facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 96
- Poin
- 48
Apakah Anda sedang mengencani seorang single parent? Atau mungkin mulai tertarik kepada seorang single parent? Berikut adalah enam hal yang harus Anda pahami sebelum Anda berpikir untuk membuat komitmen jangka panjang dengan seseorang yang berstatus single parent. Mari kita simak bersama!
1. Anda tidak akan menjadi prioritas pertama
Jika Anda berkencan dengan seorang single parent, Anda harus mau menjadi yang kedua. Kenapa? Karena jika dia telah memiliki anak, dia akan menomorsatukan anaknya, sehingga Anda tidak akan menjadi prioritas pertama untuknya.
2. Memiliki minat yang berbeda
Single parent cenderung menjadi sedikit lebih praktis. Alih-alih terkesan pada sesuatu yang besar atau kompleks, mereka lebih cenderung terkesan pada hal-hal kecil tetapi konsisten seperti tawaran untuk membawakan belanjaannya saat kalian sedang jalan berdua atau menawarinya untuk mengantarkan anaknya pergi ke sekolah.
3. Tidak langsung setuju untuk menikah
Mereka yang berstatus single parent telah melalui trauma emosional, seperti perceraian atau bahkan kematian pasangan. Untuk itu, sebagian besar single parent sulit untuk membuka diri terhadap hubungan yang baru. Hal itu dikarenakan mereka takut hubungan yang baru juga akan berakhir dengan cara yang sama.
4. Sangat memperhatikan kenyamanan anaknya
Seorang single parent akan sangat memperhatikan kenyamanan anaknya. Dia akan sangat berhati-hati ketika mengenalkan pasangannya kepada anaknya. Dia ingin anaknya juga merasa nyaman dengan pilihannya.
5. Menerima kehadiran mantan suaminya
Anda sudah harus bisa menerima kehadiran mantan suaminya di tengah hubungan Anda dan dia. Terutama jika dia ternyata memiliki hubungan baik dengan mantan suaminya. Mau tidak mau, Anda harus rela melihatnya tetap bertemu atau jalan berdua dengan mantan suaminya.
Inilah lima hal yang perlu Anda pahami ketika memutuskan untuk memacari seorang single parent. Tidak mudah memang, namun jika Anda mau mencoba untuk lebih memahami pasangan Anda, tidak ada yang tidak mungkin dalam urusan cinta.
1. Anda tidak akan menjadi prioritas pertama
Jika Anda berkencan dengan seorang single parent, Anda harus mau menjadi yang kedua. Kenapa? Karena jika dia telah memiliki anak, dia akan menomorsatukan anaknya, sehingga Anda tidak akan menjadi prioritas pertama untuknya.
2. Memiliki minat yang berbeda
Single parent cenderung menjadi sedikit lebih praktis. Alih-alih terkesan pada sesuatu yang besar atau kompleks, mereka lebih cenderung terkesan pada hal-hal kecil tetapi konsisten seperti tawaran untuk membawakan belanjaannya saat kalian sedang jalan berdua atau menawarinya untuk mengantarkan anaknya pergi ke sekolah.
3. Tidak langsung setuju untuk menikah
Mereka yang berstatus single parent telah melalui trauma emosional, seperti perceraian atau bahkan kematian pasangan. Untuk itu, sebagian besar single parent sulit untuk membuka diri terhadap hubungan yang baru. Hal itu dikarenakan mereka takut hubungan yang baru juga akan berakhir dengan cara yang sama.
4. Sangat memperhatikan kenyamanan anaknya
Seorang single parent akan sangat memperhatikan kenyamanan anaknya. Dia akan sangat berhati-hati ketika mengenalkan pasangannya kepada anaknya. Dia ingin anaknya juga merasa nyaman dengan pilihannya.
5. Menerima kehadiran mantan suaminya
Anda sudah harus bisa menerima kehadiran mantan suaminya di tengah hubungan Anda dan dia. Terutama jika dia ternyata memiliki hubungan baik dengan mantan suaminya. Mau tidak mau, Anda harus rela melihatnya tetap bertemu atau jalan berdua dengan mantan suaminya.
Inilah lima hal yang perlu Anda pahami ketika memutuskan untuk memacari seorang single parent. Tidak mudah memang, namun jika Anda mau mencoba untuk lebih memahami pasangan Anda, tidak ada yang tidak mungkin dalam urusan cinta.