Politik Pemilu Paruh Waktu Amerika: Buruk Bagi Trump, Petaka Bagi Putin

Discussion in 'Gossip, Berita & Politik' started by politik, 9 Nov 2018.

  1. politik

    politik IndoForum Beginner D

    No. Urut:
    288509
    Joined:
    14 May 2018
    Messages:
    602
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    16
    Gender:
    Male
    Hasil pemilu paruh waktu Amerika sudah keluar. Dan hal itu merupakan kabar buruk bagi Trump, namun lebih buruk lagi bagi Putin. Kremlin sebaiknya bersiap menghadapi lebih banyak sanksi dan lebih banyak penyelidikan dari Dewan Perwakila Rakyat Amerika yang dikuasai Partai Demokrat.

    Oleh: Amy Mackinnon dan Robbie Gramer (Foreign Policy)

    Hasil pemilu paruh waktu Amerika Serikat 2018 di Kongres menandai kemunduran bagi Presiden AS Donald Trump, tetapi hasilnya mungkin berdampak lebih buruk bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.

    Mayoritas baru dari Partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat AS menjanjikan lebih banyak penyelidikan atas campur tangan Rusia dalam pemilu AS 2016, dan kedua partai cenderung mendorong lebih banyak sanksi terhadap pemerintah Rusia atas untuk segala hal mulai dari keterlibatannya di Ukraina dan Suriah, hingga tindakan meracuni mantan mata-mata Rusia di Inggris.

    Berikut ini beberapa hal yang dapat terjadi:

    KOMITE INTELIJEN DPR AS MEMBUKA KEMBALI INVESTIGASI RUSIA
    Partai Republikan di DPR AS telah menunjukkan sedikit keinginan untuk menantang pemerintahan Trump dalam hal penyelidikan Rusia. Dari lima penyelidikan Kongres yang diluncurkan untuk menyelidiki campur tangan Rusia, yang dilakukan di Komite Intelijen Senat, dipimpin oleh Senator Republikan Richard Burr dan Senator Demokrat Mark Warner, telah menjadi satu-satunya penyelidikan utama bipartisan tentang peran Rusia dalam pemilihan presiden AS 2016.

    Tapi dengan Demokrat sekarang mengendalikan DPR, majelis tersebut mungkin memainkan peran yang lebih tegas tentang masalah ini.

    “Terdapat kemungkinan yang layak bahwa kita akan melihat pusat gravitasi berada di sanksi Rusia dan kebijakan mengenai Rusia yang bergeser dari Senat ke DPR,” kata Peter Harrell, yang menjabat sebagai wakil asisten sekretaris untuk melawan ancaman keuangan dan sanksi di bawah mantan Presiden AS Barack Obama.

    Bulan Maret 2018, Komite Intelijen DPR Partai Republikan menutup penyelidikan mereka, menyimpulkan bahwa tidak ada bukti kolusi antara kampanye Trump dan Rusia. Sebagai tanggapan, komite Demokrat menerbitkan sebuah dokumen sepanjang 21 halaman yang merinci bahwa garis lanjut penyelidikan yang mereka ajukan belum sepenuhnya dieksplorasi.

    Termasuk dalam daftar ini adalah sekitar 70 orang dan organisasi yang dipercayai oleh Partai Demokrat dapat memiliki lebih banyak informasi tentang hubungan kampanye Trump dengan Rusia. Sekarang ketika Demokrat akan memegang palu di Komite Intelijen DPR, mereka tampaknya akan membuka kembali penyelidikan dan menggunakan kekuatan subpoena mereka untuk menyelidiki keuangan Trump serta dugaan campur tangan Rusia dalam pemilu AS 2016.

    Salah satu tantangan untuk Demokrat di Komite Intelijen DPR adalah bagaimana melakukan investigasi tanpa menghambat kerja Penasihat Khusus Robert Mueller. “Saya pikir mereka akan menunjukkan rasa hormat yang besar kepada Bob Mueller,” kata Richard Nephew, yang melayani selama pemerintahan Obama sebagai wakil koordinator utama untuk kebijakan sanksi di Departemen Luar Negeri AS.

    SANKSI LEBIH LANJUT
    Sanksi-sanksi baru terhadap Rusia kemungkinan akan berlaku, terlepas dari siapa yang memenangkan pemilihan. Sementara pertanyaan Rusia mungkin telah menjadi duri di sisi Trump, Kongres yang dikuasai Republikan telah mampu menjatuhkan sanksi terhadap Rusia dengan mayoritas besar di kedua majelis.

    Sudah ada tanda-tanda bahwa pemerintah Rsia tengah bersiap menghadapi lebih banyak sanksi. Reuters melaporkan pekan ini bahwa raksasa minyak milik pemerintah Rusia Rosneft telah memasukkan bahasa dalam kontrak barunya dengan pembeli Barat yang menyatakan bahwa mereka akan bertanggung jawab untuk membayar kompensasi jika mereka mengakhiri perjanjian mereka dengan perusahaan energi tersebut karena sanksi.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini

Share This Page


Pasang iklan disini dapat menyebabkan produk dikenal, omzet naik, keuntungan bertambah, good investment dan brand image. Contact Us untuk memulai.

JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG