nurma
IndoForum Beginner A
- No. Urut
- 170780
- Sejak
- 25 Apr 2012
- Pesan
- 1.296
- Nilai reaksi
- 25
- Poin
- 48
Wanita selalu mendambakan bentuk tubuh yang sempurna. Salah satu usaha untuk mendapat bentuk tubuh ideal adalah penggunaan shapewear, jenis pakaian dalam yang dapat menyempurnakan bentuk tubuh.
Item busana ini diciptakan karena saking banyaknya wanita yang takut jika timbunan lemak di tubuh mereka tampak jelas terlihat, atau bahkan melekat jelas saat harus menggunakan pakaian berpotongan super ketat.
Sejak usia 14 tahun, bentuk tubuh wanita mengalami perubahan terutama di daerah payudara, bokong, serta paha. Apalagi, semakin bertambahnya usia, berat badan kerap bertambah dan timbunan lemak di perut tak bisa dihindari.
Perubahan bentuk ini jika tidak ditopang dengan baik oleh pakaian dalam akan berpengaruh pada postur tubuh. Contohnya, pemilihan bra yang lebih kecil dari ukuran yang seharusnya bisa mengakibatkan payudara tumbuh melebar dan turun. Belum lagi, jika pakaian dalam yang terlalu kecil akan memengaruhi postur tulang belakang yang bisa berakibat pada bentuk tubuh secara keseluruhan.
Sejak populer pada awal abad 19, shapewear berkembang dari korset dengan kawat penyangga yang tidak nyaman, menjadi shapewear dengan beragam teknologi untuk kesehatan.
Tapi, tak semua shapewear berfungsi semestinya. Penggunaan shapewear yang terlalu ketat dan tidak sesuai dengan postur tubuh si pemakai ternyata dapat memberikan masalah kesehatan. Seperti, sesak napas, atau bahkan tertekanya otot-otot punggung bagian bawah karena dipaksa memberikan dukungan tambahan. Hal ini menyebabkan pertumbuhan tulang belakang berhenti karena tidak mendapatkan dukungan yang cukup.
Karena itulah pemilihan shapewear yang tepat sangat penting dalam menunjang betuk tubuh yang ideal dan juga kesehatan.
Saat ini banyak bermunculan shapewear yang menggabungkan teknologi kesehatan di dalamnya. Seperti penggunaan teknologi infra merah dan ion negatif.
Infra merah berfungsi sebagai pembakar lemak, sedangkan ion negatif adalah vitamin di udara yang bisa mengeluarkan elektrik ringan untuk memijat lemak sehingga mengoptimalkan bentuk tubuh.
fashion show sabrina
Salah satu shapewear yang menggunakan teknologi ini adalahSabrina Shape Up Foundation. Dengan menggunakan teknologi Tourmaline NN Powder, yaitu bubuk batu mirah dari Brasil yang bisa menghasilkan infra merah dan ion negatif, shapewear ini mengklaim dapat membakar lemak-lemak berlebih di tubuh.
Dengan bahan yang elastis dan fleksibel, serta menyerap keringat, shapewear ini bisa menjadi pilihan yang menyehatkan.
sumber
Item busana ini diciptakan karena saking banyaknya wanita yang takut jika timbunan lemak di tubuh mereka tampak jelas terlihat, atau bahkan melekat jelas saat harus menggunakan pakaian berpotongan super ketat.
Sejak usia 14 tahun, bentuk tubuh wanita mengalami perubahan terutama di daerah payudara, bokong, serta paha. Apalagi, semakin bertambahnya usia, berat badan kerap bertambah dan timbunan lemak di perut tak bisa dihindari.
Perubahan bentuk ini jika tidak ditopang dengan baik oleh pakaian dalam akan berpengaruh pada postur tubuh. Contohnya, pemilihan bra yang lebih kecil dari ukuran yang seharusnya bisa mengakibatkan payudara tumbuh melebar dan turun. Belum lagi, jika pakaian dalam yang terlalu kecil akan memengaruhi postur tulang belakang yang bisa berakibat pada bentuk tubuh secara keseluruhan.
Sejak populer pada awal abad 19, shapewear berkembang dari korset dengan kawat penyangga yang tidak nyaman, menjadi shapewear dengan beragam teknologi untuk kesehatan.
Tapi, tak semua shapewear berfungsi semestinya. Penggunaan shapewear yang terlalu ketat dan tidak sesuai dengan postur tubuh si pemakai ternyata dapat memberikan masalah kesehatan. Seperti, sesak napas, atau bahkan tertekanya otot-otot punggung bagian bawah karena dipaksa memberikan dukungan tambahan. Hal ini menyebabkan pertumbuhan tulang belakang berhenti karena tidak mendapatkan dukungan yang cukup.
Karena itulah pemilihan shapewear yang tepat sangat penting dalam menunjang betuk tubuh yang ideal dan juga kesehatan.
Saat ini banyak bermunculan shapewear yang menggabungkan teknologi kesehatan di dalamnya. Seperti penggunaan teknologi infra merah dan ion negatif.
Infra merah berfungsi sebagai pembakar lemak, sedangkan ion negatif adalah vitamin di udara yang bisa mengeluarkan elektrik ringan untuk memijat lemak sehingga mengoptimalkan bentuk tubuh.
fashion show sabrina
Salah satu shapewear yang menggunakan teknologi ini adalahSabrina Shape Up Foundation. Dengan menggunakan teknologi Tourmaline NN Powder, yaitu bubuk batu mirah dari Brasil yang bisa menghasilkan infra merah dan ion negatif, shapewear ini mengklaim dapat membakar lemak-lemak berlebih di tubuh.
Dengan bahan yang elastis dan fleksibel, serta menyerap keringat, shapewear ini bisa menjadi pilihan yang menyehatkan.
sumber