGAS, $GGRM dll. Menguatnya saham-saham tersebut memberikan kontribusi terbesar terhadap penguatan indeks pada perdagangan kemarin. Secara umum, pergerakan indeks masih dalam kisaran konsolidasinya didukung oleh volume transaksi yang masih relatif rendah.

Hari ini, faktor global diperkirakan masih kondusif karena indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup menguat, melanjutkan sentimen positif pada perdagangan jumat lalu. Pasar masih merespon positif berakhirnya latihan militer Rusia di perbatasan Ukraina. Pengaruh faktor global diperkirakan akan cenderung netral hari ini. Indeks BEI diperkirakan masih akan bergerak dalam kisaran konsolidasinya sambil menunggu hasil keputusan MK pada minggu depan. Perdagangan saham diperkirakan masih akan berlangsung relatif sepi sehingga investor sebaiknya berhati-hati dalam melakukan day trading.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks terlihat mencetak pola gap up, sehingga diyakini bahwa penguatan masih akan terus berlanjut. Volume terlihat cukup tinggi pada perdagangan kemarin sehingga turut mendukung pola gap up ini.

Range indeks diperkirakan akan berkisar di antara 5095 – 5125.
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Bumi Resources ($BUMI): Perseroan masih dalam proses negosiasi dengan pemegang obligasi senilai US$375 juta yang telah jatuh tempo pada 5 Agustus 2014 untuk menghindari default. Perseroan berencana menurunkan harga konversi obligasi menjadi Rp250 per saham dari sebelumnya Rp3366.9 per saham. Obligasi konversi senilai US$375 juta tersebut dapat ditukar menjadi saham BUMI pada 7 September 2015. Perseroan juga memperpanjang tenor obligasi hingga April 2018. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat pemegang obligasi konversi pada 22 Agustus 2014.
.
.
Kalbe Farma ($KLBF): Perseroan tertarik membeli saham PT Pharos Tbk yang merupakan anak perusahaan Rajawali Nusantara Indonesia. Pembelian saham dapat dilakukan bersamaan dengan penawaran umum perdana (IPO) saham Pharos pada awal tahun 2015. Perseroan saat ini sedang mengkaji lebih lanjut rencana aksi korporasi tersebut. Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp500 miliar untuk akuisisi pada tahun ini
.
.
Matahari Putra Prima ($MPPA): Penjualan H1’14 naik 18% menjadi Rp6.43 triliun vs penjualan H1’13 sebesar Rp5.45 triliun. Laba bersih H1’14 turun 8.4% menjadi Rp203.1 miliar vs laba bersih H1’13 sebesar Rp221.8 miliar.
.
.
Krakatau Steel ($KRAS): Perseroan sedang menjajaki pinjaman melalui bunk Jerman senilai US$250 juta. Dana pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan pabrik Hot Strip Mill baru di Cilegon yang membutuhkan dana investasi sebesar US$400-500 juta.
.
.
MNC Sky Vision ($MSKY): Perseroan berencana me-refinancing utang senilai US$243 juta pada awal tahun 2016. Perseroan saat ini sedang menjajaki alternatif pinjaman bunk atau penerbitan surat utang untuk melunasi pinjaman tersebut yang akan jatuh tempo pada bulan Desember 2016.
.
.
Summarecon Agung ($SMRA): Perseroan sedang menyiapkan proyek apartemen di semester II’2014 yang total nilainya diperkirakan menyentuh level Rp2.1 triliun. Proyek apartemen tersebut berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta Utara dan Serpong Tangerang. Peluncuran proyek apartemen baru tersebut dijadwalkan dilakukan pada bulan Oktober 2014. Dana untuk membiayai proyek apartemen akan diperoleh dari marketing sales dan kas internal Perseroan.
.
Untuk divisi permukiman, pengembangan proyek township di Bandung ditunda menjadi awal tahun 2015. Pada tahap pertama, Perseroan akan mengembangkan lahan seluas 200 ha dan akan diawali dengan dua cluster perumahan senilai Rp300-400 miliar. Setelah itu baru akan dibangun proyek komersial, kawasan ritel, dan perkantoran. Dana untuk pengembangan proyek tersebut akan diperoleh dari penerbitan obligasi berkelanjutan tahap dua pada akhir 2014.
.
.
Arpeni Pratama Ocean Line ($APOL): Permohonan eksepsi Perseroan terkait sengketa perdata mengenai tagihan dari Handytankers senilai US$10 juta ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pengadilan Negeri menolak gugatan Perseroan untuk membatalkan putusan lembaga artbitrase London yang mengharuskan Perseroan membayar tagihan beserta bunga dan biaya sidang secara tunai. Majelis Hakim menolak karena tidak berwenang untuk mengadili pembatalan putusan arbitrase internasional karena pembatalan harus dilakukan di negara tempat putusan tersebut dikeluarkan.
.
.
KMI Wire and Cable ($KBLI): Perserooan hingga H1’14 telah mendapatkan perjanjian penjualan untuk penyediaan kabel senilai Rp282 miliar. Penyediaan kabel tersebut berasal dari swasta senilai Rp208 miliar, PLN senilai Rp55 miliar, dan ekspor senilai Rp19 miliar. Perseroan menyatakan bahwa pasar kabel H1’14 mengalami penurunan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu karena berkurangnya permintaan dari sektor konstruksi karena tertundanya proyek akibat pelaksanaan Pemilu.
.
.
Sri Rejeki Isman ($SRIL): Perseroan menyiapkan dana sebesar US$159 juta untuk ekspansi bisnis hingga tahun 2015. Perseroan mengalokasikan dana senilai US$55 juta untuk ekspansi tahun ini dan sebesar US$104 juta untuk ekspansi tahun 2015. Dana untuk ekspansi berasal dari global bond yang telah diterbitkan bulan April 2014
 
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan, Selasa (12/8). Indeks bursa kita menguat sebesar 0,37% ke level 5.132,39.

Penguatan indeks bursa ditopang kenaikan sebanyak 181 saham. Indeks sektor konstruksi menguat paling tinggi yakni sebesar 0,94%. Selain itu, indeks sektor infrastruktur dan industri dasar yang menguat masing-masing sebesar 0,92% dan 0,68%.

Di jajaran top gainers, ada saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP) yang menguat sebesar 24,66% ke level Rp 278, PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) yang naik sebesar 17,86% ke level 66 dan PT Bayu Buana Tbk (BAYU) yang menguat 12,5% ke level Rp 720 per saham.

Secara keseluruhan perdagangan mencapai Rp 5,12 triliun. Jumlah saham yang diperjualbelikan mencapai 6,099 miliar.

Sumber: http://investasi.kontan.co.id/news/ihsg-ditutup-menguat-037
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat +19.16 poin pada level 5132.4 ditopang oleh sentimen pasar global dan regional yang masih cenderung positif dan faktor politik dalam negeri yang masih cenderung netral. Perdagangan saham diramaikan oleh aktifitas saham-saham lapis kedua dan ketiga yang bergerak aktif dan mengalami penguatan seperti $WSKT, $TAXI, $SIAP, dan $ACES.

Sementara itu, pergerakan saham-saham penggerak indeks (market mover) cenderung mixed dimana saham $TLKM, $PGAS, $INCO, dan $GGRM mengalami penguatan harga dan saham $UNTR, $AALI, $BBRI, $PTBA, dan $PGAS mengalami penurunan harga. Hari ini, sentimen pasar global cenderung netral karena indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam ditutup melemah tipis.

Indeks kawasan regional pagi ini cenderung mixed sehingga diperkirakan juga cenderung netral. Indeks diperkirakan akan masih mencoba menuju resisten level konsolidasi pada level 5165, dimana secara historikal minat jual cenderung meningkat. Investor yang melakukan day trading sebaiknya berhati-hati dan disiplin menerapkan strategi buy on support dan sell near resistance, mengingat saat ini belum ada faktor fundamental baru yang cukup signifikan dapat mendorong indeks menembus ke atas level 5165.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks pada hari kemaren kembali mencetak pola gap up, akan tetapi perlu dicermati adanya potensi reversal yang terlihat dari grafik candlestick.

Oleh karena itu, harga kemungkinan akan terlihat bergerak mixed pada perdagangan hari ini dengan range 5110 – 5155.
 
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ketiga pekan ini berakhir kembali reli mencetak rekor baru di 2014. IHSG terkerek 35,87 poin atau 0,70% ke level 5.168,27.

IHSG pagi tadi dibuka melanjutkan kenaikan hari kemarin yang berhasil memperbaiki rekornya tahun ini. IHSG menguat tipis 6,30 poin atau 0,12% ke level 5.138,70 dan pada akhir sesi I, IHSG berhenti di level 5.134,97.

Sementara IHSG kemarin ditutup terkerek 19,16 poin atau 0,37% ke level 5.132,40. Posisi ini memperbaiki posisi tertinggi tahun ini, yang dicetak pada 21 Juli, menjelang hasil pemilihan presiden (pilpres), di mana IHSG hari itu ditutup pada level 5.127,12.

Sementara itu, penguatan IHSG hari ini seiring menguatnya mayoritas bursa Asia. Indeks Hang Seng melonjak 200,93 poin atau 0,81% ke 24.890,34; indeks Straits Times susut 5,14 poin atau 0,16% ke 3.298,25; indeks Shanghai naik 1,28 poin atau 0,06% ke 2.222,88; dan indeks Nikkei menguat 52,32 poin atau 0,35% ke 15.213,63.

Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,06 triliun dengan 4,97 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp429,89 miliar. Tercatat 198 saham naik, 115 saham melemah dan 97 saham stagnan.

Sektor saham hari ini hampir semunya menghijau. Sektor dengan penguatan terbesar adalah perdagangan dan pertambangan yang sama-sama menguat 1,24%, sedangkan yang melemah hanya sektor perkebunan yang turun 0,06%.

Adapun saham yang menguat, di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp600 menjadi Rp55.000, PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp50 menjadi Rp7.700 dan PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) naik Rp50 menjadi Rp2.300.

Sementara saham yang anjlok, di antaranya PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) turun Rp100 menjadi Rp8.200, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun Rp75 menjadi Rp5.850, dan PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk (SQBI) turun Rp20.000 menjadi Rp290.000.

Sumber: http://ekbis.sindonews.com/read/890829/32/ihsg-ditutup-reli-ke-rekor-5-168
 
MARKET NEWS $IHSG

Pergerakan indeks pasca libur lebaran diperkirakan lebih didominasi oleh sentimen pasar global dan regional. Faktor politik dalam negeri masih kondusif dimana pelaku pasar diperkirakan mengantisipasi keputusan MK mengenai hasil pilpres 2014, dan data ekonomi RI seperti Inflasi, neraca perdagangan dan cadangan devisa RI yang masih sesuai dengan ekspektasi, sehingga pengaruhnya cenderung netral terhadap indeks BEI.

Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat didukung oleh aksi beli yang dilakukan investor pada saham-saham seperti $UNVR, $ASII, $LPPF, $UNTR dan $EXCL. Pergerakan indeks cenderung fluktuatif diteritorial positif dan dalam kisaran yang sempit, diperkirakan karena pergerakan saham-saham unggulan masih cenderung mixed-flat. Pola pergerakan indeks dan saham unggulan tersebut mengindikasikan indeks saat ini masih sedang dalam fase konsolidasi.

Hari ini, faktor global cenderung positif menyusul menguatnya indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam. Menguatnya indeks global karena aksi beli yang dilakukan investor pada saham-saham biotech berhasil meng-eliminir sentimen negatif data retail sales AS yang mengecewakan. Indeks Dow Jones semalam ditutup menguat 91.26 poin pada level 16651.8 atau naik 0.45% sejak awal tahun ini. Indeks kawasan regional pagi ini cenderung menguat diperkirakan dapat turut memberikan sentimen positif terhadap indeks BEI hari ini. Investor sebaiknya tetap mencermati dinamika yang terjadi di pasar mengingat posisi indeks saat ini berada disekitar resisten konsolidasinya.

Aspek teknikal indeks, Pergerakan indeks hari ini masih berpeluang untuk untuk melanjutkan penguatan dikarenakan pada perdagangan hari kemarin indeks sempat melakukan penembusan diatas level resistance 5165 dan ditutup di 5168.

Range pergerakan indeks untuk hari ini akan terlihat berkisar diantara 5145 – 5180.
 
MARKET NEWS $IHSG

Pasar pada perdagangan kemarin diwarnai oleh aksi profit taking menyusul penguatan indeks yang terjadi dalam 3 hari perdagangan sebelumnya dari level 5053.76 ke level 5168.27. Aksi jual yang dilakukan investor menyebabkan indeks akhirnya ditutup melemah -12.72 poin pada level 5155.55. Volume transaksi perdagangan mengalami peningkatan ditengah-tengah nilai transaksi yang flat menunjukkan perdagangan kemarin didominasi oleh saham-saham lapis kedua dan ketiga. Pola pergerakan indeks kemarin mengindikasikan bahwa indeks masih berada dalam fase konsolidasi. Hal tersebut ditopang oleh pergerakan saham-saham penggerak indeks yang cenderung mixed karena saling bergantian melakukan konsolidasi.

Hari ini, faktor global cenderung sedikit positif menyusul menguatnya indeks Dow Jones dan Nasdaq karena reaksi positif investor terhadap meredanya kekhawatiran meluasnya konflik di Ukraina setelah Presiden Rusia menyatakan tidak akan melakukan
konfrontasi dengan negara lain. Indeks kawasan regional pagi ini juga cenderung mixed-flat sehingga pengaruhnya diperkirakan cenderung netral terhadap pasar.

Indeks hari ini diperkirakan masih akan melakukan konsolidasi sehingga pergerakan saham masih akan cenderung mixed. Investor sebaiknya selektif dalam melakukan transaksi day trade terutama pada saham-saham yang memiliki likuiditas yang tinggi.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks yang sempat ditutup melemah pada perdagangan kemarin membuka potensi indeks bergerak mixed atau flat pada hari ini. Indikator terlihat sedang dalam pola divergence sehingga investor perlu mewaspadai pergerakan indeks untuk beberapa hari ke depan.

Range pergerakan indeks untuk hari ini diperkirakan akan berkisar diantara 5130 – 5180.
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Berau Coal Energy ($BRAU): Moody’s Investor Service menurunkan peringkat utang Perseroan menjadi B2 dari sebelumnya B1 termasuk peringkat utang yang diterbitkan Perseroan dan Berau Capital Reseouces Pte Ltd. Penurunan rating tersebut disebabkan oleh kombinasi berlanjutnya penurunan harga batu bara yang menyebabkan melemahnya kas dan pendapatan serta meningkatnya resiko refinancing obligasi senilai US$450 juta yang akan jatuh tempo kurang dari 12 bulan. Moody’s juga memberikan outlook negatif kepada Perseroan.
.
.
Intiland Development ($DILD): Perseroan telah menggunakan dana belanja modal 2014 sebesar Rp800 miliar atau setara dengan 44% dari total belanja modal 2014 sebesar Rp1.8 triliun. Proyek yang sedang dikembangkan Perseroan antara lain South Quarter, 1Park avenue dan Regatta di Jakarta, serta Spzio Tower dan Praxis di Surabaya.
.
.
KMI Wire and Cable ($KBLI): Perseroan memperkirakan penjualan kabel 2014 turun 14% menjadi Rp2.2 triliun dibandingkan dengan penjualan kabel 2013 sebesar Rp2.57 triliun. Penurunan penjualan tersebut disumbangkan oleh turunnya penjualan kabel tembaga sebesar 13% dan kabel aluminium sebesar 32% yang disebabkan oleh tertundanya proyek karena pelaksanaan pemilu.
.
.
bunk Himpunan Saudara ($SDRA): Pendapatan bunga bersih H1’14 turun 18% menjadi Rp207.67 miliar vs pendapatan bunga bersih H1’13 sebesar Rp 253.56 miliar. Laba bersih H1’14 turun 84% menjadi Rp8.02 miliar vs laba bersih H1’13 sebesar Rp51.14 milar.
.
.
Intraco Penta ($INTA): Pendapatan usaha H1’14 turun 42.7% menjadi Rp826.65 miliar vs pendapatan usaha H1’13 sebesar Rp1.44 triliun. Laba bersih H1’14 turun 69.2% menjadi Rp8.37 miliar vs laba bersih H1’13 sebesar Rp27.2 miliar.
.
.
Pan Brothers ($PBRX): Perseroan akan melebarkan bisnis tekstil dan garmen di beberapa negara dengan target negara yang pertama adalah Vietnam. Perseroan telah menggandeng satu perusahaan garmen dan membentuk joint operation. Jika berjalan lancar, perseroan akan menanamkan investasi di pabrik Vietnam itu tahun depan dengan komposisi saham sekitar 51%. Kemudian perseroan akan membidik pasar Tiongkok dan Kamboja. Perseroan telah menganggarkan belanja modal sekitar US$60 juta.
.
.
Ekonomi RI: Defisit transaksi berjalan RI kuartal II’2014 melebar menjadi US$9.1 miliar, setara dengan 4.27% terhadap pendapatan domestik bruto (PDB). Defisit transaksi berjalan kuartal II’2014 tersebut merupakan level tertinggi sejak kuartal II’2013. Pelambatan ekonomi yang diikuti oleh melemahnya nilai tukar rupiah menyebabkan aktivitas impor nonmigas menurun sehingga neraca perdagangan non migas mengalami surplus ditengah-tengah kinerja ekspor yang belum optimal. Peningkatan surplus neraca dagang nonmigas belum mengimbangi peningkatan defisit neraca dagang migas. Selain itu, transaksi berjalan juga mendapat tekanan dari pola musiman seperti pembayaran utang luar negeri dan reaptriasi dividen yang meningkat pada pertengahan tahun.
.
.
Ekonomi RI: bunk Indonesia pada pertemuan kemarin, kembali mempertahankan BI rate pada level 7.50%. bunk Indonesia menyatakan kebijakan BI rate tersebut masih konsisten mengarahkan inflasi menuju target dan menurunkan defisit transaksi berjalan.
.
.
Sektor Rokok: Pelaksanaan penaikan harga rokok kretek mesin dijadwalkan dapat dijalankan pada tahun 2015 karena kajian dan simulasinya ditargetkan akan selesai dalam waktu 2 bulan. Kenaikan harga rokok kretek mesin akan diiringi penurunan cukai sigaret kretek tangan (SKT). Kebijakan tersebut diambil untuk menjaga pangsa pasar SKT yang semakin turun.
.
.
Sektor Otomotif: Penjualan mobil bulan Juli 2014 turun 17.3% menjadi 91,393 unit dibandingkan dengan penjualan mobil Juni 2014 sebanyak 110,560 unit. Penurunan penjualan mobil bulan Juli 2014 disebabkan oleh berkurangnya hari kerja karena libur panjang Idul Fitri.
 
Bisnis.com, JAKARTA— Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,13% ke level 5.148,96 pada perdagangan Jumat (15/8/2014).

Sepanjang hari ini, indeks bergerak pada kisaran 5.144,07–.5.161,36. Dari 502 saham yang diperdagangkan, sebanyak 163 saham menguat, 144 saham melemah, dan 195 saham stagnan.

Dari sepuluh sektor yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, tujuh sektor melemah dipimpin sektor infrastruktur yang turun 0,71%. Tiga sektor yang menguat dipimpin kenaikan sektor perdagangan yang naik 0,75%.

Indeks Bisnis 27 ditutup melemah 0,38% ke 450,11, bergerak di kisaran 449,74-452,14.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,01% ke Rp11.678 pada pk. 15:59 WIB.

Sumber: http://market.bisnis.com/read/20140815/7/250268/indeks-bei-1582014-ihsg-ditutup-turun-013-ke-5.14896
 
Today's stock recommendation for short-term:

BMTR - Global Mediacom, Tbk.
Last Price: 1,885
- Resistance 1: 1,900
- Resistance 2: 2,000
- Support 1: 1,865

Supporting Parameters:
- Long Upper Parabolic breaked
- MACD in positive area. MACD Centerline crossover.
- Stochastic up.
- Break minor resistance with good volume
Grafik:
1620904_10204368152033873_2310846781002368457_n.jpg



Entry area 1865, TP area 2000-1990, CL level 1860.

Disclaimer ON: This is only recommendation; decision to buy or sell is done by the client. We are not responsible for the loss of using our stocks recommendation.

Cuan tak dibagi, Rugi tak memaki.

Trade wisely, we can't control the market, BUT we can control ourselves...
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan sepanjang minggu lalu secara umum cenderung menguat dan diwarnai oleh konsolidasi pada akhir minggu. Faktor indeks kawasan global dan regional yang cenderung menguat diperkirakan mendominasi sentimen pasar pada awal minggu. Sementara itu, data ekonomi yang sesuai ekspektasi dan kebijakan bunk Indonesia mempertahankan BI rate pada level 7.50% cenderung netral pengaruhnya terhadap pergerakan indeks. Pergerakan indeks didominasi oleh saham-saham lapis kedua menyusul konsolidasi yang terjadi pada saham-saham unggulan (Mixed-flat). Indeks pada perdagangan Jumat ditutup melemah tipis -6.58 poin pada level 5148.95, dimana tercatat sebanyak 151 saham mengalami penguatan harga dan 152 saham mengalami penurunan harga.

Hari ini, sentimen pasar global cenderung netral karena indeks Dow Jones dan Nasdaq ditutup mixed-flat. Faktor geopolitik di Ukraina masih menjadi fokus perhatian investor sehingga dinamika yang terjadi di Ukraina menyebabkan indeks global cenderung fluktuatif. Indeks kawasan regional pagi ini cenderung menguat tipis diperkirakan dapat memberikan sedikit sentimen positif terhadap pasar hari ini.

Faktor-faktor yang diperkirakan akan menjadi fokus perhatian investor minggu ini adalah keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai sengketa pilpres dan situasi keamanan menjelang atau pada saat diumumkan pada tanggal 21/8. Pelaku pasar diperkirakan mengantisipasi MK akan memenangkan KPU dan pasangan Jokowi-JK.

Aspek teknikal indeks, pergerakan indeks sempat ditutup menguat cukup signifikan pada penutupan minggu lalu. Walaupun begitu indeks gagal bertahan diatas level resistance 5165 dan ditutup dilevel 5148. Indeks diperkirakan masih berpeluang untuk menguat minggu ini akan tetapi perlu diwaspadai potensi konsolidasi.

Range pergerakan indeks untuk minggu ini diperkirakan akan berkisar diantara 5095 – 5190.
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Steel Pipe Industry of Indonesia ($ISSP): Perseroan berencana menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar dalam waktu dekat. Dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat modal Perseroan.
.
.
Mitrabahtera Sejahtera Sejati ($MBSS): Perseroan telah membayar seluruh klaim pemohon PKPU PT Great Dyke senilai US$2.9 juta. Perseroan telah mengkaji dan memverifikasi dasar PKPU tersebut yang terkualifikasi dalam transaksi kegiatan usaha yang disepakati tahun 2006. Tagihan Great Dyke didasarkan pada perjanjian Coal handling Agreement – Payment Under Taking pada September 2006. Pasca pelunasan klaim tersebut, Perseroan berharap BEI akan mencabut suspensi perdagangan saham $MBSS.
.
.
Mitra Adiperkasa ($MAPI): Perseroan diketahui sedang menggelar penawaran awal (bookbuilding) obligasi senilai Rp350 miliar pada minggu lalu hingga minggu ini. Penawaran obligasi tersebut merupakan sisa dari penawaran umum berkelanjutan Perseroan. Penerbitan surat utang itu dibagi dalam 2 seri yaitu seri A dengan kupon indikatif sebesar 10.2%-10.95% berjangka waktu 3 tahun dan seri B dengan kupon indikatif 10.6%-11.35% berjangka waktu 5 tahun. Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk refinancing utang dan modal kerja Perseroan. Obligasi tersebut mendapat peringkat AA- dari Pefindo dan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi PT Mandiri Sekuritas dan PT Indo Premier Securities.
.
.
Semen Indonesia ($SMGR): Perseroan menargetkan volume penjualan semester II’2014 sebesar 15.23-16.6 juta ton dibandingkan dengan volume penjualan semester I’2014 sebesar 13.87 juta ton. Produksi semen 2014 ditargetkan mencapai 31.8 juta ton dan produksi dalam negeri 2014 ditargetkan sebesar 29.5 juta ton.
.
.
Intiland Development ($DILD): Perseroan telah menggunakan hampir separuh dari total belanja modal yang dialokasikan tahun ini Rp1.8 triliun untuk pengembangan sejumlah proyek. Proyek yang sedang dikembangkan antara lain South Quarter, 1Park Avenue, dan Regatta di Jakarta, serta Spazio Tower dan Praxis di Surabaya. Sementara itu, kontribusi recurring income baru sekitar 10% dari total pendapatan perseroan saat ini. Dalam 2 tahun, kontribusinya diharapkan dapat mencapai 20%-30%.
.
.
Sri Rejeki Isman ($SRIL): Perseroan siap memperluas lini bisnis melalui akuisisi 99.9% saham perseroan pemintalan PT Sinar Pantja Djaja milik PT Kapas Agung Abadi senilai Rp723 miliar. Perseroan juga akan melakukan perluasan pabrik pengolahan bahan baku dengan investasi senilai US$100 juta. Perseroan juga akan juga akan menambah produk merk sendiri dan mengambil alih merk terkenal yang sudah ada.
.
.
J Resources Asia Pasifik ($PSAB): Perseroan berencana untuk meningkatkan modal dasar perseroan dari 2 miliar saham senilai Rp200 miliar menjadi 20 miliar saham senilai Rp2 triliun. Rencana tersebut akan diajukan dalam RUPSLB pada 29 Agustus.
.
.
Pan Brothers ($PBRX): Perseroan siap mengoperasikan 4 pabrik baru di Boyolali dengan potensi tenaga kerja yang terserap hingga 20.000 orang. Penambahan 4 pabrik ini diperkirakan meningkatkan kapasitas produksi hingga 17 juta unit baju untuk produksi Boyolali dari kapasitas saat ini 42 juta unit.
.
.
BUMN Sektor Konstruksi: PT Waskita Karya Tbk ($WSKT), PT PP ($PTPP), dan PT Hutama Karya menjadi pemenang lelang proyek jalan tol Depok-Antasari senilai Rp3 triliun. Ketiga BUMN tersebut juga menjadi pemegang saham minoritas di PT Cintra Wasppuhutowa yang merupakan pemegang konsesi Depok-Antasari.
.
.
Media Nusantara Citra ($MNCN): Perseroan menambah fasilitas pinjaman menjadi US$250 juta dari sebelumnya sebesar US$150 juta. Penambahan pinjaman tersebut karena meningkatnya kebutuhan dana ekspansi terutama untuk membangun gedung baru senilai US$240 juta dan refinancing sebesar US$10 juta
.
.
Citra Marga Nushapala Persada ($CMNP): Pemegang saham independen meminta Perseroan segera menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk membahas hasil laporan audit khusus final terhadap laporan keuangan 2012 dan 2013. Permohonan RUPSLB audit khusus didasarkan pada adanya dugaan manajemen Perseroan menyumbang dana hingga Rp150 miliar tanpa persetujuan seluruh komisaris CMNP. Dana tersebut diperkirakan disumbangkan ke organisasi panahan dan seni rupa, membeli mobil mewah, dan dipinjamkan tanpa bunga. Sekretaris Perseroan, Indrawan Sumantri membantah adanya penyalahgunaan dana Perseroan.
 
Liputan6.com, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat terbatas pada awal perdagangan saham hari ini. Investor asing melakukan aksi beli bersih berdampak positif di tengah minimnya sentimen di bursa saham.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (18/8/2014), IHSG naik 7,7 poin atau 0,15 persen ke level 5.156,75.Indeks saham LQ45 menguat 0,17 persen ke level 881,38. Sebagian besar indeks saham acuan menguat pada hari ini kecuali indeks saham Pefindo25 melemah 0,41 persen ke level 500,61.

IHSG cenderung flat di kisaran 5.165-5.147. IHSG sempat dibuka naik tipis ke level 5.154,39. Level tertinggi IHSG di kisaran 5.165,58 dan level terendah 5.147,38.

Penguatan indeks saham ini ditopang dari 155 saham menguat. Sementara itu, 146 saham melemah. Lalu 81 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham pun tidak terlalu ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 181.373 kali dengan volume perdagangan 4,49 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 4,52 triliun.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham perkebunan, consumer goods, dan infrastruktur. Sektor saham yang menguat antara sektor saham pertambangan mendaki 0,87 persen, sektor saham industri dasar mendaki 0,49 persen, dan sektor saham keuangan naik 0,30 persen.

Setelah melakukan aksi jual cukup besar pada akhir pekan lalu, investor asing kini kembali masuk ke bursa saham. Investor asing beli saham sebesar Rp 100 miliar. Lalu investor lokal melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 100 miliar.

Saham-saham lapis kedua dan ketiga mencatatkan top gainers pada hari ini. Saham-saham itu antara lain saham MREI naik 24,90 persen ke level Rp 4.840 per saham, saham SKLT naik 24,18 persen ke level Rp 565 per saham, dan saham CPGT naik 15,73 persen ke level Rp 103 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menekan indeks saham yaitu saham BAJA turun 24,96 persen ke level Rp 454 per saham, saham LAMI melemah 13,41 persen ke level Rp 239 per saham, dan saham CKRA merosot 8 persen ke level Rp 184 per saham.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, saat ini minim sentimen sehingga gerak IHSG hanya menguat terbatas. Pergerakan saham hari ini belum dipengaruhi sentimen utama sehingga murni didorong oleh pergerakan pasar.

"Selain itu, sentimen eksternal juga belum terlalu mempengaruhi indeks saham. Investor asing juga masih mencatatkan aksi beli," ujar William saat dihubungi Liputan6.com.

Sementara itu, bursa saham Asia bergerak variatif. Indeks saham Jepang Nikkei ditutup flat. Hal ini diikuti indeks saham Hong Kong Hang Seng. Adapun indeks saham yang menguat antara lain indeks saham Shanghai naik 0,6 persen dan indeks saham Sydney mendaki 0,4 persen. Sedangkan indeks saham yang melemah seperti indeks Korea Selatan Kospi melemah 0,5 persen dan indeks saham Taipei turun 0,7 persen. (Ahm/)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2092691/minim-sentimen-laju-ihsg-berakhir-di-zona-hijau
 
MARKET NEWS $IHSG
Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis 7.79 poin pada level 5156.75 dengan nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp3.74 triliun. Indeks bergerak dalam kisaran sempit antara 5147.39 – 5165.58 menunjukkan indeks masih belum keluar dari fase konsolidasinya.

Pergerakan saham diramaikan oleh saham-saham lapis kedua dan ketiga seperti $RIGS, $MYRX, $KLBF, $SSMS, $CPGT, dan $BAJA yang sekaligus mengindikasikan bahwa pasar didominasi oleh investor yang berorientasi jangka pendek. Dominasi investor jangka pendek tersebut didukung oleh berita bahwa investor asing mulai melakukan aksi jual (nilainya masih relatif kecil) di saham dan obligasi negara dalan 2 minggu terakhir. Menguatnya indeks kemarin ditopang oleh saham-saham $BBRI, $BMRI, $BBNI, $TLKM, $PTBA, dan$ SMGR yang mengalami penguatan tipis.

Hari ini, Indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam ditutup menguat cukup signifikan karena meningkatkan harapan krisis di Ukraina mereda dan data US Homebuilder sentiment yang diatas ekspektasi ekonom. Menguatnya indeks global diperkirakan dapat memberikan sentimen positif terhadap indeks kawasan regional dan BEI hari ini. Namun demikian, pelaku pasar diperkirakan masih akan berhati-hati dalam melakukan transaksi mengingat masih ada ketidakpastian mengenai faktor politik menjelang akan keputusan MK minggu ini.

Pergerakan indeks ditutup datar atau flat sehingga diperkirakan pada perdagangan hari ini akan meneruskan pola konsolidasi pada perdagangan hari kemarin. Resistance terdekat terlihat berada di level 5177 dan support berada di level 5113.

Range pergerakan indeks untuk hari ini masih akan berkisar diantara 5130 – 5180.
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Lautan Luas ($LTLS): Perseroan berencana membagikan dividen interim senilai Rp22.6 miliar atau setara dengan Rp29 per saham pada September mendatang. Cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi akan dilaksanakan pada 19 Agustus 2014.
.
.
Mitra Adiperkasa ($MAPI): Perseroan memprediksikan pertumbuhan pendapatan 2014 sebesar 20% yoy vs pertumbuhan pendapatan 2013 sebesar 28.19%. Sementara itu, perseroan akan menuntaskan penjualan saham PT Sari Burger Indonesia (SBI) tahun ini. SBI merupakan anak usaha perseroan yang mengelola restoran cepat saji Burger King di Indonesia. Sebelumnya, Perseroan melepas 51% saham Domino’s Pizza Indonesia kepada Everstone Capital Asia Pte Ltd, perusahaan pengelola dana (private equity) asal Singapura.
.
.
Obligasi Pemerintah: Pemerintah RI bersiap melakukan roadshow untuk menawarkan sukuk obligasi senilai US$1 miliar mulai Kamis 21/8 ke beberapa negara. PT Mandiri Sekuritas bertindak sebagai co manager atas penawaran sukuk global tersebut.
.
.
Pembangunan Jaya Ancol ($PJAA): Perseroan akan membangun Theme Park atau pusat hiburan bertaraf internasional dengan anggaran senilai Rp1,6 triliun. Pembangunan Theme Park tersebut akan dimulai pada tahun 2016 dan ditargetkan akan beroperasi pada tahun 2018. Pemprov DKI akan memberikan suntikan modal dasar senilai Rp5 triliun kepada Perseroan untuk mengembangkan usaha, salah satunya untuk Theme Park.
.
.
Bumi Serpong Damai ($BSDE): Perseroan mencatatkan marketing sales per Juli 2014 sebesar Rp3 triliun atau setara dengan 50% dari target marketing sales 2014 sebesar Rp6 triliun. Marketing sales 7M’14 tersebut berasal dari BSD City. Sementara itu, perseroan telah menyerap belanja modal sebesar Rp1.8 triliun sepanjang semester I/2014. Saat ini, perseroan masih mengalokasikan capex sebesar Rp1.2 triliun untuk pembangunan konstruksi proyek properti.
.
.
Elang Mahkota Teknologi ($EMTK): Perseroan telah menjual 414.3 juta sahamnya di $SCMA kepada investor profesional dan institusional pada harga Rp3,855 per saham. Pasca penjualan saham SCMA tersebut, Perseroan masih memiliki 66.68% saham SCMA.
.
.
Astra Agro Lestari ($AALI): Head of Public Relation Perseroan mengatakan kinerja Perseroan pada H2’14 tidak akan sebagus kinerja H1’14 baik dari aspek harga maupun dari aspek supply. Produksi CPO Perseroan 7M’4 naik 16% menjadi 973,406 ton vs periode 7M’13 sebanyak 835,094 ton. Produksi TBS 7M’14 naik 10.4% menjadi 3.14 juta ton vs periode 7M’13 sebanyak 2.84 juta ton. Dari total TBS yang dihasilkan sebesar 38.7% dari areal Sumatera, 43% dari Kalimantan dan 18.3% dari Sulawesi.
.
.
Indosat ($ISAT): Perseroan akan menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp10 triliun untuk merestrukturisasi utang dan membiayai belanja modal. Pada tahap awal Perseroan akan menerbitkan obligasi senilai Rp2-3 triliun pada akhir tahun ini. Manajemen Perseroan menyatakan obligasi berkelanjutan tersebut sedang diproses dan akan diterbitkan paling lambat pada tahun 2015.
 
MARKET NEWS $IHSG

Indeks pada perdagangan kemarin kembali tertahan di sekitar resisten level 5180 untuk ketiga kalinya dalam 5 hari perdagangan terakhir.

Hal tersebut diperkirakan disebabkan oleh faktor-faktor sebagai berikut:
1) belum adanya sentimen pasar yang cukup positif untuk mendorong investor melakukan aksi beli pada saham-saham dengan kapitalisasi besar,
2) perdagangan yang didominasi oleh pergerakan saham-saham lapis kedua
dan ketiga, dan
3) sebagian investor masih mengambil sikap wait and see hasil
keputusan MK.

Pergerakan indeks kemarin cenderung fluktuatif dalam kisaran sempit mengindikasikan indeks masih berada di areal konsolidasi. Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat tipis +8.42 poin pada level 5165.17 dengan nilai transaksi mencapai Rp4.67 triliun.

Sentimen pasar global dan regional hari ini masih positif menyusul menguatnya indeks Dow Jones dan Nasdaq pada perdagangan semalam. Namun demikian, pengaruh faktor global diperkirakan masih cenderung netral terhadap pasar BEI karena fokus perhatian investor tertuju pada pengumuman keputusan MK mengenai sengketa pilpres. Indeks diperkirakan masih akan bergerak dalam kisaran sempit dan perdagangan masih akan didominasi oleh saham lapis kedua dan ketiga.

Aspek teknikal, pasar masih kembali berpotensi untuk melanjutkan konsolidasi. Hal ini terlihat dari range perdagangan yang mengecil. Resistance terdekat terlihat berada di level 5179 dan support berada di level 5113. Range pergerakan indeks untuk hari ini masih akan berkisar diantara 5155 – 5175.
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Semen Indonesia ($SMGR): Perseroan dalam waktu dekat menargetkan akan segera menyelesaikan proses akuisisi perusahaan semen di Bangladesh dengan kapasitas produksi sebesar 600,000 ton hingga 1 juta ton per tahun. Nilai akuisisi belum dapat diinformasikan karena prosesnya saat ini masih sedang berlangsung.
.
.
Pembangunan perumahan ($PTPP): Perseroan akan melakukan groundbreaking pada proyek superblok Grand Kamala Lagoon di Kalimalang Bekasi senilai Rp20 triliun dan proyek Grand Sungkono Lagoon di Surabaya senilai Rp5 triliun. Selain itu, Perseroan akan meresmikan pabrik beton pracetak di Sadang dan PLTU 2x7 MW di Lampung. Perseroan juga berencana untuk menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap II senilai Rp300 miliar.
.
.
Summarecon Agung ($SMRA): Perseroan akan mencairkan pinjaman perbankan senilai Rp300 miliar untuk membiayai kelanjutan proyek pembangunan Movenpick Hotels & Resort Jimbaran, Bali pada semester II’2014. Perseroan juga berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap dua pada akhir tahun 2014.
.
.
Link Net ($LINK): Pendapatan H1’14 naik 22.52% menjadi Rp1.01 triliun vs pendapatan H1’13 sebesar Rp787.2 miliar. Laba bersih H1’14 naik 24.39% menjadi Rp277.73 miliar vs laba bersih H1’13 sebesar Rp209.98 miliar. Perseroan pada tahun 2014 menargetkan pelanggan tv berlangganan dan akses internet sebesar 1.7 juta rumah di wilayah Jabodetabek.
.
.
Sekawan Intipratama ($SIAP): Perseroan akan memulai proyek gasifikasi batu bara ke etanol dengan nilai investasi sekitar 500 juta euro – 700 juta euro. Perseroan telah menunjuk perusahaan asal Swis ProCone GmbH sebagai EPC kontraktor yang akan membangun fasilitas gasifikasi tersebut. Pabrik tersebut berkapasitas 480,000 ton etanol per tahun dan ditargetkan akan beroperasi pada akhir 2016. Dana untuk pembangunan pabrik berasal dari ProCone sebesar 70% dan sisanya 30% berasal dari Perseroan yang bersumber dari pinjaman, penyertaan saham, dan penjualan batu bara.
.
.
Perdana Gapuraprima ($GPRA): Perseroan akan fokus menyelesaikan 4 proyek yakni Diamond City, Bellevue Place di Pondok Indah, Bhuvana Resort di Ciawi Jawa Barat, dan proyek di Cengkareng pada tahun ini. Sementara itu, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp450 miliar untuk mendanai 4 proyek tersebut.
.
.
Tower Bersama Infrastructure ($TBIG): Pendapatan H1’14 naik 24.4% menjadi Rp1.58 triliun vs pendapatan H1’13 sebesar Rp1.27 triliun. Laba bersih H1’14 turun 21.3% menjadi Rp663.6 miliar vs laba bersih H1’13 sebesar Rp843.7 miliar. Turunnya laba bersih H1’14 disebabkan oleh meningkatnya beban keuangan sebesar 51% menjadi Rp489.4 miliar vs beban keuangan H1’13 sebesar Rp324.15 miliar.
.
.
Dwi Aneka Jaya Kemasindo ($DAJK): Perseroan akan menarik pinjaman senilai Rp500 miliar pada semester II’2014. Perseroan telah mendapatkan plafon pinjaman tersebut dari enam bunk. Dana pinjaman akan digunakan untuk membiayai modal kerja akhir tahun ini.
 
Liputan6, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu bergerak di zona hijau di tengah minimnya sentimen. Aksi beli bersih investor asing menjadi sentimen positif untuk IHSG.

Pada penutupan perdagangan saham Rabu (20/8/2014), IHSG naik 24,99 poin atau 0,48 persen ke level 5.190,16. Indeks saham LQ45 menguat 0,66 persen ke level 886,50. Sebagian besar indeks saham acuan utama menguat kecuali indeks saham Pefindo25 melemah 0,26 persen ke level 503,45.

Laju IHSG bergerak di zona hijau sepanjang hari ini. IHSG berada di level tertinggi 5.190,93 dan level terendah 5.166,87. Penguatan indeks saham ini didorong dari 168 saham menguat. Sementara itu, 123 saham melemah sehingga menahan penguatan indeks saham. Lalu 88 saham diam di tempat.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 209.149 kali dengan volume perdagangan saham sekitar 6,77 miliar saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 5,58 triliun.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat kecuali sektor saham perkebunan turun 0,25 persen dan sektor saham konstruksi melemah 0,13 persen. Adapun sektor saham yang menguat yaitu sektor saham consumer goods naik 1,12 persen, sektor saham keuangan mendaki 0,65 persen, dan sektor saham manufaktur menguat 0,68 persen.

Investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 600 miliar. Sedangkan investor lokal menjual saham mencapai Rp 600 miliar.
Saham-saham lapis kedua dan ketiga mencatatkan top gainer pada hari ini. Saham-saham itu antara lain saham INDX naik 25 persen ke level Rp 280 per saham, saham SMDR mendaki 16,01 persen ke level Rp 5.000 per saham, dan saham APII mendaki 12,73 persen ke level Rp 310 per saham.

Sedangkan saham-saham yang menekan indeks saham antara lain saham PTSN turun 9,48 persen ke level Rp 105 per saham, saham INPP melemah 9,09 persen ke level Rp 200 per saham, dan saham PWON merosot 7,58 persen ke level Rp 439 per saham.

Pada hari ini juga transaksi cukup besar di pasar negosisasi. Transaksi saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) mencapai Rp 900,1 miliar. Harga saham PWON ditransaksikan di level harga Rp 460. Total frekuensi perdagangan saham sebanyak 12 kali. Kemungkinan transaksi itu difasilitasi oleh CLSA Indonesia.

Analis PT Asjaya Indosurya Securities, William Suryawijaya menuturkan, hari ini masih minim sentimen di bursa saham. Penguatan indeks saham lebih didorong dari aksi beli yang dilakukan oleh investor asing. Selain itu, adanya harapan pelaku pasar terhadap hasil sidang mahkamah konstisusi (MK) soal sengketa pemilihan Presiden mendorong IHSG bergerak perkasa.

"Keputusan MK juga dinanti pelaku pasar. Ada harapan keputusan MK tidak berbeda dengan hasil pemilihan umum yang telah diumumkan. Jadi ada optimisme pelaku pasar. Selain itu itu juga investor asing masih memaintain buy sambil tunggu keputusan MK," kata William, saat dihubungi Liputan6.com.

Bursa saham Asia ditutup variatif pada hari ini. Indeks saham Jepang Nikkei ditutup flat. Meski demikian, sejumlah indeks saham dapat mengaut seperti indeks saham Australia Sydney menguat 0,2 persen, indeks saham Hong Kong Hang Seng mendaki 0,2 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi naik 0,1 persen, dan indeks saham Taipei naik 0,5 persen. Adapun indeks saham Shanghai melemah 0,2 persen. (Ahm/)

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2093798/investor-asing-beli-saham-ihsg-ditutup-dekati-level-5200
 
MARKET NEWS $IHSG

Pergerakan indeks kemarin diwarnai oleh aksi spekulasi pelaku pasar mengantisipasi keputusan MK yang tidak akan mengubah hasil pilpres 2014 atau sesuai dengan hasil keputusan KPU sebelumnya. Pelaku pasar kembali melakukan aksi beli pada saham-saham unggulan seperti $BMRI, $BBRI, $TLKM, $BBCA, $MAPI dan $ASII. Menguatnya saham unggulan tersebut turut memberikan sentimen positif terhadap pasar sehingga saham lapis kedua dan ketiga juga turut aktif ditransaksikan. Nilai transaksi perdagangan di pasar reguler mencapai Rp4.15 triliun dan broker asing tercatat mengalami net buy sebesar Rp515.5 miliar. Namun demikian, sebagian investor terlihat masih mengambil sikap wait and see karena masih adanya kekhawatiran terhadap stabilitas keamanan dan politik. Indeks pada perdagangan kemarin ditutup menguat +21.97 poin pada level 5190.17.

Hari ini, Indeks diperkirakan akan cenderung fluktuatif dalam kisaran sempit karena investor hari ini fokus menunggu hasil keputusan MK mengenai sengketa pilpres 2014 yang rencananya akan dibacakan hari ini jam 14.00 WIB. Secara umum, indeks diperkirakan masih berpeluang menguat menyusul berlanjutnya aksi spekulasi mengantisipasi keputusan MK yang akan memenangkan Jokowi – Jk dan KPU.

Faktor global-regional hari ini cenderung netral karena indeks global cenderung mixed-flat dan indeks kawasan regional pagi ini yang cenderung menguat diperkirakan dapat turut memberikan sedikit sentimen positif terhadap pasar BEI.

Aspek teknikal, Pasar diperkirakan akan melanjutkan penguatan yang terjadi pada perdagangan hari kemarin. Hal ini terlihat dari pergerakan harga kemarin yang membentuk candle bullish setelah indeks sempat melakukan konsolidasi sebelumnya.

Range pergerakan indeks untuk hari ini akan berkisar diantara 5170 – 5210.
 
COMPLETE LATEST CORPORATE NEWS.
.
.
Express Transindo ($TAXI): Perseroan meluncurkan aplikasi mobile Express Now untuk mempermudah pemesanan taxi. Perseroan menargetkan akan memperoleh 1 juta transaksi melalui layanin tersebut.
.
.
Kawasan Industri Jababeka ($KIJA): Samsung Group mulai melakukan negosiasi mengenai rencana Samsung Group menambah lahan untuk pabrik baru di Cikarang, Bekasi. Lahan tersebut akan digunakan untuk membangun pabrik selular. Informasi luas lahan dan nilai penjualan lahan kepada Samsung masih belum bisa diumumkan karena masih dalam tahap awal.
.
Perseroan telah menyiapkan dana sebesar Rp750 miliar untuk mengakuisisi lahan di Cikarang Bekasi dan Kendal Jawa Tengah. Selain itu, Perseroan bekerjasama dengan PLIN sedang mengembangkan megaproyek senilai US$1 miliar. Perseroan dan PLIN akan membangun 2 hotel bintang lima, mal, apartemen, dan fasilitas lainnya.
.
.
Indofood Sukses Makmur ($INDF): Perseroan akan menjual 49% saham PT Nissinmas kepada Nissin Foods Holding Co senilai Rp63.5 miliar. Transaksi penjualan saham tersebut tidak merupakan transaksi material, terafiliasi dan mengandung unsur benturan kepentingan berdasarkan peraturan pasar modal.
.
.
Tower Bersama Infrastructure ($TBIG): Perseroan telah melunasi utang senilai US$103 juta dengan menggunakan pinjaman sindikasi bunk sebesar US$215 juta.
.
.
Pembangunan Perumahan ($PTPP): Perseroan berencana melepas 20%-30% saham PP Properti ke investor publik untuk mendapatkan dana segar sekitar Rp1.5 triliun. Pelaksanaan tender penjamin emisi IPO direncanakan akan selesai pada Q4’14.
.
.
XL Axiata ($EXCL): Pendapatan H1’14 naik 11.6% menjadi Rp11.5 triliun vs pendapatan H1’13 sebesar Rp10.3 triliun. Perseroan membukukan rugi bersih H1’14 sebesar Rp482.5 miliar vs laba bersih H1’13 sebesar Rp670.4 miliar. Rugi bersih H1’14 diantaranya disebabkan oleh meningkatnya beban infrastruktur sebesar 43.6% menjadi Rp4.02 triliun vs beban infrastruktur H1’13 sebesar Rp2.8 triliun.
.
.
Alam Sutera Realty ($ASRI): Perseroan hingga Juli 2014 mencatatkan marketing sales senilai Rp3.16 triliun atau 63% dari target marketing sales 2014 sebesar Rp5 triliun. Sebesar 60% marketing sales diperoleh dari penjualan lahan komersial di Serpong dan sisanya dari proyek Kota Ayodhya, pasar Kemis dan residensial.
.
.
Harum Energy ($HRUM): Perseroan menurunkan target produksi baru bara menjadi 7.5 juta – 8 juta ton atau turun sekitar 30% dibandingkan dengan target sebelumnya sebesar 11.5 juta ton. Penurunan target produksi tersebut dalam rangka efisiensi untuk menekan biaya.
.
.
Medco Energi International ($MEDC): Perseroan melalui anak usahanya Medco Tunisia Petroleum Limited, telah menyelesaikan akuisisi 100% saham Storm Ventures International Ltd senilai US$114 juta. Perseroan juga akan menambah modal kerja senilai US$13.7 juta sehingga total transaksi menjadi sebesar US$127.7 juta. Perseroan akan memiliki hak kepemilikan di delapan area yang terdiri dari 4 blok eksplorasi, dua blok pengembangan dan dua blok produksi. Total produksi saat ini sebanyak 2,800 barel minyak per hari dari Blok Adam dan Bir Ben Tatar dan nantinya akan ditingkatkan hingga 16,000 barel per hari.
.
.
Semen Baturaja ($SMBR): Perseroan sedang menjajaki diversifikasi usaha ke segmen hilir dan logistik semen seiring dengan rencana Perseroan meningkatkan kapasitas produksi. Perseroan saat ini sedang membangun pabrik baru dengan kapasitas hingga 1.85 juta ton per tahun, yang ditargetkan akan selesai pada tahun 2016.
.
.
Martina Berto ($MBTO): Perseroan sedang mengkaji penaikan harga jual produk pada semester II’2014 menyusul kenaikan tarif listrik yang cukup mengganggu kinerja Perseroan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.