Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Dunia sudah semakin canggih loh, Sobat HeRo. Sekarang semua sudah serba online. Bahkan mencari pekerjaan pun sudah dapat dilakukan secara online. Kamu dapat mengetikkan lowongan kerja di google search. Dalam hitungan detik anda akan diberikan ratusan hingga ribuan situs lowongan kerja dengan berbagai posisi dari beragam tipe perusahaan. Sehingga anda perlu memperhatikan banyak hal, salah satunya email lamaran kerja.
Yuk simak teknik mengirim email supaya tidak diabaikan oleh HRD.
Berikut ini adalah teknik mengirim email lamaran kerja yg baik & benar, supaya email anda tetap dibuka & dibaca. Sehingga, anda punya kesempatan untuk dipanggil ke tahap interview.
1. Isi Body Email Kamu
Kalau anda mengirim lamaran kerja tanpa pernah mengisi body email, maka HRD akan menilai bahwa email yg masuk adalah email yg tidak penting. Sehingga, mereka tidak perlu membuka email tersebut, karena cuma membuang-buang waktu saja. Kamu harus sering mengisi body email mu, pakai bahasa yg baku & sopan, supaya emailmu dianggap penting & dibaca oleh HRD. Body email ini salah satu hal yg penting, karena sebelum membuka lampiran email, HRD akan melihat anda dari body email yg anda kirim.
2. Isi Subjek Email Sesuai Ketentuan
Biasanya perusahaan yg membuka lowongan, sudah menentukan subjek email yg harus anda cantumkan. Ikuti subjek email yg mereka minta. Jangan pernah dikosongkan, ataupun diisi asal-asalan. Subjek email itu menandakan tujuan anda mengirim email tersebut. Kalau subjek email tidak ditentukan, ikuti aturan pada umumnya, yaitu Nama Lengkap_Posisi atau sebaliknya. Dari subjek email inilah HRD akan tahu bahwa email yg anda kirim adalah email lamaran kerja.
3. Kirim Lamaran Kerja Lengkap
Perusahaan itu sering meminta lamaran kerja yg lengkap dari kandidatnya. Pastikan, sebelum anda mengirim email mu, seluruh lamaran kerja yg diminta, sudah dilampirkan di email. Jangan hingga ada dokumen atau lamaran yg tertinggal atau kelupaan, sehingga anda harus mengirim email kedua. Mengirim email lebih dari satu kali sering dianggap tidak profesional.
4. Ukuran File Lamaran Kerja
Pastikan total ukuran file lamaran kerja anda tidak lebih dari 2MB. Kalau ukuran file anda terlalu besar, atau lebih akbar dari 2MB, biasanya menciptakan HRD jadi malas membaca lamaran kerjamu, karena terlalu lama downloadnya. Jadi, usahakan ukuran total semua file lamaran kerjamu sekecil mungkin, supaya dapat menghemat waktu saat di unduh oleh HRD.
5. Jadikan File Lamaran Menjadi Satu File Format Pdf
Selain harus memperhatikan ukuran file, kita juga perlu memperhatikan satu hal ini. HRD tidak mungkin akan mendownload satu-satu file yg anda lampirkan karena itu akan memakan banyak waktu & terkesan tidak rapi. Jadi, satukanlah file lamaran kerja anda beserta file lain yg dilampirkan. Selain itu, ubahlah format lampiran email ke dalam pdf karena kalau tetap dalam format word biasanya akan berantakan & HRD akan malas membacanya.
Untuk selengkapnyaaaaaaa cek di https://www.ruanghr.co.id/email-lamaran-kerja/
--------------
Untuk mendapatkan informasi lainnya seputar lowongan kerja perusahaanyang membuka loker, bahkan kandidat kerja untuk ditawari loker, & juga konsultasi seputar karir mu di RuangHR, dapat melalui link di bawah ini :
RuangHR.co.id
Jangan lupa untuk mengikuti akun sosial media kami lainnya :
Instagram : https://instagram.com/ruanghr.co.id?...=17653dexo91ik
Twitter: @Ruanghrcoid
LinkedIn: RuangHR.co.id
Tiktok: @ruanghr.co.id
Group Facebook: cutt.ly/qfP1xEM
Group Telegram: bit.ly/telegramRuangHR Hari ini 17:35