• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Terjebak Cinta Buta

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Hampir semua wanita mungkin menjawab pria baik-baik saat disodori pertanyaan tentang pria pendamping hidup yang ideal. Tapi, kenapa banyak yang justru terjebak mengejar cinta seorang pria yang jelas-jelas tidak setia?

Ada banyak alasan yang terucap dari bibir. Mulai dari kadung sayang, tak bisa berpaling ke lain hati, hanya dia yang paling memikat, sudah terlalu banyak pengorbanan, hingga alasan-asalan klise yang mengarah pada pesan "pokoknya dia".

Jika Anda pernah mengalaminya, berarti Anda sudah merasakan apa yang dinamakan dengan cinta buta. Anda tanpa sadar memperjuangan cinta hanya dengan ego, bukan logika. Cinta yang sangat berpotensi menghancurkan kehidupan jangka panjang.

Ingat, hubungan yang sehat adalah ketika masing-masing memiliki porsi cinta dan komitmen yang sama. Ketika salah satu pasangan tak menghendaki melanjutkan hubungan itu, komunikasikan baik-baik. Jangan pernah memaksa jika memang sudah berpaling.

Dan, sebaiknya jangan berlaku agresif mengejar seorang pria. Ini terkait dengan karakter pria yang lebih suka mengejar. Ketertarikan pria terhadap seorang wanita cenderung melambung jika si wanita sedikit jual mahal. Artinya, pria akan semakin hilang selera melihat agresivitas seorang wanita.
Jangan memaksa, jika cinta bertepuk sebelah tangan!
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.