facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 96
- Poin
- 48
Jeffry Al-Buchori atau lebih akrab disapa Ustaz Uje meninggal dunia akibat kecelakaan sepeda motor di bundaran Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat dini hari, 26 April 2013. Pria kelahiran 12 April 1973 ini tewas setelah motor Kawasaki yang dikendarainya menabrak pohon.
Sahabat Uje, Ustaz Mahdy Alatas menyampaikan kabar duka tersebut lewat media sosial, Twitter. Menurut Mahdy, Uje sempat menulis permintaan maaf lewat BlackBerry (BB) beberapa hari lalu.
"Tiga hari lalu Ustaz Jefry Albukhari menulis pesan melalui BB-nya, permintaan maaf kepada semua lapisan masyarakat dan jamaah bahwa hari itu adalah terakhir ia menggunakan BB-nya," ujar Mahdy lewat akun Twitter sekitar satu jam lalu.
Ucapan duka cita juga datang dari sahabat Uje lainnya, Creativepreneur sekaligus sutradara Ipang Wahid. Ia menuturkan, dirinya masih sempat berkomunikasi lewat BB dengan Uje, Kamis kemarin.
"Selamat jalan sahabat. Semoga khusnul khotimah," ucapnya lewat Twitter.
Selain sahabat, ucapan duka cita juga mengalir tak henti-hentinya di situs microblogging tersebut. Beberapa masyarakat bahkan kaget dengan kepergian mendadak sang ustaz.
Saat ini jenazah sudah berada di rumah duka. Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan. Almarhum meninggalkan seorang istri, Pipik Dian Irawati Popon, dan tiga anak yakni Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro
Kronologi Kecelakaan
Kepala Satuan Lalulintas Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Hindarsono mengatakan, Uje mengalami kecelakaan karena menabrak sebuah pohon yang berada di pinggir jalan. Dia juga memastikan, korban dalam kecelakaan ini hanya satu orang.
Hindarsono menjelaskan, semula sepeda motor Kawasaki B 3590 SGQ yang dikendarai langsung oleh Uje berjalan dari arah timur menuju ke barat di jalan Gedung Hijau Raya, Pondok Indah, kebayoran lama, Jakarta Selatan.
"Sesampainya di depan rumah No 17 PB-38, dia langsung menabrak pohon palem yang berada di sebelah kiri jalan, di area taman rumah No 17 PB-38 hingga terjatuh dan mengakibatkan kecelakaan lalu lintas," kata Hindarsono
Warga sekitar dan kendaraan yang masih melintas di lokasi kejadian kemudian membantu korban. Mereka memanggil ambulan untuk di bawa ke RS terdekat agar korban mendapatkan pertolongan pertama.
Sekitar pukul 02.00 WIB, nyawa Uje tidak tertolong. Dia meninggal di RS Pondok Indah. Untuk kondisi motor terbilang cukup parah. "Saat ini masih ditangani unit kecelakaan untuk lebih mendalam mengenai kecelakaan tersebut," kata dia.
Jenazah Uje akan dibawa ke rumah duka di Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan. Almarhum meninggalkan seorang istri, Pipik Dian Irawati Popon, dan tiga anak yakni Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.
Sempat Cicipi Kehidupan Suram
Memiliki nama populer Uje, Jeffry Al-Buchori dikenal sebagai ustad 'gaul'. Gaya dakwahnya yang santai dan dikemas dengan gaya anak muda, ustad berusia 40 tahun itu dicintai banyak kalangan.
Lahir 12 April 1973 dari pasangan Ismail Modal dan Tatu Mulyana, Uje memang telah mendapat pendidikan agama yang kuat. Tapi di masa remajanya, Uje dikenal bandel.
Mengeyam pendidikan di sekolah Islam, tidak langsung membentuk Jeffry berperilaku sesuai ajaran di sekolahnya. Uje kala itu sering kabur dari pesantren dan menonton bioskop. Tak tahan dengan perilakunya, Uje sempat dikeluarkan dari pesantren.
Kenakalan Uje semakin menjadi di kala menjadi mahasiswa broadcasting. Dia sering dugem, bergaul dengan pemakai narkoba. Bahkan Uje tidak bisa menyelesaikan kuliahnya karena kenakalannya itu.
Kehidupannya tidak jelas. Sering nongkrong di club. Bahkan Uje pernah menjadi dancer di salah satu club.
Uje akhirnya menikah dengan Pipik Dian Irawati, seorang model gadis sampul pada tahun 1999. Saat itu Uje masih menjadi pemakai narkoba. Uje dikaruniai tiga anak, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.
Gaya hidupnya berubah saat Uje diajak umroh oleh ibu dan kakaknya. Dia menyadari, kehidupan yang dijalaninya selama ini adalah semu. Uje pun tobat.
Sebagai awal pertaubatannya, Uje mendapat amanah dari kakak tertuanya Ust. H. Abdullah Riyad, untuk melanjutkan dakwah kakaknya di Jakarta. Uje berdakwah pertama kali di sebuah masjid di Mangga Dua.
Dari situ Uje mulai berdakwa di berbagai majelis talim, masjid dan musala. Uje makin dikenal saat masyarakat karena sering mengisi dakwah yang disiarkan stasiun televisi. Ustad Uje pun terkenal.
Kini, ustad gaul itu sudah tiada. Dia meninggal dunia karena kecelakaan tunggal di Jalan Gedung Hijau 7 Pondok Indah, Jakarta Selatan malam tadi sekitar pukul 1.00 WIB. Sepeda motor gedenya, Kawasaki B 3590 SGQ, menabrak sebuah pohon palem.
Uje sempat ditangani oleh pihak rumah sakit Pondok Indah. Namun, nyawanya tidak bisa diselamatkan. Pihak keluarga menjemput Uje untuk di bawa pulang sekitar pukul 2.30 WIB.
Jenazah Uje akan dibawa ke rumah duka di Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Bintaro, Tangerang Selatan. Rencananya jasad Uje akan dimakamkan usai salat Jumat.
Selamat jalan UJe

