• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Tips Membedakan Kosmetik Asli dan Palsu

Constantine

IndoForum Senior A
No. Urut
64676
Sejak
19 Feb 2009
Pesan
6.946
Nilai reaksi
320
Poin
83
Rendahnya tingkat pengetahuan masyarakat serta kurangnya pengawasan hukum membuat produk palsu dan berbahaya dapat tersebar luas. Konsumen hendaknya juga bersikap kritis dan lebih teliti dalam membeli sebuah produk.

Menurut Ketua Umum Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan, Widyaretna Bueanastuti, modus yang dilakukan pemalsu dalam memasaarkan produknya antara lain: menjual produk palsu, khususnya kosmetik, dengan harga murah karena sedang promosi atau cuci gudang, menjual produk dengan merek terkenal tanpa nomor registrasi dengan alasan produk tersebut langsung diimpor, terutama dari China. Para pemalsu umumnya menjual produknya dengan harga lebih murah dari merek aslinya. Pada beberapa kasus, harganya justru dinaikkan untuk menghindari kecurigaan.

Berikut beberapa tips untuk mengetahui asli tidaknya suatu produk kosmetik:

1. Perhatikan harga jual
"Kalau harga yang ditawarkan tidak wajar, misalnya terlalu murah, sebaiknya berhati-hati," kata Maria D.Dwiano, Head of Corporate Communications PT.Unilever Indonesia.

2. Ada nomor registrasi BPOM

Setiap produk, baik itu obat, makanan, atau kosmetik yang beredar wajib mencantumkan nomor ijin edar atau nomor registrasi BPOM yang menjamin produk tersebut aman dan asli.

3. Baca kandungan produk
Ketahui keamanan kandungan dan bahan yang digunakan suatu produk, yang bisa dilihat pada wadah dan kemasan. Bahan berbahaya yang dilarang dipakai dikosmetik oleh BPOM antara lain merkuri, hidrokinon, asam retinoat/tretinoin atau tretinoin acid, juga Rhodamin B.

4. Kenali varian produk
Kenali varian produk atau kemasan. Biasanya produk palsu menggunakan kemasan yang berbeda, misalnya kalau produk asli memakai bahan kaca, produk palsunya memakai bahan plastik. "Bila masih ragu dengan keaslian atau varian produk yang akan dibeli, jangan segan menghubungi nomor layanin konsumen yang tercetak di kemasan," saran Bambang Sumaryanto, External Director PT. P&G Indonesia.

5. Beli di tempat terpercaya

Biasakan untuk membeli produk di toko atau gerai yang sudah terpercaya karena biasanya mereka hanya mengambil produk dari distributor atau pabrik langsung. "Yang banyak jadi korban adalah retailer kecil yang membeli produk dari sales keliling," kata Bambang.
 
PERTAMAX............
Ya, sy juga jadi khawatir......
klo liht doi pkai kosmetik.........takut ada mercury,dll.......gtu...
Nais inpo....../no1
 
Agar tidak terkena produk kosmetik yang membahayakan, belilah kosmetik branded yang dijual pada konter yang jelas /no1
 
Nice info..... Emg kudu ati-ati kalo beli produk prawatan. Salah-salah bisa bikin celaka!
 
Jika beli produk perawatan wajah yang blm pernah pakai, belilah 1 macam dahulu, jika cocok baru dilengkapi, Ok selamat merawat wajah /no1
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.