Ajido-Marujido
IndoForum VIP: The Special One
- No. Urut
- 10016
- Sejak
- 31 Des 2006
- Pesan
- 4.815
- Nilai reaksi
- 147
- Poin
- 63
Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. Karena dimana hartamu berada, di situ juga hatimu berada. (Matius 6:19-21)
“Father please forgive them, because they don’t know what they have done…”
Dear Friends,
Dari sekian banyaknya karya dan mukjizat Tuhan dalam hidup, salah satu hal yang menyebabkan aku bertobat dan mengikuti Kristus adalah mengenai khotbah tentang akhir zaman yang secara tidak langsung diceritakan sebagai pengisi jam makan siang oleh salah seorang rekan kerja di perusahaan terdahulu. Namun siapa sangka hanya karena cerita seperti itulah, roh kudus mulai bekerja secara luar biasa dan mampu mengubah hidupku secara tidak langsung. Firman yang ditabur oleh temanku melalui cerita singkat saat makan siang tidak berakhir dengan sia-sia. Pertama kali mendengar khotbah akhir zaman dari seorang teman kerja… meski jujur aku berasal dari background keluarga yang belum mengenal Yesus sebagai juru selamat pribadi, namun entah kenapa… saat mendengar hal tersebut secara tidak langsung seakan ada rasa aneh terhadap masa yang akan datang yang menjamah sekujur diriku. Mendadak apa yang tidak pernah diketahui sejak semula, tiba-tiba Tuhan singkapkan. Tuhan itu memang sungguh luar biasa baiknya, dan kalau dipikir kembali, kuasa jamahan-Nya sungguh ajaib! Karena meskipun telah sekian lama bergaul di lingkungan Kristus dan mendapatkan pelajaran Kristiani di sekolah, jamahan Tuhan baru muncul dan benar-benar aku rasakan saat berusia 22 tahun. Wow.. Tuhan pasti telah mempersiapkan hari dan jam yang tepat khusus untuk mengubah hidup setiap orang. Tuhan bahkan memakai seseorang yang biasa saja dan sederhana untuk melawat hidupku.
Sebagai manusia yang telah ditebus oleh darah-Nya, terkadang masih saja tak luput dari dosa. Dan sebagai pribadi yang telah diselamatkan oleh darah Anak Domba Allah, sudah sepatutnya bersyukur dan hidup serupa dengan Kristus, karena Ia sebagai Raja di atas segala raja akan datang kembali dan berkenan menyambut kita di awan-awan.
Namun.. saat Tuhan Yesus datang kedua kalinya, apakah Ia menemukan IMAN di bumi ?
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga (Matius 24:44).
Friends, hampir semua pasal di alkitab yaitu perjanjian lama maupun perjanjian baru, hampir semuanya membahas mengenai akhir zaman. Aku juga percaya, sebagaimana Saulus bisa menjadi Paulus, maka demikian juga gelap dapat menjadi terang dunia oleh karena jamahan Yesus Kristus dan doa orang benar.
God bless you all...
PERTANYAAN MURID-MURID YESUS TENTANG AKHIR ZAMAN
Ketika Yesus duduk diatas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia.
Kata mereka: Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yesus kepada mereka: ”Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah kamu jangan gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya (Matius 24:3-14).
Yesus memberikan gambaran tentang tanda–tanda terjadinya akhir jaman, dimana hal ini akan terlaksana setelah terjadinya pengangkatan gereja dan orang – orang kudus, sehingga yang tertinggal di masa itu adalah mereka yang belum sepenuhnya percaya akan Yesus Kristus (rohani suam-suam kuku), mereka yang belum percaya dan menerima Yesus, maupun mereka yang namanya belum pernah tertulis di Kitab Kehidupan sejak dunia ini dijadikan, yaitu mereka yang sama sekali menyangkal mengakui Yesus Kristus sebagai juru selamat pribadi. Gambaran (nubuatan) tentang peristiwa akan datang (akhir zaman) yaitu sebagai berikut:
Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. Sebab Mesias-mesias palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda–tanda yang dahsyat dan mukjizat–mukjizat, sehingga sekiranya mungkin mereka menyesatkan orang – orang pilihan juga (Matius 24:23).
Tuhan Yesus jelas sekali memperingatkan kita agar kita tidak mudah tertipu akan Mesias-mesias palsu (Antikris) yang akan muncul dan mengadakan tanda–tanda dan mukjizat-mukjizat yang dahsyat. Tuhan Yesus juga menubuatkan : sekiranya mungkin mereka menyesatkan orang–orang pilihan juga. Tentu kita sebagai orang pilihan Allah yang telah ditebus oleh darah Anak Domba yang kudus, tidak ingin disesatkan oleh Mesias palsu yang sudah diperingatkan sebelumnya oleh Anak Domba Yesus Kristus bukan? Jagalah mahkota kita, jangan sampai ada satu orang pun yang mau merebutnya.
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga (Matius 24:44).
Pesan Yesus pada kita yang hidup di akhir zaman ini dengan jelas sekali memperingatkan agar kita selalu siap sedia akan kedatangan Yesus yang kedua kalinya untuk menjemput kita umat pilihan-Nya di angkasa melalui pengangkatan (Rapture), karena kedatanganNya tidak dapat diprediksikan oleh siapapun juga, kecuali oleh Bapa di Sorga, hanya Dia yang mengetahuinya (Matius 24:36). Berjaga-jagalah senantiasa.
Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon Ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah diambang pintu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (Matius 24:32-35).
Kita sesungguhnya patut sekali bersyukur oleh karena belas kasihan Allah Bapa akan Putera-Nya yang tunggal telah dikorbankan bagi kita, dan oleh kasih karunia-Nya lah, kita dapat mengetahuia tanda-tanda akhir Zaman yang akan terjadi sehingga kita tidak menjadi terkejut, kecewa, atau bahkan menyangkal pribadi Yesus jika saat itu tiba. Tentang pohon Ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Saat ini Injil sudah hampir tersebar hingga ke penjuru dunia, meskipun di beberapa pelosok pedalaman mungkin belum sepenuhnya terjangkau. Penuaian jiwa semakin banyak terjadi, Kebangkitan dan Kesembuhan Rohani yang belum pernah terjadi di daerah-daerah dengan kebudayaan tertentu, kini berkat anugrah Tuhan dan belas kasih setia-Nya, penuaian jiwa mulai memberikan hasil.
Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas; Bertunas disini dalam Israel adalah suatu keadaan yang merdeka, dimana pangkal baru telah tumbuh menjadi suatu bangsa baru yang mulai bertunas dalam segala hal, baik dalam politik, ekonomi, bahkan segala aspek lainnya. Dan selain itu pula kata melembut dan bertunas ini memiliki pengertian jika Injil sudah diberitakan hingga keseluruh penjuru dunia, dan mereka yang diwartakan tentang Firman Tuhan yang hidup itu mulai melembut, mulai mengenal dan menerima Yesus Kristus sebagai satu-satunya Penyelamat hidup, dan mulai bertunas, yaitu mereka bertumbuh dan menghasilkan buah-buah roh, maka musim panas sudah dekat... waktunya sudah dekat, dengan kata lain waktu penggenapan akhir zaman sudah diambang pintu.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Perlu kita catat disini adalah Israel merdeka tahun 1948, dimana hal ini akan berkaitan bahwa pada angkatan tunas inilah yaitu orang-orang yang lahir dari tahun 1948 keatas dan seterusnya jika Tuhan berkenan tidak akan berlalu sebelum semuanya ini terjadi. Atau dengan kata lain angkatan yang lahir pada tahun 1948 keatas dan seterusnya tidak akan lewat sebelum mengalami masa akhir zaman, dimana angkatan inilah yang akan mengalami masa akhir zaman.
Puji syukur bagi kita yang telah menerima Yesus Kristus sebagai juru selamat pribadi yang ditawarkan kepada kita secara cuma-cuma serta kita mulai bertumbuh dan menghasilkan buah-buah roh bagi kehidupan Kristiani, serta tidak mengabaikan segala yang ada, sebab bila penghakiman itu tiba…. maka kita akan siap bersama-sama dengan Dia menyongsong kehidupan yang kekal selama-lamanya.
APAKAH PENGANGKATAN ORANG-ORANG KUDUS BENAR TERJADI SEBELUM MASA KESENGSARAAN?
Pertanyaan tersebut diatas merupakan pertanyaan yang cukup penting karena secara tidak langsung mempengaruhi iman untuk percaya akan keselamatan yang akan datang.
Apakah pengangkatan orang-orang kudus benar terjadi sebelum masa kesengsaraan? Jawabannya adalah benar, pengangkatan
(rapture) orang-orang kudus terjadi sebelum masa kesengsaraan. Jawaban ini dapat kita lihat dalam Wahyu 4:1, dimana Rasul Yohanes mendapatkan penglihatan tentang peristiwa pengangkatan ini, ”Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.”
Rasul Yohanes sendiri pada masa itu mengalami penglihatan yang luar biasa, dimana ia pun dalam penglihatan tersebut naik diangkat ke sorga dan melihat kronologis lengkap akhir zaman, dari proses pengangkatan hingga kejadian-kejadian yang secara berurutan yang harus terjadi sesudah pengangkatan tersebut.
Pemandangan di sorga saat Yohanes mengalami penglihatan pengangkatan tersebut, tidak terjadi di tengah masa kesengsaraan atau pada akhir masa kesengsaraan, tetapi adalah sebelum masa kesengsaraan itu dimulai.
Karena bila pengangkatan itu terjadi di tengah masa kesengsaraan atau pada akhir masa kesengsaraan, maka hal tersebut tentu tidak akan sesuai dengan Wahyu 19:11-14, dimana dalam wahyu tersebut, Tuhan Yesus datang bersama-sama dengan orang kudusnya dalam penampakan penuh kemuliaan di awan-awan untuk menghakimi dan berperang dengan adil melawan antikris dan para pengikutnya pada akhir masa kesengsaraan.
Jadi tidak mungkin orang kudus diangkat pada akhir masa kesengsaraan, kemudian pada saat itu juga bersama-sama dengan Yesus menampakan diri penuh dengan kemuliaan di awan-awan.
Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: ”Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: ”Firman Allah”. Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menuggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. (Wahyu 19:11-14).
Yang dimaksud dengan semua pasukan di sorga mengikuti Dia; mereka menuggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih, dapat kita lihat pada Wahyu 19:8, Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih !” (Lenan halus itu adalah perbuatan – perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)
Selain itu pula jika pengangkatan orang-orang kudus ini terjadi pada akhir masa kesengsaraan, maka hal ini ini tidak dapat menjelaskan mengapa orang-orang kudus ini belum diangkat ke sorga namun bisa ada penampakan penuh kemuliaan bersama-sama dengan Yesus di sorga.
Hal ini diperkuat pula dengan penglihatan Daniel pada kitab Daniel 12:1-3, Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu. Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal. Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selamanya.
Saat penghulu malaikat Mikhael muncul, ia akan mendampingi anak-anak bangsa Allah sehingga terluput dari masa kesengsaraan tersebut, dan bersama-sama dengan orang-orang yang telah meninggal akan dibangkitkan dalam kubur untuk pindah ke kehidupan yang kekal.
BENARKAH RASUL YOHANES HIDUP SAMPAI KEDATANGAN YESUS YANG KEDUA KALINYA?
Friends, nubuatan Yesus tentang rasul Yohanes yang terpilih mendapatkan penglihatan di pulau Patmos, terkadang tanpa kita sadari dalam penampakan Yesus kepada murid-muridNya di pantai danau Tiberias, sesungguhnya telah dinubuatkan siapa salah satu saksi yang akan mendapatkan penglihatan mengenai akhir zaman ini. Dalam kitab
Yohanes 21:20
Yesus secara tidak langsung mengungkapkan nubuatan tersebut, Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: ”Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?” Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: ”Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Jawab Yesus: ”Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukanlah urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.” Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: ”Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”
Saat rasul Petrus bertanya kepada Yesus mengenai kelangsungan hidup murid yang dikasihi Yesus, ”Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” maka dapat kita lihat disini orang yang dimaksudkan oleh rasul Petrus sebagai murid yang dikasihi Yesus adalah rasul Yohanes, hal ini berkaitan karena pertanyaannya ini diingat jelas oleh orang yang dimaksud sehingga ditulisnya di kitabnya sendiri, yaitu kitab Yohanes. Selain itu pula orang yang dimaksud ini diperjelas oleh perkataan nubuatan Yesus yaitu ”Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukanlah urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”
Friends, perhatikan baik-baik perkataan Yesus berikut ini:
Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang. Perkataan Yesus ini menimbulkan desas-desus diantara murid-murid bahwa rasul Yohanes itu tidak akan mati sampai Yesus datang kedua kalinya dimuka bumi, yaitu pada akhir zaman. Maka tidaklah mengherankan jikalau rasul Yohanes ini pernah naik ke surga dan memiliki perglihatan tentang akhir zaman, saat ia dipernjara di pulaui Patmos. Namun benar atau tidaknya desas-desus bahwa rasul Yohanes akan terus hidup dari masa lampau, masa sekarang bahkan hingga akhir zaman saat Yesus Kristus datang kedua kalinya, tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Biarlah hal itu menjadi rahasia Tuhan sebagaimana ia ungkapkan kepada rasul Petrus, ”Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukanlah urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”
Dan hal inilah Tuhan teguhkan kembali dalam Mat 16:28, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak manusia datang sebagai Raja dalam Kerjaan-Nya.
KRONOLOGIS LENGKAP AKHIR ZAMAN
Setelah terjadinya penggenapan pengangkatan secara fisik dan rohani umat beriman yang percaya sepenuhnya akan pribadi Yesus Kristus sebagai Mesias satu-satunya yang hidup di dunia ini (Rapture), maka “masa kesengsaraan 7 tahun” akan segera digenapi. Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri (Matius 24:36).
Yang patut kita syukuri disini adalah bahwa kita telah diingatkan terlebih dahulu akan kronologis peristiwa yang akan datang… dimana bila kemungkinan Tuhan berkenan, pada angkatan kita inilah yang disebut sebagai angkatan akhir zaman (angkatan Gereja Laodikia periode tahun 1900 hingga pada masa kesengsaraan. Wahyu 3:14–22). Setelah terjadinya masa pengangkatan tersebut (Rapture) maka dimulailah ”masa kesengsaraan 7 tahun” dengan urutan sebagai berikut:
KEENAM MATERAI PERTAMA DIBUKA
(Wahyu 5:5) Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: ”Janganlah engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh materainya.”
(Wahyu 5:7) Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.
PEMBUKAAN MATERAI PERTAMA
Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh materai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat mahluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan (Wahyu 6:1-2).
Keempat mahluk disini adalah serafim, yaitu keempat malaikat yang digambarkan oleh Yesaya dalam penglihatannya akan takhta Allah (Yesaya 6:1-3), Mereka punya enam sayap dan berseru, “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa.”
Dalam Yehezkiel keempat mahluk ini digambarkan sebagai berikut:
Pada pembukaan materai oleh Anak Domba (Yesus Kristus), perlu diketahui bahwa penunggang kuda putih ini sesungguhnya bukanlah Yesus Kristus, melainkan antikristus. Namun antikristus ini akan berperan sebagai Yesus Kristus, yang seolah membawa perdamaian. Dengan beralasan perdamaian ini ia kemudian maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. Terjemahan Kitab Suci yang benar menurut versi King James Version (KJV) bukan menggunakan sebuah panah melainkan menggunakan sebuah bow (busur). Antikris menggunakan busur yang menunjukkan menaklukan melalui diplomasi politik, bukannya peperangan sebagaimana lambang anak panah. Dia membawa perdamaian palsu dengan janji untuk menyelesaikan seluruh permasalahan dunia. Dan satu mahkota di kepalanya membuktikan bahwa dia menang terhadap perdamaian palsu yang diberikannya.
Ketakutan dunia internasional akan perang nuklir telah menciptakan munculnya organisasi-organisasi perdamaian yang semakin marak dapat kita lihat di media akhir-akhir ini. Hal ini semakin memperkuat jalan masuknya antikristus ke kancah politik dengan celah yang terorganisir.
Cara antikristus masuk dengan membawa perdamaian palsu, adalah setelah terjadinya serangan yang dilakukan Gog seperti yang telah dinubuatkan dalam Yehezkiel 38:1-11 mengenai Firman Tuhan tentang Gog di tanah Magog, dimana Gog di tanah Magog adalah raja agung negeri Mesekh (Moskow) dan Tubal. Allah sendiri yang akan menarik masuk Gog beserta sekutunya yaitu Orang Persia (Iran), Etiopia (Afrika Utara), dan Put (Libya); Orang Gomer (Pecahan Uni Soviet), Bet-Togarma (Turki) dari utara sekali serta banyak bangsa yang akan menyertainya untuk masuk dengan tujuan untuk merampas, menjarah , dan menyerang umat Israel yang sudah dikumpulkan dari tengah bangsa-bangsa dan yang sedang diam dengan aman tentram, seperti yang tercatat dalam Yehezkiel 38:12, Engkau bermaksud untuk merampas dan menjarah dan mengacungkan tanganmu terhadap reuntuhan-reruntuhan yang sudah didiami kembali dan menyerang umatKu yang dikumpulkan dari tengah bangsa-bangsa. Mereka sudah mempunyai ternak dan harta benda dan mereka diam di pusat bumi.
Tujuan Allah menarik Gog dan sekutunya masuk menyerbu Israel tersirat secara jelas dalam Yehezkiel 38:16, yaitu: Engkau bangkit melawan umat-Ku Israel seperti awan yang menutupi seluruh bumi. Pada hari yang terkemudian akan terjadi hal itu dan Aku akan membawa engkau untuk melawan tanah-Ku, supaya bangsa-bangsa mengenal Aku, pada saat Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu dihadapan mereka, hai Gog. Serta dalam Yehezkiel 38:23, Aku akan menunjukkan kebesaran-Ku dan kekudusan-Ku dan menyatakan diri-Ku dihadapan bangsa-bangsa yang banyak, dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan.
Allah tidak tinggal diam, Ia menyelamatkan Israel dari tangan Gog. Allah sendiri yang berperang melawan Gog dan sekutunya. Dalam Yehezkiel 38:19-22 tertulis dengan jelas bahwa Allah turut berperang menyelamatkan Israel, yaitu: Dalam cemburu-Ku dan dalam api kemurkaan-Ku Aku akan berfirman: Pada hari itu pasti terjadi gempa bumi yang dahsyat di tanah Israel. Ikan-ikan di laut, burung-burung di udara, binatang-binatang hutan, segala binatang melata yang merayap di bumi dan semua manusia yang ada di atas bumi akan gentar melihat wajah-Ku. Gunung-gunung akan runtuh, lereng-lereng gunung akan longsor dan tiap tembok akan roboh ke tanah. Dan Aku akan memanggil segala macam kekejutan terhadap Gog, demikianlah firman Tuhan Allah, sehingga pedang seorang akan memakan yang lain. Aku akan menghukum dia dengan sampar dan tumpahan darah; Aku akan menurunkan hujan lebat, rambun, api dan hujan belerang ke atasnya dan ke atas tentaranya dan ke atas banyak bangsa yang menyertai dia.
Dan di tengah kehancuran dari peperangan ini, antikristus akan dapat dengan mudah masuk ke publik dengan menawarkan damai kepada seluruh dunia.
PEMBUKAAN MATERAI KEDUA
Dan ketika Anak Domba itu membuka materai yang kedua, aku mandengar mahluk yang kedua berkata: ”Mari!”. Dan majulah seekorkuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar (Wahyu 6:3-4).
Disaat antikristus mengambil alih kekuasaan dunia, namun beberapa bangsa ada yang tidak puas, berusaha menentang dan berusaha untuk menciptakan pemerintahan sendiri. Mereka memberontak dan saling manghasut satu dengan yang lainnya sehingga mulailah perang dunia. Meskipun usaha mereka untuk melepaskan diri dari antikristus tidak akan berhasil, namun dampak dari pemberontakan dari perang dunia ini akan menyebar luas dan menjadi perang yang penuh akan pertumpahan darah. Hal ini menunjukkan pada saat itu akan terjadi perang yang besar yaitu Perang Dunia III.
“Father please forgive them, because they don’t know what they have done…”
Dear Friends,
Dari sekian banyaknya karya dan mukjizat Tuhan dalam hidup, salah satu hal yang menyebabkan aku bertobat dan mengikuti Kristus adalah mengenai khotbah tentang akhir zaman yang secara tidak langsung diceritakan sebagai pengisi jam makan siang oleh salah seorang rekan kerja di perusahaan terdahulu. Namun siapa sangka hanya karena cerita seperti itulah, roh kudus mulai bekerja secara luar biasa dan mampu mengubah hidupku secara tidak langsung. Firman yang ditabur oleh temanku melalui cerita singkat saat makan siang tidak berakhir dengan sia-sia. Pertama kali mendengar khotbah akhir zaman dari seorang teman kerja… meski jujur aku berasal dari background keluarga yang belum mengenal Yesus sebagai juru selamat pribadi, namun entah kenapa… saat mendengar hal tersebut secara tidak langsung seakan ada rasa aneh terhadap masa yang akan datang yang menjamah sekujur diriku. Mendadak apa yang tidak pernah diketahui sejak semula, tiba-tiba Tuhan singkapkan. Tuhan itu memang sungguh luar biasa baiknya, dan kalau dipikir kembali, kuasa jamahan-Nya sungguh ajaib! Karena meskipun telah sekian lama bergaul di lingkungan Kristus dan mendapatkan pelajaran Kristiani di sekolah, jamahan Tuhan baru muncul dan benar-benar aku rasakan saat berusia 22 tahun. Wow.. Tuhan pasti telah mempersiapkan hari dan jam yang tepat khusus untuk mengubah hidup setiap orang. Tuhan bahkan memakai seseorang yang biasa saja dan sederhana untuk melawat hidupku.
Sebagai manusia yang telah ditebus oleh darah-Nya, terkadang masih saja tak luput dari dosa. Dan sebagai pribadi yang telah diselamatkan oleh darah Anak Domba Allah, sudah sepatutnya bersyukur dan hidup serupa dengan Kristus, karena Ia sebagai Raja di atas segala raja akan datang kembali dan berkenan menyambut kita di awan-awan.
Namun.. saat Tuhan Yesus datang kedua kalinya, apakah Ia menemukan IMAN di bumi ?
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga (Matius 24:44).
Friends, hampir semua pasal di alkitab yaitu perjanjian lama maupun perjanjian baru, hampir semuanya membahas mengenai akhir zaman. Aku juga percaya, sebagaimana Saulus bisa menjadi Paulus, maka demikian juga gelap dapat menjadi terang dunia oleh karena jamahan Yesus Kristus dan doa orang benar.
God bless you all...
PERTANYAAN MURID-MURID YESUS TENTANG AKHIR ZAMAN
Ketika Yesus duduk diatas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia.
Kata mereka: Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatanganMu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yesus kepada mereka: ”Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah kamu jangan gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.
Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa karena nama-Ku, dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci. Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya (Matius 24:3-14).
Yesus memberikan gambaran tentang tanda–tanda terjadinya akhir jaman, dimana hal ini akan terlaksana setelah terjadinya pengangkatan gereja dan orang – orang kudus, sehingga yang tertinggal di masa itu adalah mereka yang belum sepenuhnya percaya akan Yesus Kristus (rohani suam-suam kuku), mereka yang belum percaya dan menerima Yesus, maupun mereka yang namanya belum pernah tertulis di Kitab Kehidupan sejak dunia ini dijadikan, yaitu mereka yang sama sekali menyangkal mengakui Yesus Kristus sebagai juru selamat pribadi. Gambaran (nubuatan) tentang peristiwa akan datang (akhir zaman) yaitu sebagai berikut:
- Banyak orang akan datang dengan memakai nama Yesus dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang
- Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan.
- Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.
- Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa
- Kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa karena nama Yesus
- Banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci
- Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin
- Orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat
- Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa
Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya. Sebab Mesias-mesias palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda–tanda yang dahsyat dan mukjizat–mukjizat, sehingga sekiranya mungkin mereka menyesatkan orang – orang pilihan juga (Matius 24:23).
Tuhan Yesus jelas sekali memperingatkan kita agar kita tidak mudah tertipu akan Mesias-mesias palsu (Antikris) yang akan muncul dan mengadakan tanda–tanda dan mukjizat-mukjizat yang dahsyat. Tuhan Yesus juga menubuatkan : sekiranya mungkin mereka menyesatkan orang–orang pilihan juga. Tentu kita sebagai orang pilihan Allah yang telah ditebus oleh darah Anak Domba yang kudus, tidak ingin disesatkan oleh Mesias palsu yang sudah diperingatkan sebelumnya oleh Anak Domba Yesus Kristus bukan? Jagalah mahkota kita, jangan sampai ada satu orang pun yang mau merebutnya.
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga (Matius 24:44).
Pesan Yesus pada kita yang hidup di akhir zaman ini dengan jelas sekali memperingatkan agar kita selalu siap sedia akan kedatangan Yesus yang kedua kalinya untuk menjemput kita umat pilihan-Nya di angkasa melalui pengangkatan (Rapture), karena kedatanganNya tidak dapat diprediksikan oleh siapapun juga, kecuali oleh Bapa di Sorga, hanya Dia yang mengetahuinya (Matius 24:36). Berjaga-jagalah senantiasa.
Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon Ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah diambang pintu. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu (Matius 24:32-35).
Kita sesungguhnya patut sekali bersyukur oleh karena belas kasihan Allah Bapa akan Putera-Nya yang tunggal telah dikorbankan bagi kita, dan oleh kasih karunia-Nya lah, kita dapat mengetahuia tanda-tanda akhir Zaman yang akan terjadi sehingga kita tidak menjadi terkejut, kecewa, atau bahkan menyangkal pribadi Yesus jika saat itu tiba. Tentang pohon Ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat. Saat ini Injil sudah hampir tersebar hingga ke penjuru dunia, meskipun di beberapa pelosok pedalaman mungkin belum sepenuhnya terjangkau. Penuaian jiwa semakin banyak terjadi, Kebangkitan dan Kesembuhan Rohani yang belum pernah terjadi di daerah-daerah dengan kebudayaan tertentu, kini berkat anugrah Tuhan dan belas kasih setia-Nya, penuaian jiwa mulai memberikan hasil.
Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas; Bertunas disini dalam Israel adalah suatu keadaan yang merdeka, dimana pangkal baru telah tumbuh menjadi suatu bangsa baru yang mulai bertunas dalam segala hal, baik dalam politik, ekonomi, bahkan segala aspek lainnya. Dan selain itu pula kata melembut dan bertunas ini memiliki pengertian jika Injil sudah diberitakan hingga keseluruh penjuru dunia, dan mereka yang diwartakan tentang Firman Tuhan yang hidup itu mulai melembut, mulai mengenal dan menerima Yesus Kristus sebagai satu-satunya Penyelamat hidup, dan mulai bertunas, yaitu mereka bertumbuh dan menghasilkan buah-buah roh, maka musim panas sudah dekat... waktunya sudah dekat, dengan kata lain waktu penggenapan akhir zaman sudah diambang pintu.
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. Perlu kita catat disini adalah Israel merdeka tahun 1948, dimana hal ini akan berkaitan bahwa pada angkatan tunas inilah yaitu orang-orang yang lahir dari tahun 1948 keatas dan seterusnya jika Tuhan berkenan tidak akan berlalu sebelum semuanya ini terjadi. Atau dengan kata lain angkatan yang lahir pada tahun 1948 keatas dan seterusnya tidak akan lewat sebelum mengalami masa akhir zaman, dimana angkatan inilah yang akan mengalami masa akhir zaman.
Puji syukur bagi kita yang telah menerima Yesus Kristus sebagai juru selamat pribadi yang ditawarkan kepada kita secara cuma-cuma serta kita mulai bertumbuh dan menghasilkan buah-buah roh bagi kehidupan Kristiani, serta tidak mengabaikan segala yang ada, sebab bila penghakiman itu tiba…. maka kita akan siap bersama-sama dengan Dia menyongsong kehidupan yang kekal selama-lamanya.
APAKAH PENGANGKATAN ORANG-ORANG KUDUS BENAR TERJADI SEBELUM MASA KESENGSARAAN?
Pertanyaan tersebut diatas merupakan pertanyaan yang cukup penting karena secara tidak langsung mempengaruhi iman untuk percaya akan keselamatan yang akan datang.
Apakah pengangkatan orang-orang kudus benar terjadi sebelum masa kesengsaraan? Jawabannya adalah benar, pengangkatan
(rapture) orang-orang kudus terjadi sebelum masa kesengsaraan. Jawaban ini dapat kita lihat dalam Wahyu 4:1, dimana Rasul Yohanes mendapatkan penglihatan tentang peristiwa pengangkatan ini, ”Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.”
Rasul Yohanes sendiri pada masa itu mengalami penglihatan yang luar biasa, dimana ia pun dalam penglihatan tersebut naik diangkat ke sorga dan melihat kronologis lengkap akhir zaman, dari proses pengangkatan hingga kejadian-kejadian yang secara berurutan yang harus terjadi sesudah pengangkatan tersebut.
Pemandangan di sorga saat Yohanes mengalami penglihatan pengangkatan tersebut, tidak terjadi di tengah masa kesengsaraan atau pada akhir masa kesengsaraan, tetapi adalah sebelum masa kesengsaraan itu dimulai.
Karena bila pengangkatan itu terjadi di tengah masa kesengsaraan atau pada akhir masa kesengsaraan, maka hal tersebut tentu tidak akan sesuai dengan Wahyu 19:11-14, dimana dalam wahyu tersebut, Tuhan Yesus datang bersama-sama dengan orang kudusnya dalam penampakan penuh kemuliaan di awan-awan untuk menghakimi dan berperang dengan adil melawan antikris dan para pengikutnya pada akhir masa kesengsaraan.
Jadi tidak mungkin orang kudus diangkat pada akhir masa kesengsaraan, kemudian pada saat itu juga bersama-sama dengan Yesus menampakan diri penuh dengan kemuliaan di awan-awan.
Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: ”Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: ”Firman Allah”. Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menuggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih. (Wahyu 19:11-14).
Yang dimaksud dengan semua pasukan di sorga mengikuti Dia; mereka menuggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih, dapat kita lihat pada Wahyu 19:8, Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih !” (Lenan halus itu adalah perbuatan – perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)
Selain itu pula jika pengangkatan orang-orang kudus ini terjadi pada akhir masa kesengsaraan, maka hal ini ini tidak dapat menjelaskan mengapa orang-orang kudus ini belum diangkat ke sorga namun bisa ada penampakan penuh kemuliaan bersama-sama dengan Yesus di sorga.
Hal ini diperkuat pula dengan penglihatan Daniel pada kitab Daniel 12:1-3, Pada waktu itu juga akan muncul Mikhael, pemimpin besar itu, yang akan mendampingi anak-anak bangsamu; dan akan ada suatu waktu kesesakan yang besar, seperti yang belum pernah terjadi sejak ada bangsa-bangsa sampai pada waktu itu. Tetapi pada waktu itu bangsamu akan terluput, yakni barangsiapa yang didapati namanya tertulis dalam Kitab itu. Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal. Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selamanya.
Saat penghulu malaikat Mikhael muncul, ia akan mendampingi anak-anak bangsa Allah sehingga terluput dari masa kesengsaraan tersebut, dan bersama-sama dengan orang-orang yang telah meninggal akan dibangkitkan dalam kubur untuk pindah ke kehidupan yang kekal.
BENARKAH RASUL YOHANES HIDUP SAMPAI KEDATANGAN YESUS YANG KEDUA KALINYA?
Friends, nubuatan Yesus tentang rasul Yohanes yang terpilih mendapatkan penglihatan di pulau Patmos, terkadang tanpa kita sadari dalam penampakan Yesus kepada murid-muridNya di pantai danau Tiberias, sesungguhnya telah dinubuatkan siapa salah satu saksi yang akan mendapatkan penglihatan mengenai akhir zaman ini. Dalam kitab
Yohanes 21:20
Yesus secara tidak langsung mengungkapkan nubuatan tersebut, Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: ”Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?” Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: ”Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” Jawab Yesus: ”Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukanlah urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.” Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: ”Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu.”
Saat rasul Petrus bertanya kepada Yesus mengenai kelangsungan hidup murid yang dikasihi Yesus, ”Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?” maka dapat kita lihat disini orang yang dimaksudkan oleh rasul Petrus sebagai murid yang dikasihi Yesus adalah rasul Yohanes, hal ini berkaitan karena pertanyaannya ini diingat jelas oleh orang yang dimaksud sehingga ditulisnya di kitabnya sendiri, yaitu kitab Yohanes. Selain itu pula orang yang dimaksud ini diperjelas oleh perkataan nubuatan Yesus yaitu ”Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukanlah urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”
Friends, perhatikan baik-baik perkataan Yesus berikut ini:
Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang. Perkataan Yesus ini menimbulkan desas-desus diantara murid-murid bahwa rasul Yohanes itu tidak akan mati sampai Yesus datang kedua kalinya dimuka bumi, yaitu pada akhir zaman. Maka tidaklah mengherankan jikalau rasul Yohanes ini pernah naik ke surga dan memiliki perglihatan tentang akhir zaman, saat ia dipernjara di pulaui Patmos. Namun benar atau tidaknya desas-desus bahwa rasul Yohanes akan terus hidup dari masa lampau, masa sekarang bahkan hingga akhir zaman saat Yesus Kristus datang kedua kalinya, tidak ada seorangpun yang mengetahuinya. Biarlah hal itu menjadi rahasia Tuhan sebagaimana ia ungkapkan kepada rasul Petrus, ”Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukanlah urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku.”
Dan hal inilah Tuhan teguhkan kembali dalam Mat 16:28, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak manusia datang sebagai Raja dalam Kerjaan-Nya.
KRONOLOGIS LENGKAP AKHIR ZAMAN
Setelah terjadinya penggenapan pengangkatan secara fisik dan rohani umat beriman yang percaya sepenuhnya akan pribadi Yesus Kristus sebagai Mesias satu-satunya yang hidup di dunia ini (Rapture), maka “masa kesengsaraan 7 tahun” akan segera digenapi. Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri (Matius 24:36).
Yang patut kita syukuri disini adalah bahwa kita telah diingatkan terlebih dahulu akan kronologis peristiwa yang akan datang… dimana bila kemungkinan Tuhan berkenan, pada angkatan kita inilah yang disebut sebagai angkatan akhir zaman (angkatan Gereja Laodikia periode tahun 1900 hingga pada masa kesengsaraan. Wahyu 3:14–22). Setelah terjadinya masa pengangkatan tersebut (Rapture) maka dimulailah ”masa kesengsaraan 7 tahun” dengan urutan sebagai berikut:
KEENAM MATERAI PERTAMA DIBUKA
(Wahyu 5:5) Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: ”Janganlah engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh materainya.”
(Wahyu 5:7) Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.
PEMBUKAAN MATERAI PERTAMA
Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh materai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat mahluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan (Wahyu 6:1-2).
Keempat mahluk disini adalah serafim, yaitu keempat malaikat yang digambarkan oleh Yesaya dalam penglihatannya akan takhta Allah (Yesaya 6:1-3), Mereka punya enam sayap dan berseru, “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa.”
Dalam Yehezkiel keempat mahluk ini digambarkan sebagai berikut:
- Mahluk pertama sama seperti singa, adalah gambaran dari Injil Matius, yaitu melambangkan Tuhan Yesus sebagai Raja
- Mahluk kedua sama seperti anak lembu, merupakan gambaran dari Injil Markus, yaitu melambangkan Tuhan Yesus sebagai hamba
- Mahluk ketiga sama seperti muka manusia, adalah gambaran dari Injik Lukas, yaitu melambangkan Tuhan Yesus sebagai Anak Manusia
- Mahluk keempat sama seperti burung nasar atau rajawali, merupakan gambaran dari Injil Yohanes, yaitu melambangkan Tuhan Yesus sebagai Anak Allah.
Pada pembukaan materai oleh Anak Domba (Yesus Kristus), perlu diketahui bahwa penunggang kuda putih ini sesungguhnya bukanlah Yesus Kristus, melainkan antikristus. Namun antikristus ini akan berperan sebagai Yesus Kristus, yang seolah membawa perdamaian. Dengan beralasan perdamaian ini ia kemudian maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. Terjemahan Kitab Suci yang benar menurut versi King James Version (KJV) bukan menggunakan sebuah panah melainkan menggunakan sebuah bow (busur). Antikris menggunakan busur yang menunjukkan menaklukan melalui diplomasi politik, bukannya peperangan sebagaimana lambang anak panah. Dia membawa perdamaian palsu dengan janji untuk menyelesaikan seluruh permasalahan dunia. Dan satu mahkota di kepalanya membuktikan bahwa dia menang terhadap perdamaian palsu yang diberikannya.
Ketakutan dunia internasional akan perang nuklir telah menciptakan munculnya organisasi-organisasi perdamaian yang semakin marak dapat kita lihat di media akhir-akhir ini. Hal ini semakin memperkuat jalan masuknya antikristus ke kancah politik dengan celah yang terorganisir.
Cara antikristus masuk dengan membawa perdamaian palsu, adalah setelah terjadinya serangan yang dilakukan Gog seperti yang telah dinubuatkan dalam Yehezkiel 38:1-11 mengenai Firman Tuhan tentang Gog di tanah Magog, dimana Gog di tanah Magog adalah raja agung negeri Mesekh (Moskow) dan Tubal. Allah sendiri yang akan menarik masuk Gog beserta sekutunya yaitu Orang Persia (Iran), Etiopia (Afrika Utara), dan Put (Libya); Orang Gomer (Pecahan Uni Soviet), Bet-Togarma (Turki) dari utara sekali serta banyak bangsa yang akan menyertainya untuk masuk dengan tujuan untuk merampas, menjarah , dan menyerang umat Israel yang sudah dikumpulkan dari tengah bangsa-bangsa dan yang sedang diam dengan aman tentram, seperti yang tercatat dalam Yehezkiel 38:12, Engkau bermaksud untuk merampas dan menjarah dan mengacungkan tanganmu terhadap reuntuhan-reruntuhan yang sudah didiami kembali dan menyerang umatKu yang dikumpulkan dari tengah bangsa-bangsa. Mereka sudah mempunyai ternak dan harta benda dan mereka diam di pusat bumi.
Tujuan Allah menarik Gog dan sekutunya masuk menyerbu Israel tersirat secara jelas dalam Yehezkiel 38:16, yaitu: Engkau bangkit melawan umat-Ku Israel seperti awan yang menutupi seluruh bumi. Pada hari yang terkemudian akan terjadi hal itu dan Aku akan membawa engkau untuk melawan tanah-Ku, supaya bangsa-bangsa mengenal Aku, pada saat Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu dihadapan mereka, hai Gog. Serta dalam Yehezkiel 38:23, Aku akan menunjukkan kebesaran-Ku dan kekudusan-Ku dan menyatakan diri-Ku dihadapan bangsa-bangsa yang banyak, dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan.
Allah tidak tinggal diam, Ia menyelamatkan Israel dari tangan Gog. Allah sendiri yang berperang melawan Gog dan sekutunya. Dalam Yehezkiel 38:19-22 tertulis dengan jelas bahwa Allah turut berperang menyelamatkan Israel, yaitu: Dalam cemburu-Ku dan dalam api kemurkaan-Ku Aku akan berfirman: Pada hari itu pasti terjadi gempa bumi yang dahsyat di tanah Israel. Ikan-ikan di laut, burung-burung di udara, binatang-binatang hutan, segala binatang melata yang merayap di bumi dan semua manusia yang ada di atas bumi akan gentar melihat wajah-Ku. Gunung-gunung akan runtuh, lereng-lereng gunung akan longsor dan tiap tembok akan roboh ke tanah. Dan Aku akan memanggil segala macam kekejutan terhadap Gog, demikianlah firman Tuhan Allah, sehingga pedang seorang akan memakan yang lain. Aku akan menghukum dia dengan sampar dan tumpahan darah; Aku akan menurunkan hujan lebat, rambun, api dan hujan belerang ke atasnya dan ke atas tentaranya dan ke atas banyak bangsa yang menyertai dia.
Dan di tengah kehancuran dari peperangan ini, antikristus akan dapat dengan mudah masuk ke publik dengan menawarkan damai kepada seluruh dunia.
PEMBUKAAN MATERAI KEDUA
Dan ketika Anak Domba itu membuka materai yang kedua, aku mandengar mahluk yang kedua berkata: ”Mari!”. Dan majulah seekorkuda lain, seekor kuda merah padam dan orang yang menungganginya dikaruniakan kuasa untuk mengambil damai sejahtera dari atas bumi, sehingga mereka saling membunuh, dan kepadanya dikaruniakan sebilah pedang yang besar (Wahyu 6:3-4).
Disaat antikristus mengambil alih kekuasaan dunia, namun beberapa bangsa ada yang tidak puas, berusaha menentang dan berusaha untuk menciptakan pemerintahan sendiri. Mereka memberontak dan saling manghasut satu dengan yang lainnya sehingga mulailah perang dunia. Meskipun usaha mereka untuk melepaskan diri dari antikristus tidak akan berhasil, namun dampak dari pemberontakan dari perang dunia ini akan menyebar luas dan menjadi perang yang penuh akan pertumpahan darah. Hal ini menunjukkan pada saat itu akan terjadi perang yang besar yaitu Perang Dunia III.