• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Soal Rusun Ciliwung, Kemenpera Belum Sepakat

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Kementerian Perumahan Rakyat menyatakan belum sepaham dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian BUMN mengenai penggunaan lahan-lahan BUMN untuk rumah susun sederhana sewa.

"Beberapa lahan sudah kami konsultasikan dengan PT PLN dan kami masih dalam tahap penjajakan bersama dengan Pemda DKI," kata Asisten Deputi Penyediaan Rumah Susun dan Rumah Tapak Kemenpera, Lukman Hakim di Jakarta, Selasa 27 November 2012.

Beberapa waktu lalu, Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Gubernur DKI Joko Widodo bertemu membahas pembangunan rumah susun sederhana sewa di sejumlah wilayah Jakarta, salah satunya di kawasan bantaran Kali Ciliwung.

Lukman menjelaskan, nantinya lahan milik BUMN itu akan dibangun 172 rusun dengan pembangunan tahun tunggal. "Saat ini, kami sedang mengajukan lagi 97 rusun untuk tahun jamak," ujarnya.

Saat ini, kata dia, Kemenpera masih mengerjakan finalisasi desain rusun yang akan dibangun serta penghitungan biaya yang akan dikeluarkan. Diharapkan dalam beberapa pekan ke depan sudah bisa selesai. "Sembari menunggu proses final, kami terus melakukan sosialisasi pembangunan ini," tutur Lukman.

Selain PLN, Lukman mengaku pihak kementerian juga membicarakan dengan PT Kereta Api Indonesia. Namun, ia pesimistis karena untuk PT KAI permasalahan lahan pun masih menjadi masalah kritis bagi mereka.
gORSt.jpg
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.