• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.

Perbedaan Physical dan Chemical Sunscreen

citrajuly

IndoForum Newbie F
No. Urut
289645
Sejak
26 Okt 2021
Pesan
13
Nilai reaksi
0
Poin
1
Ketika memilih tabir surya, kita sering dihadapkan pada pilihan antara physical (fisik) dan chemical (kimia) sunscreen. Keduanya memiliki mekanisme perlindungan yang berbeda terhadap sinar ultraviolet (UV), dan pemahaman tentang perbedaan ini dapat membantu Anda membuat keputusan yang tepat sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.​

1. Mekanisme Kerja​

Physical Sunscreen​

  • Bahan Aktif: Biasanya mengandung zinc oxide atau titanium dioxide.​
  • Cara Kerja: Physical sunscreen bekerja dengan membentuk lapisan pelindung di permukaan kulit yang memantulkan sinar UV. Ketika sinar UV mengenai kulit, lapisan ini akan menghalangi dan memantulkannya kembali.​
  • Perlindungan: Efektif melindungi dari kedua jenis sinar UV, yaitu UVA dan UVB.​

Chemical Sunscreen​

  • Bahan Aktif: Mengandung senyawa organik seperti avobenzone, oxybenzone, octinoxate, dan octocrylene.​
  • Cara Kerja: Chemical sunscreen menyerap sinar UV dan mengubahnya menjadi panas, yang kemudian dilepaskan dari kulit. Ini terjadi melalui reaksi kimia yang mengubah energi sinar UV menjadi energi yang tidak berbahaya.​
  • Perlindungan: Biasanya memerlukan kombinasi beberapa bahan untuk memberikan perlindungan spektrum luas terhadap sinar UVA dan UVB.​

2. Aplikasi dan Tekstur​

Physical Sunscreen​

  • Aplikasi: Mulai bekerja segera setelah diaplikasikan. Tidak perlu menunggu waktu tertentu sebelum terpapar sinar matahari.​
  • Tekstur: Cenderung lebih tebal dan bisa meninggalkan residu putih pada kulit, yang bisa terlihat terutama pada kulit yang lebih gelap.​
  • Kelebihan: Lebih stabil di bawah paparan sinar matahari, sehingga tidak perlu diaplikasikan ulang sesering chemical sunscreen.​

Chemical Sunscreen​

  • Aplikasi: Harus diaplikasikan setidaknya 20 menit sebelum terpapar sinar matahari untuk memberikan waktu bagi bahan aktif untuk menyerap dan mulai bekerja.​
  • Tekstur: Biasanya lebih ringan dan tidak meninggalkan residu putih, sehingga lebih disukai untuk penggunaan sehari-hari dan aktivitas luar ruangan.​
  • Kelebihan: Lebih mudah diaplikasikan secara merata dan biasanya lebih nyaman untuk kulit berminyak karena formulanya yang ringan.​

3. Keamanan dan Kecocokan Kulit​

Physical Sunscreen​

  • Keamanan: Cenderung lebih aman untuk kulit sensitif karena risiko iritasi yang lebih rendah. Tidak menyebabkan reaksi alergi atau sensitivitas fotosensitif.​
  • Cocok Untuk: Kulit sensitif, kulit yang rentan terhadap rosacea atau jerawat, dan anak-anak.​

Chemical Sunscreen​

  • Keamanan: Beberapa bahan aktif dapat menyebabkan iritasi kulit atau reaksi alergi. Juga, beberapa bahan kimia seperti oxybenzone telah dikaitkan dengan gangguan hormonal.​
  • Cocok Untuk: Kulit normal hingga berminyak, dan bagi mereka yang tidak memiliki masalah sensitivitas kulit.​

4. Lingkungan​

Physical Sunscreen​

  • Dampak Lingkungan: Umumnya dianggap lebih ramah lingkungan karena tidak mengandung bahan-bahan yang dapat merusak terumbu karang.​
  • Keamanan: Bahan seperti zinc oxide dan titanium dioxide dianggap aman untuk kehidupan laut.​

Chemical Sunscreen​

  • Dampak Lingkungan: Beberapa bahan aktif dalam chemical sunscreen, seperti oxybenzone dan octinoxate, diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada terumbu karang dan ekosistem laut lainnya.​
  • Regulasi: Beberapa tempat, seperti Hawaii dan Palau, telah melarang penggunaan sunscreen yang mengandung bahan kimia tertentu untuk melindungi ekosistem laut mereka.​

Kesimpulan​

Memilih antara physical dan chemical sunscreen tergantung pada preferensi pribadi, jenis kulit, dan kebutuhan spesifik Anda. Physical sunscreen mungkin lebih cocok untuk mereka yang memiliki kulit sensitif atau khawatir tentang dampak lingkungan, sementara chemical sunscreen mungkin lebih nyaman bagi mereka yang menginginkan formulasi yang ringan dan tidak meninggalkan residu. Yang terpenting adalah memastikan Anda menggunakan sunscreen setiap hari untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV dan menjaga kesehatan kulit jangka panjang.
Referensi: https://www.miracle-clinic.com/news/read/did-you-know-about-physical-and-chemical-sunscreen
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.