• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Planet Venus Ekstrem Bak Neraka

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Planet Venus Ekstrem Bak Neraka


Di Indonesia planet Venus suka disebut sebagai bintang kejora, bintang fajar atau bintang timur. Yang jelas Venus bukanlah bintang. Meskipun ini sangat dapat dimaklumi karena di langit malam, planet Venus adalah objek yg paling terang setelah bulan. Hal itu disebabkan Venus memantulkan 70% sinar mentari yg diterimanya.

Mungkin karena terangnya inilah bangsa romawi antik menamai planet tersebut dengan nama Venus. Diambil dari nama Dewi Cinta & Kecantikan di mitologi mereka. Kalau kalian belum tahu, semua planet di tata surya kita dinamakan dari nama dewa-dewa romawi & yunani, kecuali planet bumi yg namanya berasal dari sebuah mengatakan yg artinya tanah.

Lalu se-ekstrem apa planet Venus?

Planet ini dari luar terlihat kalem, tetapi dibalik itu semua Venus sangatlah mematikan, bahkan manusia dapat hangus & hancur lebur cuma dengan berdiri di permukaannya saja. Dibalik awan tebalnya, Venus adalah planet terpanas di tata surya kita dengan suhu mencapai 464 derajat celcius, bahkan lebih panas dari Merkurius yg posisinya paling dekat dengan matahari.

Venus sendiri masih terletak di zona goldilocks (layak huni), di mana semestinya suhunya masih dapat nyaman. Jadi kok dapat planet yg terletak di zona layak huni jadi planet terpanas di tata surya kita?

Bisa dibilang Venus mengalami global warming tingkat dewa. Atmosfer Venus sangat tebal, kandungan atmosfer ini hampir semua terdiri dari karbon dioksida yg merupakan gas rumah kaca. Kombinasi gas rumah kaca & tebalnya atmosfer ini menjadikan atmosfer Venus seakan jadi selimut tebal yg mencegah panas mentari untuk keluar. Padahal Venus cuma menerima sekitar 25% energi mentari yg diterima merkurius, tetapi jumlah ini sudah cukup untuk menciptakan Venus lebih panas dari Merkurius.

Atmosfer Venus yg sangat tebal Ini menghasilkan tekanan udara 92 kali lebih akbar dari bumi. Ini mirip seperti tekanan di laut di kedalaman hampir 1 km tekanan yg cukup untuk meremukkan badan kita. Tekanan dahsyat ini menciptakan karbon dioksida di permukaan Venus jadi berkelakuan lain, tidak lagi bersifat seperti gas, namun berubah jadi supercritical fluid, ini adalah keadaan di mana sebuah zat mempunyai sifat gas & cair secara bersamaan.

Bukan cuma itu, awan di Venus terbentuk dari asam sulfat sehingga hujannya juga adalah hujan asam sulfat, ini adalah zat asam yg sifatnya sangat korosif & dapat menyebabkan luka bakar parah. Untungnya, saking panasnya Venus, hujan asam ini sering menguap kembali sebelum mencapai tanah. Kondisi ekstrem inilah yg menciptakan misi eksplorasi ke Venus jadi sangat sulit. Karena wahana antariksa yg dikirim untuk masuk ke Venus harus dapat tahan dengan seluruh kondisi ekstrem tersebut.

Ini adalah foto perdana yg berhasil diambil dari permukaan Venus. Foto ini diambil oleh Lander Venera 9 buatan Uni Soviet pada tahun 1975. Setelah berkali-kali gagal, akhirnya misi Venera ke-9 lah yg berhasil mengambil foto setelah mendarat & dapat bertahan hingga 53 menit di permukaan Venus.

Planet Venus Ekstrem Bak Neraka


Venus dapat disebut sebagai kembaran bumi yg malang. Sama-sama planet batuan dengan massa & ukuran yg hampir sama & sama-sama berada di zona layak huni, tetapi kita tahu kondisi Venus jauh berbeda dari bumi. Venus ini seperti bumi yg mengalami global warming super parah.

Beberapa peneliti menduga bahwa dulunya Venus benar-benar mirip seperti bumi dengan lautan & suhu yg nyaman, bahkan sedikit lebih sejuk dari bumi. Tapi efek rumah kaca yg sangat kuat menciptakan Venus bagaikan neraka dengan kondisi mematikan seperti itu, sehingga kecil kemungkinan bahwa dapat ada kehidupan di Venus. Bahkan beberapa peneliti berteori bahwa mikroba masih mungkin ada di lapisan awan Venu, karena di ketinggian 50 km di atas permukaan, suhu & tekanan udara Venus mirip dengan bumi. Khususnya setelah ditemukan zat phosphine di lapisan awan Venus, zat yg salah satu sumbernya dapat saja dari mikroba.

By the way, saking terangnya Venus dari bumi, Venus ini suka disalahi sebagai UFO. Bahkan presiden Amerika Serikat ke-39, Jimmy Carter pernah melaporkan melihat UFO yg setelah dianalisa berdasarkan waktu & arah UFO tersebut terlihat dapat disimpulkan bahwa UFO tersebut ternyata adalah Venus.

Menarik untuk diketahui, Venus adalah salah satu dari dua planet di tata surya kita yg berputar terbalik, istilahnya adalah retrograde. Ini berarti mentari di Venus terbit di barat & tenggelam di timur. Bahkan rotasinya pun sangat lambat cuma 6,5 km/jam, jauh berbeda dengan laju rotasi bumi yg 1670 km/jam di ekuator. Rotasi yg lambat ini menciptakan 1 hari di Venus lebih lama ketimbang 1 tahunnya. 1 tahun di Venus sama dengan 224 hari di bumi, sementara 1 hari sideris di Venus adalah 243 hari.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.