pinnacullata
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 24506
- Sejak
- 24 Okt 2007
- Pesan
- 13.034
- Nilai reaksi
- 224
- Poin
- 63
Charlie sedang berbaring di sofa.
Kemudian istrinya menghampirinya dan melepas kacamata yang dipakai Charlie.
"Tahukah kamu, sayangku," kata istrinya dengan lembut,
"tanpa kacamata, wajahmu setampan pria muda yang dulu kunikahi."
Sambil meringis, Charlie menjawab,
"Sayangku, tanpa kacamataku, kamu kelihatan masih cantik juga!"
Kertas Dinding Untuk Menghias
Seorang wanita memutuskan untuk mendekorasi kamar kostnya. Dia tidak yakin berapa gulungan kertas dinding yang harus dibeli untuk mendekorasi kamarnya tersebut, tapi dia tahu bahwa teman kostnya juga baru saja menghias kamarnya dengan kertas dinding dan besar kamar mereka sama persis.
"Ani," kata wanita itu, "Berapa gulung kertas dinding yang kau beli untuk menghias kamarmu?"
"10 gulung." kata Ani
Wanita itu membeli juga 10 gulung kertas dinding dan mulai menghias kamarnya. Setelah selesai, ternyata kertas dinding tersebut sisa sebanyak 2 gulung utuh.
"Ani," kata wanita itu, "Aku membeli 10 gulung kertas dinding seperti katamu, tapi kok sisa 2 gulung, masih utuh lagi."
"Sama dong ...!" jawab Ani. "Punyaku juga sisa dua gulung utuh."
Kemudian istrinya menghampirinya dan melepas kacamata yang dipakai Charlie.
"Tahukah kamu, sayangku," kata istrinya dengan lembut,
"tanpa kacamata, wajahmu setampan pria muda yang dulu kunikahi."
Sambil meringis, Charlie menjawab,
"Sayangku, tanpa kacamataku, kamu kelihatan masih cantik juga!"
Kertas Dinding Untuk Menghias
Seorang wanita memutuskan untuk mendekorasi kamar kostnya. Dia tidak yakin berapa gulungan kertas dinding yang harus dibeli untuk mendekorasi kamarnya tersebut, tapi dia tahu bahwa teman kostnya juga baru saja menghias kamarnya dengan kertas dinding dan besar kamar mereka sama persis.
"Ani," kata wanita itu, "Berapa gulung kertas dinding yang kau beli untuk menghias kamarmu?"
"10 gulung." kata Ani
Wanita itu membeli juga 10 gulung kertas dinding dan mulai menghias kamarnya. Setelah selesai, ternyata kertas dinding tersebut sisa sebanyak 2 gulung utuh.
"Ani," kata wanita itu, "Aku membeli 10 gulung kertas dinding seperti katamu, tapi kok sisa 2 gulung, masih utuh lagi."
"Sama dong ...!" jawab Ani. "Punyaku juga sisa dua gulung utuh."


