Berita Sepuluh Perusahaan Multinasional yang Dukung Pembantaian Israel di Gaza

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 13 Oct 2018.

  1. politik

    politik IndoForum Beginner C

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    743
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Militer Israel bergantung pada jaringan perusahaan multinasional—yang memasok segala sesuatu mulai dari senapan sniper hingga gas air mata—untuk melakukan pembantaian terhadap para pengunjuk rasa di Gaza. Perusahaan-perusahaan ini secara sadar mendukung kejahatan perang, dan terlibat dalam pembunuhan yang diatur oleh negara, menurut Tom Anderson, peneliti untuk Corporate Occupation. Berikut 10 perusahaan multinasional yang terungkap mendukung pembantaian Israel di Gaza.

    Oleh: Joe Catron (MintPress News)

    Ketika tentara Israel menembaki para demonstran Palestina yang tak bersenjata selama protes Great March of Return, operasi mematikan mereka bergantung pada berbagai kontraktor dan pemasok, dan banyak dari mereka adalah perusahaan yang berbasis di luar Israel.

    “Militer Israel bergantung pada jaringan perusahaan internasional, yang memasok segala sesuatu mulai dari senapan sniper hingga gas air mata, untuk melakukan pembantaian terhadap para demonstran di Gaza,” kata Tom Anderson, peneliti untuk Corporate Occupation, kepada MintPress News. “Perusahaan-perusahaan ini secara sadar mendukung kejahatan perang, dan terlibat dalam pembunuhan yang diatur negara.”

    Sejak mobilisasi dimulai pada tanggal 30 Maret 2018 lalu, pasukan Israel telah membunuh 205 warga Palestina di Jalur Gaza, menurut laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) di Wilayah Pendudukan Palestina yang diduduki Israel, pada 4 Oktober 2018.

    Terdapat 21.288 korban terluka, termasuk 5.345 di antaranya tertembak peluru senjata api, yang mengakibatkan 11.180 perawatan inap. Tiga puluh delapan korban tewas dan 4.250 korban yang terluka adalah anak-anak.

    Siaran pers yang menyertai laporan 25 September 2018 oleh Bank Dunia memperingatkan, “Ekonomi di Gaza runtuh,” dan menambahkan bahwa “blokade selama satu dekade adalah isu intinya.”

    Corporate Occupation and the American Friends Service Committee, Gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS), dan organisasi Who Profits, menetapkan daftar perusahaan yang komprehensif yang memungkinkan dilakukannya kejahatan oleh Israel terhadap warga Palestina.

    Berikut beberapa di antaranya:

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG