Politik Staf Departemen Keuangan Amerika: China Tidak Manipulasi Yuan

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 13 Oct 2018.

  1. politik

    politik IndoForum Beginner C

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    743
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Staf Departemen Keuangan Amerika mengatakan bahwa China tidak memanipulasi Yuan, setelah sebelumnya Presiden Donald Trump menekan Menteri Keuangan AS untuk menyatakan China sebagai manipulator mata uang. Yuan telah merosot hampir 9 persen terhadap dolar dalam enam bulan terakhir, yang meningkatkan spekulasi bahwa China telah dengan sengaja melemahkan mata uangnya, seiring ketegangan dengan AS meningkat.

    Oleh: Saleha Mohsin dan Jenny Leonard (Bloomberg)

    Staf Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) telah menyarankan Menteri Keuangan Steven Mnuchin bahwa China tidak memanipulasi yuan, seiring pemerintahan Trump bersiap untuk mengeluarkan laporan yang diawasi ketat terkait mata uang asing, menurut dua orang yang mengetahui masalah ini.

    Kesimpulan tersebut—jika diterima oleh Mnuchin—akan mencegah eskalasi perang perdagangan AS-China, dan menghilangkan sumber kecemasan bagi pasar negara berkembang. Mnuchin bisa mengeluarkan temuan yang berbeda.

    Presiden Donald Trump secara terbuka dan pribadi menekan Mnuchin untuk menyatakan China sebagai manipulator mata uang, tetapi staf Departemen Keuangan belum menemukan alasan untuk melakukannya, menurut sumber-sumber tersebut, yang berbicara dengan syarat anonimitas.

    Secara resmi menuduh China memanipulasi renminbi (mata uang China), tidak akan memicu sanksi atau retribusi apa pun, tetapi langkah itu akan meningkatkan ketegangan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia tersebut.

    Laporan resmi Departemen Keuangan yang dikeluarkan dua kali setahun tersebut—yang menilai apakah para mitra dagang memanipulasi mata uang mereka—akan dirilis minggu depan, kata sumber-sumber tersebut.

    China akan tetap berada dalam daftar pengawasan untuk manipulasi mata uang, karena surplus perdagangannya yang signifikan dengan AS, kata sumber-sumber itu. Sebuah rancangan laporan memicu kecaman terhadap Beijing karena gagal memperbaiki ketidakseimbangan perdagangannya, dan juga beberapa negara lain karena mengikis daya saing AS, kata sumber-sumber itu.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG