roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Sabtu, 6 Desember 2008 | 09:57 WIB
PARIS, JUMAT — Toko permen mata mewah Amerika, Harry Winston, di pusat kota Paris digasak perampok pada Kamis sore atau menjelang Jumat dini hari WIB. Empat pelaku membawa lari semua permen mata yang dipajang dengan nilai 80 juta euro (sekitar Rp 1,2 Triliun). Peristiwa ini merupakan yang terbesar di toko permen mata yang pernah terjadi di Perancis. Demikian dilaporkan Kantor Berita Xinhua yang dikutip Antara, Sabtu (6/12).
Dalam aksinya, dua di antara empat pelaku menyamar sebagai perempuan dan berhasil membungkam sistem keamanan tingkat tinggi, lalu menyusup ke dalam butik itu pada Kamis pukul 17.30 waktu setempat (23.30 WIB), selama musim sibuk orang berbelanja saat liburan.
Sambil mengacungkan senjata, para perampok itu membawa selusin pegawai dan pelanggan ke satu sudut, mengisi tas mereka dengan bros, cincin, kalung, dan perhiasan lain, kemudian segera pergi tanpa melepaskan tembakan.
Nilai permen mata yang dicuri mulanya diperkirakan berjumlah 62 juta euro (sekitar 78 juta dollar AS), tapi belakangan diubah jadi 80 juta euro sehingga peristiwa itu menjadi perampokan terbesar dalam sejarah Perancis.
Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut secara intensif dan mengatakan itu adalah perampokan yang direncanakan dengan baik. Para perampok tampaknya mengetahui tata letak toko itu secara baik. Mereka bahkan dapat menyebutkan nama beberapa pegawai yang mengisyaratkan itu mungkin adalah perbuatan orang dalam.
Harry Winston adalah salah satu jaringan pertokoan paling kenamaan di dunia dan memiliki hubungan baik dengan keluarga kerajaan dan pesohor. Toko tersebut merancang tiara terkenal dengan permen mata merah muda 60 karat untuk perkawinan Ratu Farah Diba pada 1958 dan memotong permen mata kenamaan 69,42 karat yang dibeli Richard Burton untuk ulang tahun ke-40 istrinya, Elizabeth Taylor.
Hampir tepat setahun lalu toko di Paris itu mengalami perampokan permen mata bernilai lebih dari 10 juta euro (12,7 juta dollar AS).
PARIS, JUMAT — Toko permen mata mewah Amerika, Harry Winston, di pusat kota Paris digasak perampok pada Kamis sore atau menjelang Jumat dini hari WIB. Empat pelaku membawa lari semua permen mata yang dipajang dengan nilai 80 juta euro (sekitar Rp 1,2 Triliun). Peristiwa ini merupakan yang terbesar di toko permen mata yang pernah terjadi di Perancis. Demikian dilaporkan Kantor Berita Xinhua yang dikutip Antara, Sabtu (6/12).
Dalam aksinya, dua di antara empat pelaku menyamar sebagai perempuan dan berhasil membungkam sistem keamanan tingkat tinggi, lalu menyusup ke dalam butik itu pada Kamis pukul 17.30 waktu setempat (23.30 WIB), selama musim sibuk orang berbelanja saat liburan.
Sambil mengacungkan senjata, para perampok itu membawa selusin pegawai dan pelanggan ke satu sudut, mengisi tas mereka dengan bros, cincin, kalung, dan perhiasan lain, kemudian segera pergi tanpa melepaskan tembakan.
Nilai permen mata yang dicuri mulanya diperkirakan berjumlah 62 juta euro (sekitar 78 juta dollar AS), tapi belakangan diubah jadi 80 juta euro sehingga peristiwa itu menjadi perampokan terbesar dalam sejarah Perancis.
Polisi sedang menyelidiki kasus tersebut secara intensif dan mengatakan itu adalah perampokan yang direncanakan dengan baik. Para perampok tampaknya mengetahui tata letak toko itu secara baik. Mereka bahkan dapat menyebutkan nama beberapa pegawai yang mengisyaratkan itu mungkin adalah perbuatan orang dalam.
Harry Winston adalah salah satu jaringan pertokoan paling kenamaan di dunia dan memiliki hubungan baik dengan keluarga kerajaan dan pesohor. Toko tersebut merancang tiara terkenal dengan permen mata merah muda 60 karat untuk perkawinan Ratu Farah Diba pada 1958 dan memotong permen mata kenamaan 69,42 karat yang dibeli Richard Burton untuk ulang tahun ke-40 istrinya, Elizabeth Taylor.
Hampir tepat setahun lalu toko di Paris itu mengalami perampokan permen mata bernilai lebih dari 10 juta euro (12,7 juta dollar AS).