Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Youtuber Indonesia sering menciptakan narasi kalau negara tetangga Timor Leste itu negara miskin? Tidak salah juga, karena berdasarkan angka Timor Leste masuk peringkat 152 dari 162 negara yg miskin di dunia.
Namun bagaimana kemiskinan yg terjadi disana?
Apakah terjadi kelaparan hebat seperti di negeri Afrika, apakah masyarakatnya hidup serba kekurangan?
Oke, ane akan ajak sedikit melihat narasi visual dari youtuber lokal disana. Jadi tidak berpatokan pada youtuber Indonesia, yg seringnya memojokkan negara tetangga tersebut dengan judul heboh yg memberikan kesan negara itu harap kembali ke pangkuan Indonesia.
Dari vlog VictoriagenIX, terlihat kemacetan yg terjadi di wilayah Timor Leste. Ini menandakan banyaknya mobil, motor atau kendaraan yg beroperasi disana hingga menimbulkan kemacetan.
Ini menandakan kehidupan di Ibukota Timor Leste baik-baik saja, tidak ada yg hidupnya miskin, hingga mereka susah untuk makan, bahkan busung lapar terjadi dimana-mana tidak nampak.
Bahkan mereka masih dapat asik shoping ke Timor Plaza, salah satu mall akbar yg ada disana. Narasi miskin yg disebutkan memang sama sekali tidak terasa di vlognya warga lokal ini.
Sebab begini, pada dasarnya di negara miskin pun akan ada masyarakat yg kaya begitu juga sebaliknya di negara kaya akan ada juga masyarakat yg miskin.
Jadi masalah kemiskinan yg terjadi di Timor Leste tidak dapat dipatok rata, sama akan halnya di Indonesia masih banyak masyarakat miskin yg butuh bantuan dari pemerintah.
Jalan-jalan desa yg terisolir juga masih cukup banyak, jadi lebih baik hentikan narasi-narasi menghibur diri, seakan Timor Leste masyarakat hidupnya serba susah, serba sulit lalu harap kembali ke Indonesia.
Lupakan itu semua, Timor memang sudah memilih untuk merdeka & berpisah. Masyarakat disana juga tidak semiskin yg diwartakan, kehidupan ekonomi mereka masih berjalan normal. Sama halnya dengan daerah lain yg ada di Indonesia, kehidupan masyarakatnya sibuk dengan aktivitas harian pada umumnya.
Memang kalau ada yg masih mengharap Timor kembali ke Indonesia, itu hal yg wajar. Tapi, menciptakan narasi seakan masyarakat Timor Leste tidak betah karena kehidupan disana karena miskin? Ini yg patut dipertanyakan, terlihat kehidupan di Dili seperti tidak ada kemiskinan, walau tentu saja realita kemiskinan pasti ada namun agak berbeda dari yg sering diwartakan, sekali lagi kesenjangan sosial di banyak wilayah pasti ada. Tapi, lebih baik kita membangun Kupang, karena pada dasarnya mereka juga bagian dari Indonesia, & lupakan tentang Timor Leste bila mereka jadi negara bankrut, & gagal bayar hutang itu sudah jadi opsi mereka.
Bagaimana tanggapanmu dengan hal ini juragan?
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2022
referensi : klik
Pic : google